< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Digitalisasi Munculkan Berbagai Tantangan

Rabu, 18 September 2019 | Rabu, September 18, 2019 WIB | Last Updated 2019-09-18T14:37:09Z


JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan bahwa dunia tengah menghadapi tantangan yang cukup besar akibat dari digitalisasi yang berkembang dengan pesat, terutama tantangan di ekonomi-politik. Menurutnya, saat ini konsep ekonomi dunia telah bergeser akibat adanya teknologi digital.
“Perkembangan start up, finance technology (fintech) sebagai inklusi keuangan, dan sistem share company, sudah menjadi bagian dari ekonomi kita saat ini,” kata Rudiantara saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku Jagat Digital: Pembebasan dan Penguasaan, di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (17/9).
Rudiantara mencontohkan, sistem share company yang dijalankan oleh berbagai start up yang menjamur di Indonesia. Start up sangat berbeda dengan korporasi, karena memiliki aset yang dapat berbagi dengan mitranya. Perkembangan ini harus bisa segera dapat diperhatikan oleh masyarakat. “Contoh, gojek motornya punya siapa, gofood restorannya punya siapa, platform e-commerce, pedagangnya siapa. Itulah konsep dari share company,” ucapnya.
Kemudian, di bidang politik, era media sosial sangat berpengaruh terhadap perkembangan pemberitaan. Saat ini, masyarakat bisa dengan mudahnya membagikan sebuah konten atau informasi secara online.
Sayangnya, ucapnya, tidak sedikit dari pengguna medsos yang membagikan konten hoaks dengan berlindung di akun fake atau palsu. Hal ini membuat penegak hukum kesulitan menelusuri orang di balik penyebar hoaks tersebut.
Sementara itu, Anggota Dewan Pers yang juga penulis buku Jagat Digital, Agus Sudibyo, menjelaskan bahwa buku yang ditulisnya bukan bermaksud menawarkan sikap antipati terhadap fenomena digitalisasi, melainkan lebih ditujukan untuk menstimuli diskursus yang bersifat kritis terhadapnya. Atas dasar itu, ia mengklaim bahwa ini buku tentang dimensi digital dalam sudut pandang ekonomipolitik pertama di Indonesia.
“Buku ini merupakan buku berbahasa Indonesia pertama yang menelaah secara kritis dimensi-dimensi ekonomi-politik digitalisasi,” ucapnya.
Agus mengatakan, buku ini juga sekaligus memelopori kajian kritis terhadap aspek psikologi, psikologi massa, dan epistemologi dari munculnya media-media baru yang dewasa ini semakin mendominasi publik serta mengajak pembaca untuk memikirkan berbagai paradoks dalam digitalisasi.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update