JAMBI KONTAK BANTEN – Pemerintah Kota Jambi mendorong peningkatan kompetensi pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penerapan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pembelajaran di Era Digital yang dihadiri Bunda PAUD Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., di Aula Kurnia Global School, Kamis (27/8/2026).
Workshop tersebut mengusung tema “Menyiapkan Generasi Alpha yang Bernalar Kritis lewat Pembelajaran Coding dan AI Berbasis Permainan.”
Bunda PAUD Kota Jambi Nadiyah mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Menurutnya, materi dalam workshop tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana mengenalkan konsep berpikir komputasional dan kecerdasan artifisial kepada anak usia dini dengan metode yang sesuai.
Coding dan AI Tak Harus Gunakan Gadget
Nadiyah mengatakan, masih terdapat anggapan bahwa pembelajaran coding dan AI terlalu berat bagi anak-anak PAUD. Padahal, menurutnya, konsep tersebut dapat dikenalkan melalui permainan dan kegiatan sederhana yang melatih pola pikir anak.
“Jadi selama ini mungkin kita berpikir belajar coding dan AI terlalu berat untuk anak-anak PAUD, sebenarnya adalah paradigma yang salah. Belajar tentang AI dan coding itu bertujuan untuk membuat anak-anak berpikir kritis, menyederhanakan masalah, memahami pola, kemudian memahami mana yang baik dan tidak benar dalam algoritma penyelesaian masalah,” ujar Nadiyah.
Ia menegaskan, pembelajaran coding dan AI tidak harus selalu dilakukan menggunakan perangkat digital atau gadget.
Konsep tersebut dapat diterapkan melalui pembelajaran kontekstual maupun permainan yang mendorong anak mengenali pola, berpikir logis, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan sederhana.
“Jadi itu bisa dilakukan semua tanpa harus terikat dengan gadget, atau bisa dengan konsep pembelajaran yang kontekstual. Anak-anak bisa menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran untuk berpikir komputasional,” katanya.
Nadiyah berharap para pendidik yang mengikuti workshop dapat membawa pengetahuan tersebut ke dalam kelas dan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif serta menyenangkan bagi peserta didik.
PAUD Jadi Fondasi Pendidikan
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi yang diwakili Kabid PAUD Husna Marliana mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Jambi memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan di seluruh jenjang, khususnya PAUD.
Menurutnya, PAUD merupakan salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi menuju pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.
Workshop tersebut menjadi salah satu langkah praktis untuk menjawab tantangan perubahan zaman dan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
“Kami ingin memastikan lagi pendidik, guru-guru PAUD di Kota Jambi tidak hanya gagah di atas panggung formalitas, tapi benar-benar memiliki inovasi digital yang kuat dengan metodologi pengajaran yang relevan,” jelas Husna.
Luruskan Persepsi soal Coding dan AI
Husna juga menyoroti masih adanya persepsi keliru mengenai pengenalan coding dan AI pada tingkat PAUD.
Menurutnya, pembelajaran tersebut tidak diarahkan untuk membuat anak bergantung pada layar maupun gadget.
Sebaliknya, coding dan AI digunakan sebagai sarana untuk memperkuat kemampuan anak dalam berpikir logis, mengenali pola, memecahkan masalah, dan mengembangkan kreativitas.
“Kami ingin melalui coding dan AI kita dorong untuk memfokuskan pada penguatan anak berpikir logis, mengenal pola, memecahkan masalah dan berkreasi,” ujarnya.
Husna meminta seluruh pendidik PAUD yang mengikuti workshop agar segera menerapkan ilmu dan metode yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
“Saya meminta kepada seluruh pendidik Kota Jambi untuk memberikan ruang dan dukungan penuh setelah kembali dari workshop ini agar metode dan inovasi dapat langsung diterapkan di kelas masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Jambi akan terus memfasilitasi berbagai program peningkatan kualitas pendidik secara berkelanjutan guna menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa kini.
(red)

.gif)