LEBAK, KONTAK BANTEN – Kabar duka menyelimuti masyarakat adat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten. Tokoh adat Badui, Saidi Putra (75), yang menjabat sebagai Jaro Tanggungan 12, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Saidi Putra mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. Jenazah kemudian dibawa ke wilayah adat Badui untuk dimakamkan.
Kepala Desa Kanekes yang juga tokoh masyarakat Badui, Jaro Oom, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan pemakaman Saidi Putra telah dilaksanakan pada Jumat sore.
“Kami sudah memakamkan almarhum Jaro Saidi Putra sore tadi,” kata Jaro Oom saat dihubungi dari Rangkasbitung, Lebak, Jumat.
Berperan sebagai Penghubung Masyarakat Adat
Saidi Putra merupakan salah satu tokoh penting dalam Lembaga Adat Masyarakat Badui. Selama ini, ia menjalankan tugas sebagai Jaro Tanggungan 12, yakni salah satu peran adat yang memiliki fungsi penting dalam hubungan masyarakat Badui dengan pihak luar.
Dalam menjalankan tugasnya, Jaro Tanggungan 12 berperan sebagai penghubung antara masyarakat adat Badui dengan pemerintah maupun pihak luar lainnya.
Salah satu peran yang melekat pada Saidi Putra terlihat dalam pelaksanaan tradisi Seba Badui, khususnya ketika masyarakat adat Badui bertemu dengan kepala daerah, baik bupati maupun gubernur.
Saidi Putra diketahui kerap memimpin ritual Seba dalam rangkaian pertemuan antara masyarakat adat Badui dengan pemerintah daerah.
Dimakamkan di Kampung Cicampaka
Jenazah Saidi Putra dimakamkan di Kampung Cicampaka, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, pada Jumat sore.
Jaro Oom mengatakan masyarakat Badui kehilangan salah satu figur yang selama ini memiliki peran penting dalam kehidupan adat.
“Kami kehilangan figur tokoh masyarakat Badui Saidi Putra sebagai Jaro Tanggungan 12,” ujarnya.
Kepergian Saidi Putra juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lebak. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Lebak, Anik Sakinah, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tokoh adat tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah, kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya tokoh masyarakat Badui Saidi Putra sebagai Jaro Tanggungan 12. Semoga amal ibadah beliau dan kebaikan diterima Tuhan Yang Maha Esa,” kata Anik.
Dikenal Menjaga Persatuan dan Kedamaian
Ucapan duka juga datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, media hingga komunitas pemerhati masyarakat adat di Kabupaten Lebak.
Ketua Adat Sabaki, Sukanta, mengenang Saidi Putra sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap persatuan dan kehidupan yang harmonis.
“Beliau tokoh masyarakat Badui yang mencintai persatuan, kedamaian, kerukunan dan keharmonisan,” kata Sukanta.
Meninggalnya Saidi Putra menjadi kehilangan bagi masyarakat adat Badui, terutama karena selama ini ia memiliki peran dalam menjaga hubungan antara komunitas adat dengan masyarakat luas serta pemerintah.(TIM HN)

.gif)