Barcelona Pesta Gol, Tembus Final Piala Super Spanyol

TANGERANG KONTAK BANTEN Barcelona melaju ke partai final Piala Super Spanyol setelah membungkam Athletic Club melalui pesta gol 5-0.

Gubernur Banten sebut DPA 2026 jadi instrumen kendali kinerja OPD

BANTEN KONTAK BANTEN Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026

DKM Masjid Roudhotul Jannah Lebak Tirta Pengajian subuh

KOTA SERANG KONTAK BANTEN DKM Masjid Roudhotul Jannah yang berada di Lingkungan Lebak Tirta Kota Serang

Bupati Ratu Zakiyah Hadiri Acara HAB Kemenag ke-80

KAB SERANG KONTAK BANTEN Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan umat beragama.

Prabowo Panggil Dasco dan Sejumlah Menteri, Bahas Bencana hingga Penugasan Awal Tahun

JAKARTA KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Wednesday, 18 February 2026

Gubernur Andra Soni instruksikan jajaran tangani anak putus sekolah

KOTA SERANG KONTAK BANTEN  Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah agar lebih peka terhadap persoalan warga, khususnya terkait akses pendidikan dan layanan administrasi dasar, menyusul temuan anak putus sekolah di Kota Tangerang.

“Pemerintah telah menyiapkan fasilitas melalui Sekolah Rakyat (SR). Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu terus diperluas. Kami pastikan Agista dan kakaknya kembali sekolah,” ujar Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu.

Instruksi itu disampaikan usai Gubernur mengunjungi kediaman Agista Saputri (10) di Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (17/2).

Agista diketahui berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Ia membantu orang tuanya dengan menjual lukisan di kawasan Pasar Lembang.

Ayahnya, Roni Hidayatna (45), bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan sekitar Rp350.000 per minggu dan tinggal bersama keluarga di hunian semipermanen berukuran 4x4 meter.

Gubernur menegaskan, kasus tersebut menjadi peringatan bagi aparatur wilayah untuk tidak menunggu laporan, melainkan aktif turun ke lapangan memastikan hak dasar warga terpenuhi.

“Jika ditemukan persoalan serupa, segera koordinasikan dan selesaikan. Jangan memandang asal daerah mana pun, selama mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI), kita memiliki kewajiban untuk membantu,” ujarnya.

Selain menjamin kelanjutan pendidikan Agista dan kakaknya, Indah Ayu Safitri (15), Gubernur juga menginstruksikan percepatan penyelesaian dokumen administrasi kependudukan (adminduk) keluarga tersebut agar tidak menjadi hambatan dalam mengakses layanan publik

Langkah ini, menurut Gubernur, merupakan mandat pelayanan publik yang harus dijalankan hingga level kecamatan dan kelurahan, termasuk melalui pendekatan langsung ke masyarakat untuk mendeteksi kasus serupa.

Sementara itu, Roni Hidayatna menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi keluarganya.

"Tadi diarahkan agar anak-anak sekolah lagi di SR. Proses administrasinya juga sedang diurus oleh petugas. Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Andra Soni,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmen untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta memastikan kendala administrasi tidak menghambat pemenuhan hak dasar warga.

Share:

Ramadhan, Kapolda Banten tekankan pengawasan bapokting dan kamtibmas

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki rapat koordinasi lintas sektor di Aula Rupatama Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu (18/2/2026).
KOTA SERANG KONTAK BANTEN  - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menekankan pengawasan distribusi bahan pokok dan barang penting (bapokting) serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Ramadan 1447 Hijriah guna mengantisipasi lonjakan harga dan potensi gangguan sosial.

Penegasan itu disampaikan saat membuka rapat koordinasi lintas sektor di Aula Rupatama Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu, yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait.

“Rapat ini memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kesiapan kita menghadapi berbagai dinamika yang mungkin terjadi selama Bulan
Suci Ramadan, terutama dalam hal menjamin ketersediaan bahan pokok penting, stabilitas harga, dan mencegah gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten,” ujar Hengki.

Ia menilai Ramadan selalu membawa dampak pada dinamika sosial dan ekonomi masyarakat, terutama meningkatnya permintaan kebutuhan pokok yang berpotensi memicu lonjakan harga dan kerawanan kamtibmas.

“Sebagaimana kita ketahui, bulan Ramadan selalu membawa dampak terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Peningkatan permintaan terhadap bahan pokok penting, potensi lonjakan harga, serta gangguan kamtibmas menjadi tantangan yang harus kita antisipasi bersama,” katanya.

Kapolda menegaskan pengawasan intensif distribusi dan stok bapokting akan dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait untuk mencegah kelangkaan, penimbunan, serta spekulasi harga yang dapat memicu inflasi.

Selain aspek ekonomi, jajaran kepolisian juga mengantisipasi potensi peningkatan kriminalitas konvensional dan kejahatan lain selama Ramadan.

“Polda Banten dan jajaran akan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti lonjakan kriminalitas, peredaran narkoba, miras, perjudian, balap liar, serta meningkatkan patroli di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan tempat ibadah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta peran aktif tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial. Langkah antisipatif, kata dia, harus segera diambil jika muncul potensi konflik sosial atau ketimpangan ekonomi.

“Saya berharap melalui rapat koordinasi tersebut dapat dihasilkan langkah-langkah konkret yang langsung diimplementasikan di lapangan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi, ketersediaan bahan pokok, dan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah Provinsi Banten selama Bulan Suci Ramadan,” pungkas Hengki.

Selain aspek ekonomi, jajaran kepolisian juga mengantisipasi potensi peningkatan kriminalitas konvensional dan kejahatan lain selama Ramadan.

“Polda Banten dan jajaran akan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti lonjakan kriminalitas, peredaran narkoba, miras, perjudian, balap liar, serta meningkatkan patroli di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan tempat ibadah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta peran aktif tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial. Langkah antisipatif, kata dia, harus segera diambil jika muncul potensi konflik sosial atau ketimpangan ekonomi.

“Saya berharap melalui rapat koordinasi tersebut dapat dihasilkan langkah-langkah konkret yang langsung diimplementasikan di lapangan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi, ketersediaan bahan pokok, dan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah Provinsi Banten selama Bulan Suci Ramadan,” pungkas Hengki.

