< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Hadapi Kemarau 2026, Bupati Pandeglang Tegaskan Komitmen Jaga Produksi Pangan

Senin, 20 April 2026 | Senin, April 20, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-20T10:43:16Z

 

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani (tengah) saat menghadiri Rakornas Antisipasi Musim Kemarau 2026, di Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).(Istimewa)


PPANDEGLANG  KONTAK BANTEN — Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah ancaman musim kemarau panjang tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau 2026 di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).

Menurut Dewi, potensi kemarau panjang tidak boleh menjadi hambatan bagi para petani untuk tetap produktif. Pemerintah daerah, kata dia, justru menjadikan kondisi tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kesiapan sektor pertanian.

“Kami tidak ingin musim kemarau menjadi hambatan bagi petani. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan, mulai dari pengelolaan air, pemanfaatan teknologi, hingga pendampingan kepada petani. Kami akan memastikan tidak ada lahan yang dibiarkan kering dan tidak produktif,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang siap bergerak cepat serta bersinergi dengan pemerintah pusat guna menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan tersebut, Dewi juga mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat, khususnya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, terhadap berbagai usulan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian, karena setiap pengajuan dari Kabupaten Pandeglang, baik bantuan bibit pertanian maupun kebutuhan lainnya, selalu direspons dengan cepat dan direalisasikan. Ini sangat membantu petani kami dalam meningkatkan produktivitas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi prioritas utama di Pandeglang karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sektor tersebut.

“Bagi kami, pertanian bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal kehidupan masyarakat. Karena itu, setiap program yang berpihak kepada petani akan kami kawal dan optimalkan agar benar-benar dirasakan manfaatnya di lapangan,” tambah Dewi.

Pengelolaan Air Jadi Kunci

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman dalam arahannya menekankan pentingnya pengelolaan air secara efisien sebagai kunci utama keberlanjutan pertanian di tengah ancaman perubahan iklim.

Dengan mengusung tema “Teknologi Pengelolaan Air pada Tanaman Pangan untuk Mitigasi Kekeringan”, ia menegaskan tidak boleh ada lahan pertanian yang menganggur hanya karena kekurangan air.

“Air adalah kunci keberlanjutan pertanian. Kita harus disiplin dalam mengelola sumber daya air melalui teknologi irigasi yang efisien dan pompanisasi. Pertanian harus jemput bola dengan teknologi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Amran mendorong optimalisasi pengelolaan air melalui pompanisasi, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, serta sistem perpipaan. Selain itu, pemanfaatan lahan rawa dan percepatan cetak sawah baru juga menjadi fokus agar lahan dapat segera ditanami tanpa jeda.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam memastikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dapat diterima langsung oleh petani secara tepat sasaran.

Melalui Rakornas ini, diharapkan seluruh daerah, termasuk Kabupaten Pandeglang, semakin siap menghadapi musim kemarau 2026 serta mampu menjaga stabilitas produksi pangan nasional secara berkelanjutan.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update