< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pilkada 2020, Epidemiologi UI: Hentikan Pasien Covid-19 Bisa Nyoblos

Minggu, 06 Desember 2020 | Minggu, Desember 06, 2020 WIB | Last Updated 2020-12-06T11:33:45Z

 



BANTEN-ahli emiologi asal Universitas Indonesia, Pandu Riono menegaskan jangan paksakan pasien Covid-19 untuk menyoblos. Hal itu lantaran Komisi Pemilihan Umum menyatakan siap fasilitasi pasien untuk salurkan hak suara di Pilkada serentak 2020.

“Sangat tidak tepat. Menurut saya itu harus dihentikan dari sekarang,” tegasnya, Minggu (6/12/2020).

Pandu mengatakan karena orang itu mempunyai hak hidup. Mereka sedang lemah sehingga mendapatkan perawatan dimana harus butuh ventilator dan lain sebagainya.

Masuk rumah sakit itu adalah yang derajatnya menengah dan berat. Kalau pun itu tetap mau didatangi artinya melanggar hak untuk hidup dan hak untuk dirawat.

“Jadi kalau ada yang meninggal itu adalah pembunuhan yang sengaja dilakukan oleh petugas KPU. Karena memaksakan hak konstitusi. Jadi enggak benar seperti itu,” kata Pandu.

Ia terangkan, kasusnya beda dengan orang sakit biasa. Diisolasi dan juga kondisi yang sangat berat angka kematian yang dirawat di rumah sakit itu tinggi sekali.

Jika KPU tetap paksakan dengan adanya kejadian semacam ini bisa meningkatkan kasus covid. Pandu khawatir akan timbul klaster baru karena petugas KPPS terpapar virus Covid-19.

“Jadi lebih baik dihentikan saja semua yang dirawat di rumah sakit tidak perlu didatangi oleh petugas KPU,” jelas Pandu.(yud)


Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update