SERANG-Menjelang perhelatan pemilihan kepala
daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang, Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kabupaten Serang mewaspadai netralitas Aparatus Sipil Negara.
Pasalnya, mobilitas ASN saat Pilkada lebih kencang dibanding Pemilu atau
pemilihan tingkat nasional.
“Sebetulnya semua pengawasan pada
Pilkada 2020 sifatnya urgent dari mulai tahapan awal, persiapan pilkada
hingga nanti tahap akhir, namun Isu netralitas ASN menjadi hal paling
serius untuk diwaspadai dalam Pilkada Serentak 2020,” kata Ketua Bawaslu
Kabupaten Serang yadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon
selular, Sabtu (14/9/2019).
Maka, Yadi Menuturkan, Untuk melakukan
pengawasan terhadap para ASN, dikatakan Yadi pihaknya akan memberikan
surat himbauan ketika mulai masuk tahapan pilkada 2020.
“Di samping itu kita juga akan
melakukan sosialisasi dan menyampaikan himbauan kepada seluruh ASN yang
ada di kabupaten Serang. Kita mengalir saja sesuai tahapan,” tuturnya.
Termasuk nanti juga akan fokus pada
pengawasan money politik. sebab, Kata Yadi, Bawaslu juga tidak akan
lepas dari fungsi pengawasan.
“Untuk itu ia akan mulai melakukan
perekrutan badan AD HOC lebih cepat dari KPU. Kalau untuk pengawas TPS
kemungkinan berubah dari mulai PTPS yang rekrut pasti berbeda dari yang
direkrut kemarin,” tandasnya.

.gif)