< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Tak Bisa Tembus Barikade, Massa Aksi Mujahid 212 Bergeser ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 28 September 2019 | Sabtu, September 28, 2019 WIB | Last Updated 2019-09-28T09:47:04Z


JAKARTA – Massa Aksi Mujahid 212 akhirnya membubarkan diri dari area sekitar Monumen Nasional (Monas) dan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan poskotanews.com, aksi mereka tertahan di Patung Arjuna lantaran polisi memasang barikade berupa kawat berduri dan movable concrage barier (MCB). Dan aparat kepolisian berjaga di balik barikade yang melintang di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat tersebut.
Karena aksinya tertahan, maka massa tak dapat melanjutkan orasiny di depan Istana Merdeka. Sehingga mereka memilih untuk melakukan unjuk rasa di Patung Kuda.
Namun matahari makin tinggi, adzan dzuhur pun berkumandang. Massa yang mayoritas mengenakan pakaian berwarna putih dan hitam ini akhirnya memutuskan mundur. Mereka lebih memilih untuk menunaikan ibadah shalat dzuhur di masjid terdekat.
Melalui pengeras suara, salah satu orator dari mobil komando memberikan intruksi. Ia mengajak agar massa bergerak menuju Masjid Istiqlal yang berada tidak terlalu jauh dari lokasi alsi tersebut.
“Ayo kita mundur. Mari kita ke Masjid Istiqlal untuk menjalankan shalat,” seru salah satu orator, Sabtu (28/9/2019).
Untuk diketahui, aksi Mujahid 212 ini mengangkat empat isu. Pertama mengenai perihal demonstrasi mahasiswa, penanganan aksi mahasiswa yang dinilai represif, penanganan kerusuhan di Papua, dan penanganan karhutla yang dinilai lamban.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update