PANDEGLANG KONTAK BANTEN — Ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram terjadi di Kampung Pasir Angin RT 03 RW 02, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (20/4/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan tujuh warga menjadi korban, dengan enam orang mengalami luka bakar berat dan satu lainnya luka ringan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik. Suara ledakan yang cukup keras mengundang perhatian warga hingga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Pembina Boedak Suang Rescue (BSR) Ade Mulyana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga tidak lama setelah kejadian. Tim kemudian segera berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan penanganan.
“Keenam korban ledakan tabung gas elpiji 3 Kg itu langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Ade, Senin malam.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban luka berat yakni Roni (57), Beti (25), Kiki, Mubarok (20), Tamam (5), dan Fatir (7). Sementara satu korban lainnya, Ayip (19), mengalami luka ringan.
Lurah Pagerbatu, Soni, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku pihak kelurahan turut mendampingi para korban hingga mendapatkan penanganan di rumah sakit.
“Kami mengawal warga yang menjadi korban hingga ke rumah sakit. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat pemasangan tabung gas,” ujarnya.
Soni juga mengingatkan warga untuk segera mengambil tindakan jika mencium bau gas guna mencegah terjadinya ledakan susulan. “Harus berhati-hati, terutama jika sudah tercium bau gas, agar tidak menambah korban,” katanya.
Pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia dan TNI setempat. Penanganan lebih lanjut atas insiden tersebut kini tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan tabung gas elpiji di lingkungan rumah tangga, guna menghindari risiko kebakaran maupun ledakan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

.gif)