Share:

Jadwal Pemberian MBG Lebak Berubah saat Ramadan

BANTEN KONTAK BANTEN  - Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) tetap berjalan selama bulan Ramadan. Namun, akan ada penyesuaian jadwal serta menu makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengatakan perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi puasa. Kebijakan ini bertujuan agar program tetap berjalan efektif tanpa mengurangi nilai manfaatnya. Hal itu disampaikan Amir Hamzah di Rangkasbitung, Selasa, 17 Februari 2026.

Ia menegaskan Pemkab Lebak berkomitmen menjaga keberlangsungan program pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. “Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sebagaimana mestinya selama bulan puasa. Hanya saja, ada penyesuaian jadwal dan menu agar sesuai dengan kondisi Ramadan,” ujar Amir.

Menurutnya, selama Ramadan menu yang diberikan akan berupa makanan kering. Di antaranya susu kotak, roti, telur, dan buah yang dinilai praktis serta tetap memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat. “Selama puasa, kita berikan makanan kering seperti susu kotak, roti, telur, dan buah. Ini agar bisa dikonsumsi saat berbuka puasa,” katanya.

Amir menjelaskan, perubahan tersebut telah melalui pembahasan bersama sejumlah pihak. Keputusan diambil dalam rapat koordinasi yang digelar pekan lalu. Rapat koordinasi itu melibatkan Pemerintah Kabupaten Lebak, DPRD Lebak, serta Badan Gizi Nasional wilayah Kabupaten Lebak.

Pertemuan berlangsung di gedung wakil rakyat dan menghasilkan kesepakatan bersama.

“Perubahan ini sudah kita sepakati bersama antara Pemkab Lebak, DPRD, dan Badan Gizi Nasional wilayah Kabupaten Lebak dalam rapat koordinasi pekan lalu,” ujarnya.

Selain perubahan menu, penyesuaian juga dilakukan pada jadwal pendistribusian MBG. Jika sebelumnya makanan dibagikan pada pagi atau siang hari, selama Ramadan akan diberikan pada sore hari. Pembagian makanan akan dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.

Dengan demikian, para penerima manfaat dapat langsung mengonsumsinya saat berbuka.

“Jadwal pemberian MBG selama puasa kita ubah menjadi sore hari atau menjelang berbuka, sehingga dapat dimanfaatkan langsung untuk berbuka puasa,” ucap Amir.

Ia berharap dengan adanya penyesuaian tersebut, program MBG tetap optimal dalam mendukung pemenuhan gizi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kabupaten Lebak. Pemkab Lebak juga berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi selama pelaksanaan Ramadan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Share:

DPRD Banten Tinjau Kesiapan Angkutan Lebaran di Merak

 KOTA Cilegon KONTAK BANTEN - Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, melaksanakan monitoring kesiapan angkutan lebaran tahun 2026 ke kantor PT ASDP Cabang Merak, Rabu 17 Februari 2026.

Monitoring yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Eko Susilo ini disambut langsung Kepala Departemen Operasi dan Tekhnik Armada, PT ASDP Cabang Merak, Johan Avianto, Kepala Departemen Keuangan, SDM dan Umum Putra Wirawan, dan Kepala Departemen Bisnis dan Pelayanan Sunedi.

Eko Susilo mengaku kedatangannya ke kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak untuk memastikan pelayanan angkutan lebaran (Angleb) Tahun 2026. "Iya hari ini kami berkunjung ke ASDP Merak, dalam rangka memastikan pelayanan angkutan lebaran, " ucap pria yang kerap disapa Abah itu kepada RRI, Rabu 17 Februari 2026.

Dia mengaku, dalam monitoring ini pihaknya menerima paparan terkait persiapan pelayanan angkutan lebaran di Pelabuhan Merak. Mulai dari persiapan dermaga hingga persiapan kapal yang akan digunakan untuk angkutan lebaran mendatang.

"Karena ini merupakan pintu masuk dari Pulau Jawa ke Sumatra maupun sebaliknya. Makanya, ini sangat penting bagi kami untuk memastikan pelayanan yang akan diberikan ASDP," ujar Abah.

Dalam kesempatan itu, politisi Demokrat itu mengimbau kepada masyarakat yang akan menggunakan jasa penyeberangan di Pelabuhan Merak, untuk tidak membeli tiket lewat calo untuk keamanan dan kenyamanan calon penumpang.

"Yang pasti kita sudah percaya kepada ASDP sudah berpengalaman, insyaallah aman dan lancar. Yang penting jangan lewat calo dan harus membeli tiket resmi lewat Ferizy," katanya.

Sementara Kepala Departemen Operasi dan Tekhnik Armada, PT ASDP Cabang Merak, Johan Avianto mengaku, untuk melayani masyarakat saat angkutan lebaran mendatang, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Seperti dengan pihak kepolisian dan yang lainnya.

"Persiapan angkutan lebaran kami (ASDP) sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder lainnya dan SKB (Surat Keputusan Bersama) juga sudah disiapkan," ucap Johan.

Koordinasi dilakukan guna memastikan kesiapan dermaga pendukung dan terkait rekayasa lalu lintas yang akan digunakan pada saat situasi padat, sedang maupun landai.

"Untuk sampai dengan saat ini, kami sudah menyiapkan pelabuhan alternatif. Mulai dari Ciwandan, KBS di Cigading, BBJ di Bojonegara," ujar Johan.

Adapun yang sudah dilakukan yakni, mempersiapkan Pelabuhan Bakau Bandar Jaya (BBJ), Pelabuhan Pelindo II Banten, Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) dan Pelabuhan Merak. Menurutnya, pola yang akan dilakukan untuk angkutan lebaran tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.

"Total empat pelabuhan, satu pelabuhan utama dan tiga pelabuhan alternatif. Untuk tahun ini kita lebih awal persiapan dan diperkirakan akan lebih lancar," katanya.

