Anyar-Nyaris 100 ribu wisatawan memadati berbagai objek wisata di Banten,
terutama di Pantai Anyer dan sekitarnya yang mengakibatkan arus lalu
lintas padat dan macet total. Sehingga arus lalu lintas diberlakukan one
way atau satu arah.
"Kawasan Anyer-Cinangka jumlah wisatawan mencapai 35 ribu. Meliputi
kawasan pantai Tanjung Tum, Anyer sampai pantai Pasauran Cinangka,"
kata Lulu Jamaludin, koordinator Badan Penyelamat Wisata Tirta
(Balawista) Banten, Rabu (27/06/2017).
Padatnya areal pantai yang dikunjungi wisatawan rawan mengakibatkan
terjadinya musibah air, seperti wisatawan yang hanyut, terbawa ombak,
tenggelam bahkan anak hilang.
"Untuk laporan kejadian tenggelam tanggal 27 juni 2017, terjadi satu
kali kejadian tenggelam di Cinangka dan tertolong dirawat diklinik Berta
Medika, satu orang dirawat di Puskesmas Carita akibat luka sobek dikaki
kejadian dipantai Seapark Carita, empat anak kecil hilang dan berhasil
ditemukan di posko utama," jelasnya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari posko Balawista Banten,
setidaknya untuk areal pantai Carita, Matahari, hingga Caringin,
dipadati oleh 30 ribu orang. Lalu kawasan Tanjung Lesung dan Batu
Hideung berjumlah 11 ribu. Dipantau Bagedur 8.500 orang, dan Pantai
Sawarna 15 ribu.
Jumlah tersebut diperediksi akan terus bertambah seiring masih banyaknya kendaraan wisatawan yang terjebak macet.

.gif)