SUKABUMI, KONTAK BANTEN – Di balik musibah kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, secercah harapan masih tersisa. Warga bersama petugas gabungan berhasil menyelamatkan ribuan pocong padi yang tersimpan di leuit atau lumbung padi adat, Minggu (26/7/2026).
Penyelamatan dilakukan di tengah upaya penanganan kebakaran yang sebelumnya menghanguskan puluhan rumah di kawasan kampung adat tersebut. Warga bergotong royong memindahkan pocong-pocong padi dari dalam leuit ke lokasi yang lebih aman agar tidak ikut dilalap api.
Bagi masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya, leuit bukan sekadar tempat penyimpanan hasil panen. Bangunan tradisional itu memiliki peran penting sebagai cadangan pangan masyarakat sekaligus menjadi simbol kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Ribuan pocong padi yang berhasil dievakuasi menjadi harapan bagi warga untuk menjaga ketahanan pangan pascabencana. Persediaan padi tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat adat hingga musim panen berikutnya.
Proses penyelamatan berlangsung di tengah puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Warga bersama personel gabungan bahu-membahu mengangkat dan memindahkan padi secara hati-hati agar tidak rusak maupun terbakar. Semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan penyelamatan cadangan pangan tersebut.
Meski kebakaran menyebabkan kerugian material yang cukup besar dengan menghanguskan puluhan rumah warga, keberhasilan menyelamatkan ribuan pocong padi menjadi secercah harapan bagi masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan setelah bencana.
Hingga kini, warga masih melakukan pembersihan sisa-sisa kebakaran, sementara pemerintah dan berbagai pihak terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak guna mempercepat proses pemulihan di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya.(KL)

.gif)