Share:

Pengawasan Royal Baroe Diperketat Usai Ditemukan Miras

KOTA SERANG KONTAK BANTEN   Deretan bangku di kawasan Royal Baroe yang kini tertata rapi kembali disorot. Pada jam-jam malam, sejumlah oknum kedapatan berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras di sudut area publik tersebut.
Kepala Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan kondisi Royal Baroe saat ini jauh lebih tertib dibanding sebelumnya. Penataan kawasan sudah berjalan, namun pengawasan tetap diperlukan terutama pada malam hari.
“Royal Baroe sudah nyaman. Tapi di jam malam masih ada yang nongkrong dan minum-minuman keras. Ini sedang dibina oleh Satpol PP,” kata Wahyu, Rabu, 18 Januari 2026.
Patroli rutin dilakukan untuk mencegah kawasan itu kembali dipersepsikan negatif. Penertiban difokuskan pada aktivitas yang mengarah pada penyakit masyarakat (pekat), termasuk konsumsi minuman keras di ruang terbuka.
Pemerintah Kota Serang juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis. Kamera pengawas itu diharapkan dapat memantau aktivitas secara real time sekaligus menjadi alat kontrol bila terjadi pelanggaran.
Selain itu, tengah disusun pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus Royal Baroe. Unit ini akan mengelola kawasan secara terpadu, termasuk sistem pengamanan selama 24 jam dengan tenaga pengamanan yang disiapkan secara khusus.
“Konsepnya pengamanan 24 jam. Satpol PP membantu manakala dibutuhkan,” ujarnya.
Pelanggaran yang ditemukan di lapangan dapat diproses sebagai tindak pidana ringan (tipiring). Sanksinya berupa denda maupun kurungan sesuai ketentuan Peraturan Daerah tentang Penyakit Masyarakat.
Pemkot menargetkan pengelolaan Royal Baroe lebih terstruktur agar ruang publik tersebut tetap aman dan nyaman bagi warga, sekaligus tidak lagi dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan.
Share:

DPRD Kabupaten Serang Bahas Dua Raperda

Suasana Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Raperda Usul Bupati dan Pendapat Bupati Terhadap Raperda Prakarsa DPRD, Rabu 18 Februari 2026.
 KAB SERANG KONTAK BANTEN Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Bupati dan Pendapat Bupati terhadap Raperda Prakarsa DPRD digelar di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Rabu 18 Februari 2026. Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, menyampaikan terdapat dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas.
Raperda pertama merupakan inisiatif DPRD, yaitu tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kabupaten Serang. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan regulasi dengan perkembangan tata ruang dan dinamika pembangunan daerah.
Sementara Raperda kedua merupakan usulan Bupati terkait revisi Peraturan Daerah tentang pengelolaan persampahan. Kedua Raperda tersebut dinilai saling berkaitan, mengingat perubahan lingkungan dan meningkatnya aktivitas industri maupun masyarakat dalam satu dekade terakhir.
“Kedua entitas ini saling berkaitan. Lingkungan berubah, aktivitas meningkat, sehingga perlu ada penyesuaian regulasi,” ujarnya.
Pembahasan akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya, termasuk di tingkat pembahasan khusus bersama DPRD Kabupaten Serang. Revisi perda persampahan tidak hanya mengatur aspek retribusi, tetapi juga menitikberatkan pada manajemen pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari sumber hingga ke hilir.
Ke depan, sistem pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya berfokus pada pemindahan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan mendorong pengelolaan terpadu yang melibatkan peran aktif masyarakat di tingkat kelurahan hingga kecamatan.
Dengan pembahasan dua Raperda ini, diharapkan regulasi yang dihasilkan mampu memperkuat perlindungan lingkungan hidup serta menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Serang.
Share:

Sambut Ramadan, Menag Ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan

 

Menteri Agama Prog. DR. Nasaruddin Umar. Foto : Ist

JAKARTA KONTAK BANTEN - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Ramadan harus menghadirkan dampak yang tidak hanya terasa secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas dan persaudaraan kebangsaan.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kesalehan sosial dan merawat harmoni kebangsaan. Ia bukan sekadar ibadah individual, tetapi madrasah ruhani yang membentuk kepedulian, empati, dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Menag, di Jakarta, Rabu (18/22026).

 Menag menegaskan, ibadah puasa mengajarkan pengendalian diri dan hidup secara proporsional. Nilai ini penting untuk membangun kehidupan sosial yang adil, tidak eksploitatif, serta berkelanjutan, baik terhadap sesama maupun terhadap alam.

 “Ramadan mendidik kita bahwa hidup bukan tentang memuaskan segala keinginan, tetapi tentang kesadaran untuk hidup secara seimbang. Pengendalian diri inilah fondasi bagi keberlanjutan kita sebagai bangsa yang bermartabat,” terangnya.

 Terkait adanya perbedaan dalam mengawali Ramadan tahun ini, Menag mengajak masyarakat menyikapinya dengan kedewasaan dan semangat persaudaraan. Ia menekankan bahwa perbedaan merupakan bagian dari kebhinekaan bangsa Indonesia.

 “Jadikanlah perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. Jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati. Dalam perbedaan itulah kualitas toleransi kita diuji dan ditingkatkan,” pesannya.

 Menag juga mengimbau masyarakat untuk menjaga harmoni dan memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan. Ia mengingatkan teladan Rasulullah SAW yang dikenal sebagai pribadi paling dermawan, terutama di bulan suci.

 “Jadikan bulan ini sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Pastikan keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat,” ujarnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga berharap, Ramadan kali ini dapat melahirkan pribadi-pribadi yang tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga menghadirkan kebaikan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Marhaban ya Ramadan. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan bagi Indonesia tercinta,” pungkasnya.

Share:

Sapi Jumbo Sedekah Prabowo, Ponpes di Aceh Tamiang Semarakkan Meugang Jelang Ramadan

 

Warga sedang menikmati masakan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi Meugan. Foto : Tim Media Presiden

ACEH KONTAK BANTEN  — Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang tampak semarak menjelang Ramadan. Dua ekor sapi berukuran besar diantar ke halaman pesantren dan langsung disambut para warga serta santri.

Sapi tersebut merupakan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi Meugang, tradisi khas masyarakat Aceh menyambut bulan suci dengan memasak daging sapi atau kerbau sebagai wujud syukur dan kebersamaan. Hewan kurban itu diantar oleh tim Badan Komunikasi Pemerintah RI bersama relawan.

 Setelah diturunkan dari mobil bak, kedua sapi kemudian disembelih dan dagingnya dibagikan kepada para santri dan pengurus pesantren. Total lebih dari 200 santri serta sekitar 50 dewan guru menerima pembagian daging tersebut.

 Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Ustad Mulkana, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia mengaku sempat khawatir tradisi Meugang tahun ini tak dapat terlaksana, mengingat pesantren masih dalam pemulihan pascabanjir yang melanda wilayah itu pada November lalu.

 “Alhamdulillah, ini menjadi pengalaman pertama bagi kami bisa kembali melaksanakan Meugang dengan penuh kebersamaan,” ujarnya, Selasa (17/2).

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar melengkapi tradisi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para santri dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadan.

