LEBAK KONTAK BANTEN— Tumpukan sampah liar terlihat menggunung di bahu Jalan Warunggunung–Tunjung Teja, tepatnya di wilayah Desa Jagabaya dan Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat dan dinilai berpotensi menjadi sumber penyakit.
Sampah yang berserakan di pinggir jalan itu diduga dibuang oleh oknum yang melintas, terutama pada malam hingga dini hari. Meski sempat dibersihkan, tumpukan sampah kembali muncul dan semakin bertambah.
Salah seorang warga, Suheti (40), mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Ia menyebut aktivitas pembuangan sampah kerap terjadi saat situasi sepi.
“Kalau buangnya biasanya subuh atau malam. Bukan warga sini, kayaknya yang lewat buang di situ. Sempat dibersihkan, tapi ada lagi,” ujar Suheti, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, bau tidak sedap dari sampah tersebut sudah menyebar hingga ke permukiman warga. Kondisi itu membuat lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman untuk ditinggali.
“Jelas terganggu, karena bau, kotor, dan bikin tidak nyaman. Harapannya ada tindakan tegas,” katanya.
Warga menyebut terdapat sedikitnya dua titik pembuangan sampah liar di kawasan tersebut. Titik pertama berada di bahu jalan wilayah Desa Jagabaya, sementara titik lainnya berada di dekat jembatan menuju Desa Padasuka, tepatnya di sekitar aliran sungai kecil.
“Ada dua titik, yang satu di Desa Jagabaya dan yang satunya lagi di dekat sungai kecil di Desa Padasuka,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani persoalan tersebut secara serius. Selain pembersihan rutin, warga juga meminta adanya pengawasan dan tindakan tegas terhadap pelaku pembuangan sampah liar agar tidak terus berulang.
Jika dibiarkan, tumpukan sampah tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berisiko mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

.gif)