TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Arief R
Wismansyah meminta penyambungan jaringan pipa gas bumi di wilayah Kota
Tangerang harus ada setiap tahunnya.
Hal tersebut dikatakan dia saat menghadiri Seminar Nasional yang
digagas oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang, dengan
mengusung tema “Industri Migas dalam Perspektif Ekonomi dan Pembangunan
Nasional”.
“Ada, namun banyaknya pipa gas yang hanya lewat saja. Makanya, saya
minta dari seminar ini ke depannya ada diskusi grup dengan mahasiswa
tentang bagaimana membenahi jaringan pipa gas. Jadi, mahasiswa ikut
memberi masukan, bahwa semua kekayaan alam semesta ini bisa dimanfaatkan
untuk masyarakat,” katanya di Gedung KNPI Kota Tangerang, Selasa
(27/8/2019).
Lebih jauh, dia mengungkapkan, masih diperlukan studi pasar terkait
daya beli masyarakat dengan menggunakan jaringan pipa gas. “Sejauh mana
daya beli masyarakat, apakah lebih murah dengan menggunakan jaringan gas
rumah tangga atau mereka masih mau mencari tabung gas 3 kiloan,”
ujarnya.
Selain itu, ungkap dia, harus dikaji lagi jangan sampai membebani
masyarakat. “Saya tidak ingin itu. Makanya, kami harus benar-benar kaji
dulu. Jadi, walaupun judulnya perspektif pembangunan nasional, tapi
warga Kota Tangerang bisa ikut merasakan,” ucapnya.
Sementara, Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Tiba Yuda Laksana
menuturkan, bahwa peran pemuda Tangerang harus dapat berperan dalam
pengelolaan sumber daya migas. Meksipun di wilayah Tangerang tidak ada
perusahaan migas, akan tetapi jika berbicara nasional, maka semua
masyarakat harus mempunyai peran dalam pengelolaannya.
“Kami pemuda Tangerang harus mempunyai peran dalam pengelolaan
industri migas, walau tidak ada industri migas di daerah kami, akan
tetapi ini adalah ranahnya nasional,” tuturnya.
Selain itu, dia menceritakan, peran migas dalam perspektif ekonomi
dan pembangunan nasional di masa orde baru, bahwa migas dijadikan
tonggak pembangunan baik ekonomi atau infrastruktur.
“Lihat di masa orde baru, migas dijadikan ujung tombak pembangunan
oleh Presiden Soeharto, ekonomi dan pembangunan nasional lainnya
disandarkan pada hasil migas, jadi betapa pentingnya pembahasan kami
kali ini di masa sekarang,” katanya.

.gif)