 “Semoga apa yang dinikmati para santri menjadi energi untuk memperkuat ibadah mereka selama Ramadan. Meugang adalah tradisi yang tak pernah kami lewatkan sebagai warga Aceh,” tutupnya.

Share:

Harga Cabai Rawit di Kramat Jati Mulai Turun, Pasokan Tambahan Tekan Kenaikan

 


JAKARTA KONTAK BANTEN  – Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati mulai menunjukkan tren penurunan seiring bertambahnya pasokan dan penguatan distribusi menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Sejumlah pedagang menyebut harga yang sebelumnya menembus Rp90.000 per kilogram (kg) kini mulai terkoreksi.

“Sebelumnya harga di kisaran Rp90.000 per kg. Sekarang turun sekitar Rp5.000 menjadi Rp85.000, bahkan bisa Rp80.000 tergantung hasil tawar-menawar. Pembeli biasanya mulai menawar di Rp80.000, bahkan Rp70.000–Rp80.000,” ujar Ujang, salah satu pedagang, Rabu (18/2/2026).

 Pedagang lainnya, H Joharlis, mengatakan tambahan pasokan dari luar daerah, termasuk dari Sulawesi Selatan, membantu menjaga harga tetap terkendali.

 “Kalau tidak dibantu pasokan dari Makassar, harga bisa saja tembus Rp150.000 per kg. Biaya distribusi sekitar Rp9.000 sampai Rp10.000 per kg. Dalam kondisi seperti ini, kalau ongkosnya dibantu, harga bisa ditekan,” katanya.

 Menurutnya, jika biaya distribusi difasilitasi atau ditekan pemerintah, pedagang tidak memiliki alasan untuk menaikkan harga sehingga stabilitas di tingkat pasar tetap terjaga.

 Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, memastikan secara nasional produksi cabai rawit dalam kondisi cukup. Kenaikan harga sebelumnya lebih dipengaruhi kendala teknis saat panen dan distribusi.

 “Secara prinsip stok dan produksi tinggi. Namun ada kendala saat panen. Ketika curah hujan tinggi, tenaga kerja enggan memetik karena risiko cabai cepat busuk,” ujar Ketut saat inspeksi mendadak bersama Satgas di Pasar Induk Kramat Jati.

 Ia menambahkan, faktor cuaca dan momentum libur turut memengaruhi ketersediaan tenaga kerja panen sehingga pasokan yang masuk ke pasar sempat berkurang.

 Untuk mempercepat stabilisasi harga, Bapanas mengoptimalkan program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dengan membantu menekan ongkos angkut dari sentra produksi ke Jakarta yang saat ini berkisar Rp9.000–Rp10.000 per kg.

 “Sesuai arahan Kepala Bapanas, Bapak Andi Amran Sulaiman, kami lakukan FDP agar harga bisa terkoreksi minimal Rp5.000 sampai Rp10.000,” kata Ketut.

Pasokan tambahan difokuskan dari sentra produksi terdekat seperti Jawa Barat dan Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Enrekang yang menyatakan kesiapan memasok cabai rawit ke Jakarta.

 Sementara itu, Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan pihaknya bersama Bapanas dan dinas terkait terus melakukan pengawasan terhadap pasokan dan stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan nasional.

 “Kami terus memonitor dan mengawasi ketersediaan serta kestabilan harga. Harapannya pasokan lancar dan harga tetap stabil,” ujarnya.

 Dengan peningkatan pasokan serta intervensi biaya distribusi, harga cabai rawit di tingkat pasar induk mulai terkoreksi dan diharapkan segera diikuti stabilisasi harga di pasar-pasar turunan

Share:

Tuesday, 17 February 2026

Jam Kerja Pemprov Banten Selama Ramadhan 1447 H, 06.30-14.00 WIB

BANTEN KONTAK BANTEN   Pemerintah Provinsi Banten menetapkan jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir pukul 14.00 WIB untuk hari kerja Senin hingga Kamis, sementara Jumat hingga pukul 14.30 WIB.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 tentang Jam Kerja Pegawai ASN pada Bulan Ramadhan di Lingkungan Pemprov Banten.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi di Kota Serang, Selasa menegaskan penyesuaian tersebut hanya menggeser waktu masuk dan pulang tanpa mengurangi kewajiban jam kerja.

“Seperti yang sudah tertulis dalam surat edaran Sekda atas arahan Bapak Gubernur, bahwa di bulan suci Ramadan ini kita ada perbedaan jam masuk dan jam pulang. Kita Insya Allah masuk jam 06.30, kemudian jam 12.00 istirahat 30 menit sampai 12.30, dan pulang jam 14.00. Tapi secara keseluruhan jumlah jam kerja itu sudah sesuai dengan surat keputusan bersama antara Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri PAN-RB selama 35 jam dalam satu minggu,” ujarnya.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan total jam kerja ASN tetap 35 jam dalam satu minggu, tidak termasuk waktu istirahat.

Untuk perangkat daerah dengan lima hari kerja, Senin–Kamis masuk pukul 06.30–14.00 WIB dengan istirahat 12.00–12.30 WIB, sedangkan Jumat pukul 06.30–14.30 WIB dengan istirahat 12.00–13.00 WIB.

Bagi perangkat daerah dengan enam hari kerja, pengaturan lebih lanjut ditetapkan kepala perangkat daerah dengan tetap memenuhi 35 jam per minggu.

Dengan skema tersebut, pelayanan publik di lingkungan Pemprov Banten dimulai lebih pagi.

Selain pengaturan jam kerja, Pemprov Banten juga akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal tertentu sesuai edaran bersama kementerian terkait untuk mendukung pengaturan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Ia memastikan kebijakan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan publik nasional, terutama dalam rangka penertiban arus mudik.

Terkait produktivitas, Deden menegaskan sistem penilaian kinerja tetap berjalan dan menjadi instrumen pengawasan disiplin ASN selama Ramadhan.

“Sebetulnya tidak mesti atensi khusus ya, karena produktivitas itu menjadi sebuah keharusan bagi kami. Apalagi sekarang ada penilaian kinerja. Nah, itu sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Ini kan hanya menggeser waktu masuk dan waktu pulang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sanksi bagi ASN yang melanggar tetap diberlakukan. “Sanksi masih ada seperti yang sekarang sudah berlaku. Kalau telat, nanti ada pengurangan, misalnya tunjangan kinerja atau ada teguran. Itu tetap berjalan," katanya.

Ia berpesan agar bulan Ramadan ini momentum untuk meningkatkan kinerja, bukan malah bermalas-malasan, karena setiap langkah merupakan amal ibadah.

