JAKARTA KONTAK BANTEN – Real Sociedad sukses meraih gelar juara Copa del Rey musim 2025/2026 usai menundukkan Atletico Madrid melalui drama adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan final berakhir imbang 2-2 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu.
Laga final yang digelar di Estadio La Cartuja, Minggu (19/4/2026), berlangsung sengit sejak menit awal. Sociedad langsung mengejutkan dengan gol cepat di menit pertama, sebelum Atletico merespons pada menit ke-18.
Duel Ketat Hingga Menit Akhir
Menjelang turun minum, Sociedad mendapat hadiah penalti yang sukses dieksekusi oleh Mikel Oyarzabal. Gol tersebut membawa Sociedad unggul 2-1 di babak pertama.
Atletico Madrid tak menyerah. Pada menit ke-83, Julian Alvarez mencetak gol spektakuler lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Unai Marrero. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Hasil imbang bertahan hingga waktu normal usai, memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Perpanjangan Waktu Tanpa Gol
Di babak extra time, Atletico tampil lebih dominan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun penampilan gemilang Marrero di bawah mistar gawang mampu menggagalkan peluang emas, termasuk penyelamatan penting dari tembakan Johnny Cardoso.
Atletico nyaris berbalik unggul, tetapi tendangan Alvarez dari luar kotak penalti hanya membentur tiang gawang. Hingga perpanjangan waktu berakhir, skor tetap tidak berubah.
Sociedad Menang Adu Penalti
Pertandingan akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Sociedad tampil lebih tenang dan berhasil mengunci kemenangan 4-3, sekaligus memastikan gelar juara Copa del Rey musim ini.
Simeone Kecewa, Akui Perjuangan Tim
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku kecewa dengan hasil tersebut meski tetap mengapresiasi perjuangan timnya.
“Kami sudah mengerahkan upaya luar biasa. Babak kedua dan perpanjangan waktu sangat baik, tetapi hasil tidak berpihak kepada kami,” ujarnya.
Simeone menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk menyelesaikan pertandingan lebih cepat tanpa harus melalui adu penalti. Namun ia mengakui efektivitas Sociedad menjadi pembeda.
“Mereka memainkan permainan yang tepat. Kami sempat kehilangan intensitas dan itu dimanfaatkan lawan,” tambah pelatih asal Argentina tersebut.
Ia juga menyoroti faktor kelelahan pemain usai laga berat melawan Barcelona di Liga Champions beberapa hari sebelumnya.
Daftar Juara Copa del Rey (Update 2026)
Berikut daftar klub dengan gelar terbanyak Copa del Rey:
- Barcelona – 32 gelar
- Athletic Bilbao – 24 gelar
- Real Madrid – 20 gelar
- Atletico Madrid – 10 gelar
- Valencia – 8 gelar
- Real Zaragoza – 6 gelar
- Sevilla – 5 gelar
- Espanyol – 4 gelar
- Real Betis – 3 gelar
- Real Sociedad – 3 gelar (terbaru 2026)
Fokus Atletico ke Laga Berikutnya
Meski kalah, Simeone menegaskan timnya tetap solid dan telah memberikan segalanya di lapangan. Ia juga menyebut saat ini fokus utama adalah memulihkan mental pemain.
“Saya belum memikirkan pertandingan berikutnya. Kekalahan ini menyakitkan, kami butuh waktu untuk bangkit,” pungkasnya.
Kemenangan ini menegaskan kebangkitan Real Sociedad sebagai salah satu kekuatan baru di sepak bola Spanyol, sekaligus menambah koleksi trofi mereka menjadi tiga gelar sepanjang sejarah.

.gif)