< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Komisi II Minta Pemprov Banten Serius Urus Sektor Pertanian

Tuesday, 15 October 2019 | Tuesday, October 15, 2019 WIB | Last Updated 2019-10-15T07:16:08Z

SERANG – Anggota Komisi II DPRD Banten Ade Awaludin menilai Pemprov Banten kurang serius dalam mengurus sektor pertanian di Banten. Menurut Ade, hal tersebut terkuak dari hasil rapat koordinasi (rakor) perdana Komisi II DPRD Banten dengan mitra kerja di ruang komisi II, beberapa waktu lalu.
“Dalam rakor itu salah satunya terungkap bahwa Dinas Pertanian selama dua tahun ini belum memenuhi jabatan – jabatan strategis para aparaturnya atau dibiarkan kosong,” ujar Ade  Senin (14/10/2019).
Kata Ade, ada dua pejabat eselon III dan 9 pejabat eselon IV yang masih dibiarkan kosong, apalagi pada tahun 2020 harus ada lagi pengisian di pejabat eselon III (Kabid Perkebunan) dan 1 Pejabat Eselon IV Kasi Pupuk, Pestisida dan Alsintan. “Itu baru pada tataran pelayanan di birokrasi belum lagi soal regulasi-regulasi di bidang pertanian, seperti Perda No. 5 Tahun 2014 tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang sampai saat ini belum keluar aturan teknisnya seperti Peraturan Gubernur,” ujarnya.
Hal lainnya Perda tentang Penyelenggaraan Pertanian yang sudah disahkan akhir 2018 lalu. “Sampai saat inipun belum jelas penomoran dan pergubnya, karena itu saya meminta agar gubernur serius dalam menyelesaikan dan merealisasikan janji-janji politiknya dalam bidang pertanian, hal itu sebagaimana tertuang dalam RPJMD nya bahwa akan meningkatkan dan memajukan sektor pertanian,” kata anggota Dewan dari Fraksi Gerindra ini.
Ade yang juga ketua Pemuda Tani Provinsi Banten berharap jangan sampai, ide – ide besar soal pertanian hanya kencang saat – saat menjelang akhir jabatan, karena masyarakat akan mahfum bahwa itu hanya akan jadi pencitraan.
“Semakin lama regulasi-regulasi tersebut keluar, akan semakin banyak persoalan-persoalan pertanian yang sulit dituntaskan, seperti alih fungsi lahan, sistem pengairan yang tidak berfungsi dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update