Share:

Ramadhan Ya Ramadhan Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

 Dengan penuh rasa syukur, kerendahan hati, dan kebahagiaan yang mendalam, kami segenap keluarga www.kontakbanten.co.id Mengucapkan Mohon Maaf lahir Batin ya Ramadhan 1447 H

Bulan yang penuh rahmat, maghfirah, dan keberkahan ini merupakan anugerah besar dari Allah SWT yang kembali mempertemukan kita dengan waktu yang istimewa.
Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat iman dan takwa, serta meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Lebih dari itu, Ramadhan  1447 H adalah madrasah kehidupan yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, kejujuran, serta pengendalian diri.

Di bulan suci ini, kita diajak untuk menjaga hati dari prasangka, menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik, serta menjaga perbuatan agar senantiasa berada dalam kebaikan.
Momentum Ramadhan juga menjadi saat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan atas segala khilaf dan salah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian.

Kami berharap, melalui datangnya bulan yang penuh berkah ini, semangat persatuan, kebersamaan, dan kedamaian semakin kokoh di tengah masyarakat.
Semoga setiap aktivitas yang kita jalani, baik dalam pekerjaan, pengabdian, maupun pelayanan kepada masyarakat, senantiasa bernilai ibadah dan membawa manfaat luas bagi umat.

Sebagai insan pers dan bagian dari elemen masyarakat, kami berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, serta turut menjaga suasana yang sejuk dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. 1447 H

Kami percaya bahwa media memiliki peran penting dalam menghadirkan pesan-pesan kebaikan, persatuan, dan harapan.
Akhirnya, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita,

melimpahkan ampunan atas segala dosa dan kesalahan, serta menjadikan kita pribadi yang lebih baik, lebih bijaksana, dan lebih peduli setelah Ramadhan berlalu.

Selamat menunaikan ibadah puasa.
Semoga Ramadhan 1447 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan untuk kita semua.
Marhaban Ya Ramadhan.

….
Hendra Setiawan
pimpinan Redaksi

Share:

Suasana Khusyuk Tarawih Awal Ramadan, Jamaah Padati Masjid Bilal Muhammadiyah Kaujon Kota Serang

 

Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Bilal Muhammadiyah Kaujon, Kota Serang, saat pelaksanaan Salat Tarawih pertama di awal Ramadan, Selasa (17/2/2026)

SERANG KONTAK BANTEN   – Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Bilal Muhammadiyah Kaujon, Kota Serang, saat pelaksanaan Salat Tarawih pertama di awal Ramadan, Selasa (17/2/2026) malam. Ratusan jamaah Muhammadiyah dari berbagai kalangan usia memadati ruang utama masjid untuk menunaikan ibadah di malam Ramadan.

Sejak usai Salat Isya, jamaah mulai berdatangan. Lantai masjid yang berlapis karpet hijau tampak dipenuhi jamaah yang duduk rapi bersaf-saf, mendengarkan tausiyah singkat sebelum pelaksanaan Tarawih. Dari anak-anak hingga orang tua, seluruh jamaah larut dalam suasana religius yang hangat dan penuh kekhidmatan.

Cahaya lampu gantung yang menerangi bagian tengah masjid menambah kesan syahdu. Sementara itu, di lantai dua, jamaah tambahan juga terlihat mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib.

Rizki, warga sekitar masjid, mengaku bersyukur dapat kembali merasakan suasana Tarawih berjamaah yang ramai dan penuh semangat.

“Alhamdulillah, setiap Ramadan suasananya selalu berbeda. Jamaahnya ramai, terasa kebersamaannya. Apalagi di awal-awal Ramadan seperti ini, semangat ibadahnya sangat terasa,” ujarnya.

Menurutnya, Masjid Bilal Muhammadiyah Kaujon memang menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah masyarakat sekitar. Selain Tarawih, berbagai kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an dan kajian keislaman rutin digelar sepanjang Ramadan.

“Biasanya setelah Tarawih juga ada tadarus. Anak-anak muda juga banyak yang ikut. Jadi bukan hanya orang tua, tetapi semua kalangan terlibat,” tambahnya.

Pelaksanaan Tarawih berlangsung tertib dan khusyuk. Jamaah mengikuti setiap rangkaian salat dengan penuh perhatian, mulai dari bacaan imam hingga doa bersama di penghujung ibadah.

Share:

Catatan Redaksi Teladan yang Bisa Kita Pelajari dari Pion dalam Permainan Catur

 


Apakah kamu suka bermain catur? Yap, catur sepertinya menjadi permainan paling tua sepanjang sejarah peradaban manusia. Aturan main yang berlaku dalam catur cenderung mudah untuk dipahami siapapun, muda maupun tua. Ditambah lagi, catur memang permainan yang menguji kecerdasan otak. Catur moderen sudah diakui oleh masyarakat dunia dan dijadikan olahraga resmi yang dipertandingkan secara profesional.

