-
PANDEGLANG, KONTAK BANTEN — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memperkuat jaringan komunikasi di sekitar lokasi pencarian lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda.
Penguatan jaringan dilakukan untuk mendukung kelancaran komunikasi dan koordinasi tim SAR selama operasi pencarian berlangsung. Selain itu, optimalisasi jaringan juga dilakukan untuk menjaga kualitas layanan komunikasi di tengah meningkatnya aktivitas petugas dan masyarakat di sekitar lokasi pencarian.
Ketua Tim Kerja Layanan Data dan Informasi Infrastruktur Digital Kemenkomdigi Indra Apriadi mengatakan, secara umum kondisi jaringan komunikasi di kawasan tersebut sudah cukup baik. Namun, peningkatan kapasitas tetap diperlukan karena banyaknya personel dan masyarakat yang berada di lokasi.
"Kami memperkuat sinyal di lokasi pencarian dan posko SAR untuk mendukung pencarian serta koordinasi tim SAR. Jaringan di kawasan tersebut sudah baik, tetapi peningkatan kualitas diperlukan karena banyak pihak melakukan pencarian," ujar Indra dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Selasa (15/9/2026).
Antena Operator Diarahkan ke Laut
Untuk memperluas jangkauan komunikasi, operator seluler melakukan penyesuaian arah pancaran antena.
Jika sebelumnya antena lebih banyak diarahkan untuk melayani wilayah daratan, kini sebagian pancaran juga diarahkan ke kawasan laut tempat operasi pencarian berlangsung.
Operator juga meningkatkan daya pancar agar sinyal dapat menjangkau area perairan yang lebih luas.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu personel SAR berkomunikasi dengan lebih lancar ketika melakukan penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda.
"Operator biasanya mengarahkan sinyal ke daratan, tetapi antena juga diarahkan ke laut untuk membantu tim SAR. Peningkatan daya pancar dilakukan agar sinyal menjangkau lebih jauh, terutama menuju area laut tempat pencarian berlangsung kini," jelas Indra.
Jangkauan Sinyal Mencapai 2-3 Kilometer ke Laut
Indra menjelaskan, setelah dilakukan optimalisasi, jangkauan sinyal dari kawasan pantai dapat mencapai sekitar dua hingga tiga kilometer ke arah laut.
Selain memperluas jangkauan, operator seluler juga meningkatkan kapasitas jaringan di sekitar posko utama SAR.
Peningkatan kapasitas tersebut penting karena kawasan posko menjadi titik berkumpulnya personel SAR, keluarga korban, relawan, media, serta masyarakat yang mengikuti proses pencarian.
Banyaknya pengguna yang mengakses jaringan secara bersamaan berpotensi menyebabkan kepadatan trafik komunikasi.
Karena itu, peningkatan kapasitas dilakukan untuk memastikan layanan komunikasi tetap dapat digunakan secara optimal selama operasi berlangsung.
Dukungan Komunikasi untuk Operasi SAR
Menurut Indra, penguatan jaringan dilakukan melalui dua langkah utama, yakni meningkatkan daya pancar ke arah laut dan menambah kapasitas jaringan di sekitar posko SAR.
Kedua langkah tersebut dilakukan secara bersamaan agar kualitas komunikasi tetap terjaga, baik bagi tim yang berada di daratan maupun personel yang melakukan pencarian di laut.
"Penguatan kapasitas dan daya pancar dilakukan bersamaan agar kualitas jaringan tetap terjaga selama proses pencarian berlangsung," kata Indra.
Optimalisasi jaringan komunikasi ini menjadi salah satu bentuk dukungan Kemenkomdigi terhadap operasi SAR yang masih berlangsung untuk menemukan lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda.
Penguatan komunikasi diharapkan dapat membantu memperlancar penyampaian informasi, koordinasi antartim, serta komunikasi antara petugas di posko dengan personel yang berada di wilayah pencarian laut.(tim)

.gif)