![]() |
SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan penempatan pegawai di Pemprov Banten akan dilakukan berdasarkan kompetensi.
Hal itu disampaikan Wahidin Halim (WH) menanggapi pernyataan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman
Abnur yang meminta Gubernur Banten bersikap profesional dalam
menempatkan pegawai.
“Akan kita mempertimbangkan akses kompetensi. Siapapun menduduki
eselon dua, tiga, ya harus berdasarkan kompetensi. Jangan nanti malah
kehutanan jadi kepala dinas kesehatan. Kita harus lihat kompetensi
utamanya,” papar WH kepada awak media usai menghadiri wisuda sarjana dan
pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sabtu (20/5).
WH menjelaskan, dirinya akan menertibkan kemampuan manajemen dan
kompetensi para pegawai. Mantan Walikota Tangerang tersebut mengaku
telah mengetahui proporsi atau bidang-bidang yang harus disyaratkan
kepada para pegawai maupun pejabat.
“Kemarin saya sampaikan. Harus jadi pegawai yang jujur, amanah,
mengoptimalkan segenap pekerjaan, harus melayani. Kemarin sudah saya
tekankan dalam rapat dan sidak ke kantor-kantor di pemda. Saya berharap
kalian bekerja sungguh-sungguh,” ujar WH.
WH mengaku saat ini sedang mencermati dan mengevaluasi pemerintahan
dan kinerja pejabat maupun pegawai. “Waktu di kota kan (Pemkot
Tangerang) pernah mendapatkan penghargaan reformasi birokrasi,” kata WH
yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (12/5) lalu di
Jakarta.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan
RB) Asman Abnur meminta Gubernur Banten Wahidin Halim untuk profesional
dalam menempatkan para pegawai.
“Penempatan tersebut harus berdasarkan kompetensi pegawai, bukan
karena faktor lain,” kata Asman Abnur setelah menghadiri wisuda sarjana
dan pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sabtu (20/5),
yang dihadiri Wahidin Halim.

.gif)