Ingatkah kamu dengan berbagai macam jenis bidak-bidak catur? Ada raja, ratu, gajah, kuda, benteng, dan pion. Konon, permainan catur bermula dari India, sehingga jenis-jenis bidak yang ada dalam permainan ini sesungguhnya mencerminkan jenis-jenis prajurit di militer kerajaan India abad pertengahan, seperti pasukan infantri, ksatria berkuda, pengendara gajah, dan lain sebagainya. Ketika catur sampai ke Eropa pun, permainan ini diakui sebagai sarana untuk belajar strategi militer tanpa harus benar-benar melakukan perang, serta menjadi mainan populer bagi raja dan bangsawan.
Jenis bidak apa yang kau suka? Kebanyakan orang akan menyukai bidak ratu, karena ratulah bidak paling kuat, yang gerakannya paling leluasa dan sanggup mencapai jarak sejauh apapun. Sayangnya ratu hanya ada satu.
Beberapa orang menyukai benteng, karena langkahnya yang lurus, sebagian lagi ada yang suka gajah, karena lebih suka berjalan diagonal. Kuda pun jadi favorit karena bisa secara unik bergerak membentuk huruf “L” dan bisa melompati bidak lain, bahkan ratu saja tidak bisa melakukan itu.
Tapi di antara keunikan bidak-bidak itu, adakah di antara kamu yang menyukai bidak pion? Mungkin tidak banyak, karena pion adalah bidak paling lemah. Ia hanya bisa bergerak selangkah (kecuali jika di daerahnya sendiri, ia bisa langsung bergerak dua langkah). Ia tidak bisa mundur, ia hanya bisa berjalan lurus, tapi anehnya ia hanya bisa “memakan” musuh secara diagonal. Sangat tidak menguntungkan bukan?
Tapi meski memiliki kelemahan semacam itu, pion menyimpan kelebihan tersendiri yang tidak banyak diperhitungkan orang. Misalnya, jumlah pion jauh lebih banyak daripada bidak lainnya, dan dengan bekerjasama, pion bisa membentuk formasi yang cukup mematikan bagi lawan. Bahkan, tanpa kita sadari, ada banyak sekali filosofi dan teladan hidup yang bisa kita pelajari dari tingkah-laku pion. Apa saja? Simak penuturan berikut ini:
Pion sadar bahwa dirinya tidak sekuat bidak lain. Namun, ia pun sadar bahwa jumlahnya paling banyak. Sehingga ia pun harus bekerjasama jika ingin menjadi kuat. Bersatu pion teguh, bercerai pion runtuh.
Pernahkah kamu melihat seorang pemain catur profesional membuat formasi piramida ataupun zig-zag dengan menggunakan pionnya? Seperti yang kamu tahu, pion hanya bisa membunuh musuhnya secara diagonal dan satu langkah saja. Maka, dengan membentuk formasi piramida, atau zig-zag, atau membentang diagonal seperti tangga, pion menjadi sulit untuk dikalahkan. Ya bayangkan saja, jika musuh membunuh sebuah pion, maka di belakang pion tersebut ada pion lagi yang siap membalaskan dendam temannnya!
Strategi ini lumayan efektif untuk membuat lawan mati kutu dan tidak bisa menembus pertahanan kita, lantas memberi waktu bagi bidak lain untuk melancarkan serangan balik pada musuh.
Dari sini saja kita sudah belajar arti penting dari kerja sama dan gotong-royong. Tidak sepantasnya kita merasa lemah dan tidak berdaya, lantas tidak percaya diri untuk membuat perubahan. Nyatanya pion yang sekecil itu bisa membuat musuh kagok untuk menyerang!!
Pion adalah prajurit paling setia. Ia ada di garis depan saat permainan dimulai. Ia membentuk garis pertahanan kerajaan. Ia bahkan melindungi raja dari serangan langsung.

Para pion berada di garis depan melindungi sang raja. (wilmurphy.com)
Tidak bisa dibayangkan bagaimana jadinya bila kita bermain catur tanpa sebaris pion yang kokoh. Saat permainan dimulai, pion ada di garis depan melindungi seluruh bidak kerajaan yang lain. Raja sebagai bidak penentu kemenangan dan kekalahan perang pun, dilindungi secara langsung oleh pagar betis pion. Sementara bidak lain butuh waktu untuk mengatur serangan, pion sudah bisa lebih dulu maju ke garis depan pertempuran.
Pesan moralnya? Jangan merasa kerdil ataupun mengkerdilkan orang lain. Kadang seseorang atau sesuatu yang terlihat remeh dan kecil justru paling tekun dalam memberi kontribusi sesuai dengan kapasitasnya.
Hanya karena kekuatannya yang terbatas, pion dianggap tidak terlalu berharga, sehingga sering “dikorbankan.” Namun, pengorbanannya tidak akan pernah sia-sia.
Mengumpan dan mengorbankan bidak adalah teknik biasa dalam permainan catur. Seorang Grandmaster handal tahu tidak hanya bagaimana cara mengalahkan bidak musuh, tapi juga mengorbankan bidaknya sendiri demi mengalahkan bidak musuh yang lebih kuat. Bayangkan saja, suatu hari seorang (atau sebuah) pion kecil nekat dimajukan ke daerah musuh. Gugurlah sang pion dibantai ratu. Tapi ternyata itu jebakan! Karena tepat di belakang pion tersebut, ada temannya, si kuda yang menerjang ratu musuh demi membalaskan dendam temannya. Pengorbanan pion tidak akan sia-sia, berkat dia, ratu musuh bisa dikalahkan.
Pernahkah kamu melihat banyaknya orang di sekitarmu, yang sering kamu remehkan, padahal mereka berkorban demi apa yang mereka cintai?
Pion bisa saja dicemooh karena lemah dan lambat. Tapi dialah prajurit pemberani yang tidak pernah mundur. Ia akan terus maju menghadang musuh, sebanyak dan sekuat apapun musuhnya.
Ia suka bergotong-royong, ia setia, ia rela berkorban, dan kini ia juga pemberani. Hanya pionlah yang tidak pernah mundur dari tempat dia berdiri. Ia hanya bisa maju, meski hanya selangkah demi selangkah. Bidak lain yang lebih kuat masih suka mundur jika sudah dikepung musuh. Tapi tidak demikian untuk pion. Meski berjalan lambat dan lemah, ia tidak akan mundur. Pilihan hidupnya hanyalah mengalahkan musuh atau mati.
Terakhir, yang paling heroik, pion memang sering diremehkan karena menjadi bidak paling lemah. Tapi dialah satu-satunya bidak yang jika berhasil mencapai ujung papan, bisa berubah menjadi apapun

Yap, kita tahu bahwa pion bisa berubah menjadi bidak apapun jika mencapai ujung papan, alias garis paling awal dari kubu musuh. Mutlak hanya pion yang bisa melakukan ini. Cukup pantas jika dipikir-pikir, karena dengan kecilnya langkah yang bisa ia ambil dan rentannya sebuah pion untuk dikalahkan musuh, pion pantas untuk mendapat imbalan bertransformasi menjadi bidak paling tangguh di dunia catur: ratu. Bisa dibayangkan betapa sabar dan telatennya pion yang bisa berubah menjadi ratu. Ia bersabar maju ke daerah musuh, terancam hidupnya dan berjalan dengan sangat lambat. Sekilas terlihat sangat tidak mungkin sekali untuk sang pion mencapai cita-citanya, tapi saat sampai? Ia bisa menjadi kuat dan tak terkalahkan.
Bagaimana denganmu? Pernahkah kamu merasa kerdil dan tidak berdaya melawan dunia? Pernahkah kamu diremehkan dan ditertawakan oleh banyak orang? Ya sudah, jangan dengarkan apa kata orang. Teruslah melangkah dengan sabar, selangkah demi selangkah, jangan pernah mundur, niscaya saat kamu mencapai tujuanmu, kamu akan bisa menjadi apapun yang kamu mau.

