< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Instagram @kontakbanten.id

Tag Terpopuler

Dinkes Kabupaten Serang Kekurangan Puluhan Bidan

Monday, 6 February 2017 | Monday, February 06, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-06T23:18:51Z
 
Serang-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mengaku membutuhkan puluhan tenaga bidan untuk melayani masyarakat di setiap desa. Akibat kondisi ini, pelayanan medis terhadap masyarakat di desa-desa hingga kini masih berjalan tidak optimal.Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Serang, dr Efrizal mengatakan, bahwa jika dilihat dari sisi kebutuhan untuk memberikan pelayanan secara maksimal terhadap masyarakat, kekurangan bidan saat ini ‎mencapai 40 orang. Kebutuhan ini dilihat dilihat dari jumlah kebutuhan ideal perdesa satu orang bidan.“Idealnya satu desa satu bidan, dari 326 desa yang tersebar di 29 Kecamatan ada sekitar  40 Desa yang belum memiliki bidan desa. tapi untuk sementara menutupi kekurangan itu, pekerjaan bidan desa di handle oleh bidan Puskesmas,” kata Efrizal kemarin.Akibat kondisi ini, kata dia pelayanan terhadap masyarakat di desa-desa belum berjalan dengan optimal. Karena disisi lain pihaknya pun  hingga kini belum diperbolehkan untuk melakukan recruitmen secara besar-besar tenaga bidan tersebut.“Kita belum mendengar (Ada recruitmen bidan-red), dasar hukum ngangkat bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) juga belum boleh. Jadi kitta tunggu saja keputusanya,” ujar Efrizal.Selain tenaga Bidan, kata dia pihaknya juga membutuhkan tenaga dokter untuk ditempatkan disetiap puskesmas. Karena saat ini banyak kepala Puskesmas yang merangkap sebagai dokter.”Idealnya memang kepala Puskesmas tidak merangkap, tapi justru seperti Puskesmas Tanara, dokter merangkap kepala Puskesmas. Ini tidak boleh, jadi kan rancuh dia sebagai ASN struktural tapi juga fungsional,” pungkasnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update