Ada lagi pelajaran hidup dari pion yang kamu tahu? Silakan tambahkan di kolom komentar yaa
Share:

Wagub Dimyati menyinggung filosofi Bidak pion dalam permainan catur

Pandeglang, Kontak Banten Atlet catur diajak Wakil Gubernur (Wagub) Banten untuk membangun kesabaran, ketenangan, dan ketepatan strategi dalam kehidupan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Pesan itu disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan turnamen catur yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) di Yastu Kadumerak, Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Ahad (15/2/2026)Dimyati mengatakan catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang mengasah kecerdasan dan membentuk karakter. Olahraga ini melatih otak untuk sabar, tenang, dan tidak tergesa-gesa dalam melangkah.

Oleh karena itu, filosofi catur sangat relevan dengan kehidupan, terlebih menjelang Ramadhan yang menjadi momentum memperkuat pengendalian diri. Dalam catur, setiap langkah harus diperhitungkan dengan matang.

“Kalau salah langkah bisa gugur, bisa kalah. Artinya, kita harus hati-hati dan penuh perhitungan dalam mengambil keputusan,” katanya.

Wagub Dimyati menyinggung filosofi regenerasi dalam permainan catur. Bidak pion yang terlihat kecil pun memiliki peluang menjadi menteri atau perwira jika mampu melangkah sampai ke ujung papan.

“Itu pesan penting bagi generasi muda. Jangan merasa kecil. Dengan kesabaran dan strategi yang tepat, semua bisa naik tingkat,” ujarnya.

Wagub pun mengapresiasi kegiatan silaturahmi yang dikemas dengan turnamen catur sebagai ajang pembinaan atlet. Kegiatan tersebut menjadi contoh ngabuburit produktif yang memadukan olahraga dan nilai spiritual.

Sementara itu, Ketua Percasi Pandeglang Emus Mustaghfirin mengatakan kegiatan ini diikuti 50 atlet dengan sistem pertandingan Swiss. Para pemenang peringkat 1 hingga 20 mendapatkan uang pembinaan.

“Kegiatan ini rutin, kami gelar setiap menjelang Ramadhan. Selain silaturahmi, juga untuk menjaga semangat kompetisi atlet,” ujarnya.

Pandeglang saat ini memiliki potensi besar di cabang olahraga catur. Salah satunya dengan hadirnya Grand Master asal Pandeglang yakni Muhammad Reza, yang turut memeriahkan kegiatan melalui pertandingan simultan melawan 13 pecatur secara bersamaan.

“Ini kebanggaan bagi kami. Kehadiran beliau memberi motivasi dan kesempatan atlet menyerap ilmu langsung,” kata Emus.

Para atlet catur di Pandeglang mulai menunjukkan prestasi pada tingkat nasional. Pada turnamen terbuka di Jakarta beberapa waktu lalu, salah satu atlet berhasil menembus 20 besar.

"Percasi Pandeglang optimistis mampu melahirkan lebih banyak pecatur berprestasi," ujarnya
Share:

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

 


JAKARTA  KONTAK BANTEN - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).

“Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menag, dalam konferensi pers usai Sidang Isbat.

Menag menerangkan, penetapan itu mengacu pada hasil hisab dan rukyat yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) dan ormas-ormas Islam, serta dikonfirmasi oleh petugas pengamat di 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia.

 

Berdasarkan paparan Tim Hisab Rukyat, ketinggian hilal (bulan) di seluruh wilayah NKRI masih berada di bawah ufuk, dengan rentang antara -2° 24‘ 43“ (-2,41°) hingga -0° 55‘ 41“ (-0,93°). Sementara itu, sudut elongasi berada pada kisaran 0° 56‘ 23“ (0,94°) hingga 1° 53‘ 36“ (1,89°).

 Artinya, secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI belum memenuhi kriteria Visibilitas Hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°.

 "Dengan demikian, bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat (dapat dilihat), tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat. Sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS," jelas Menag.

 Hasil hisab tersebut kemudian terkonfirmasi oleh laporan para perukyat yang diturunkan Kemenag. Tahun ini, rukyat dilaksanakan di 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

 “Tidak ada laporan hilal terlihat dari seluruh titik pengamatan. Bahkan di negara-negara Islam lainnya, belum ada yang memenuhi kriteria imkan rukyat, dan kalender Hijriah Global versi Turki pun tidak memulai Ramadan esok hari,” ujar Menag.

 “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” terang Menag.

 Dia berharap, keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa secara bersama-sama. 

 "Apabila terdapat sebagian umat Islam yang memiliki keyakinan berbeda dalam penetapan awal Ramadan, kami mengimbau agar perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai kekayaan dan mozaik indah bangsa Indonesia. Kita sudah berpengalaman hidup dalam perbedaan, tetapi tetap kokoh dalam persatuan," tuturnya.

Share:

Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily Tekankan Pentingnya Ketahanan Daerah

Gubernur Lemhanas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily memberikan orasi pada kegiatan wisuda di UNIGA Garut Jabar.
GARUT KONTAK BANTEN Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya ketahanan daerah sebagai fondasi ketahanan nasional saat menghadiri Wisuda Universitas Garut (UNIGA) Angkatan ke-XLIII Gelombang I Tahun Akademik 2025–2026 di Kampus Universitas Garut, Jalan Raya Samarang, Tarogong Kaler, Sabtu (14/02/2026).

Dalam kesempatan tersebut, TB Ace Hasan Syadzily mendorong para lulusan untuk mengambil peran strategis di tengah tantangan global, dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat sektor pendidikan, ekonomi, serta pengelolaan potensi daerah.

“Kita tentu berharap apa yang telah mereka dapatkan dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi terhadap dunia pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta mengoptimalkan kekayaan alam daerah, mengingat Garut memiliki potensi mulai dari pertanian, kelautan, hingga peternakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan ideologi kebangsaan dan karakter menjadi faktor penting agar lulusan mampu bersaing secara global sekaligus menjaga ketahanan daerah. Lemhannas RI juga membuka peluang kerja sama dengan Universitas Garut, termasuk pendidikan kepemimpinan dan kajian strategis yang dapat menjadi masukan kebijakan nasional.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dalam sambutannya menilai Pendidikan Bela Negara memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, terutama dalam menumbuhkan keberanian, disiplin, dan ketangguhan menghadapi tantangan.

Sementara itu, Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani melaporkan sebanyak 1.160 wisudawan mengikuti Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII Gelombang I, yang berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Program Pascasarjana hingga Fakultas Ekonomi dengan jumlah lulusan terbanyak.

Kehadiran Gubernur Lemhannas RI bersama jajaran pejabat daerah dan unsur Forkopimda Garut menegaskan perhatian terhadap peran perguruan tinggi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari pembangunan nasional

Share:

Kemenhub dan Pemprov Banten Matangkan Persiapan Arus Mudik 2026

 

Menhub Dudy Purwaghandi (kanan) dan Gubernur Banten Andra Soni memimpin Rakor persiaoan mudik 2026. (Istimewa)

BANTEN KONTAK BANTEN  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan kabupaten/kota mulai mematangkan persiapan arus mudik lebaran 2026.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Senin (16/2/2026).

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen arus mudik di wilayah Banten.

​Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Rakor tersebut merupakan langkah awal untuk menyelaraskan persepsi dan tindakan antarpemangku kepentingan (stakeholders).

“Kunjungan kerja Pak Menteri Perhubungan hari ini fokus pada penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2026. Seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam rapat ini sebagai langkah awal koordinasi yang akan terus kami intensifkan ke depannya,” kata Andra.

​Dalam kesempatan yang sama, Menhub, Dudy Purwagandhi menekankan, Provinsi Banten memegang peranan krusial dalam peta mudik nasional, khususnya pada sektor penyeberangan.

Berbeda dengan arus mudik ke arah timur yang titik tujuannya terpecah ke berbagai kota, arus mudik ke arah barat dari wilayah Jabodetabek akan terkonsentrasi di ujung barat Pulau Jawa untuk menyeberang ke Sumatra.

​“Melalui rakor ini, kami berharap penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menilai penyelenggaraan tahun 2025 berhasil dengan baik, dan kami menargetkan pengelolaan tahun 2026 ini harus jauh lebih optimal,” ujar Dudy.

Sebagai langkah mitigasi kemacetan, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan skema optimalisasi empat pelabuhan di wilayah Banten Pelabuhan Pelindo Ciwandan Difokuskan untuk angkutan kendaraan roda dua dan truk kecil.

Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera Disiapkan sebagai jalur alternatif dengan tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung. Pelabuhan Penyeberangan Merak Diperuntukkan khusus bagi kendaraan pribadi dan bus. Pelabuhan Bakau Bandar Jaya (BBJ) Bojonegara Melayani kendaraan truk besar.“Penyediaan empat pelabuhan ini adalah bentuk optimalisasi untuk memecah kepadatan. Dalam kondisi normal, hanya Pelabuhan Merak yang beroperasi secara penuh untuk penyeberangan utama. Pengaturan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Banten,” tambah Dudy.

Terkait infrastruktur darat, Menhub mengungkapkan, Kementerian Pekerjaan Umum tengah melakukan perbaikan pada sejumlah jalan arteri. Perbaikan jalan tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada H-10 Lebaran agar kondisi jalan sudah mulus saat dilalui pemudik.

Menhub juga mengapresiasi koordinasi dengan Polda Banten dan Polres Cilegon dalam mengatur alur kendaraan selama masa perbaikan.

​Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 143.915.953 orang akan melakukan perjalanan pada musim Lebaran 2026. Angka ini mendekati data riil pergerakan pada Lebaran 2025 yang mencapai 154.623.632 orang berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD).

​Khusus untuk wilayah keluar Jakarta, diprediksi terdapat 3,67 juta kendaraan atau naik 14 persen dari kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,96 juta kendaraan diperkirakan akan melintasi Gerbang Tol Cikupa menuju arah barat (Merak).

​Pemerintah juga telah menetapkan masa operasional Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, yang dimulai pada 13 Maret 2026 (H-8) hingga 30 Maret 2026 (H+9).

Share:

Pemkab Serang Imbau Warga Tak ‘Borong’ Sembako Jelang Ramadan

 

Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas memberikan keterangan.

KAB. SERANG  KONTAK BANTEN  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta masyarakat tidak memborong komoditas pokok khususnya menjelang dan saat Ramadan. Hal itu guna menjaga stabilitas harga di lapangan.

Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas memastikan, stok pangan masih aman. Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menko Pangan di Jakarta.

Untuk menjaga stabilitas harga, Najib juga mengimbau masyarakat tidak memborong sembako.

“Stok pangan masih aman yah jelang Ramadan. Tapi kami mengimbau konsumen nggak borong komoditas pokok. Kalau itu terjadi maka akan terjadi kenaikan harga,” kata Najib, Selasa (17/2/2026).

Di sisi lain, lanjut Najib, Pemkab Serang melalui Dinas UMKM dan Dinas Perdagangan akan telah menggelar Pasar Murah. Kegiatan itu digelar untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Ramadan.

“Pasar Murah udah kita gelar yah. Dan saat Ramadan juga kita akan menggelar Bazar Ramadan di 16 Pasar yang ada di Kabupaten Serang,” kata Najib.

Selain itu, Najib juga memastikan pemerintah akan membantuk satgas untuk memantau fluktuasi harga sebelum dan pada saat Ramadan.

“Satgas ini akan berkeliling ke setiap pasar, berkoordinasi dengan kecamatan untuk mitigasi ada kenaikan harga,” ujarnya.

Najib menegaskan, Pemerintah memberikan peringatan bagi pedagang untuk tidak menimbun barang. Jika hal itu terjadi, maka pemerintah tak segan memberikan sanksi.

“Jangan sampai ada yang menimbun barang, kalau ketahuan pasti akan kita sanksi. Kalau masih bandel kt serahkan ke APH (aparat penegak hukum, red),” ujarnya
Share:

Prabowo ke Washington: Negosiasi Ekonomi dan Diplomasi Total untuk Gaza

Presiden AS Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
 PRESIDEN Prabowo di Dampingi Menteri Bahlil dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Bertolak ke Washington DC di Tengah Transforma
si tatanan global saat ini yang tengah menempuh jalur yang sangat tidak konvensional seiring dengan persiapan Rapat Perdana Board of Peace (BoP) yang dijadwalkan berlangsung di Washington DC pada 19 Februari 2026.  Inisiatif yang diarsiteki oleh Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, muncul sebagai respons radikal terhadap apa yang dianggap sebagai kegagalan sistemik diplomasi tradisional dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di Jalur Gaza. Namun, di balik janji efisiensi dan stabilitas, kehadiran BoP membawa gelombang kecemasan yang mendalam mengenai masa depan multilateralisme dan prinsip kedaulatan negara. 

Bagi Indonesia, keterlibatan aktif dalam struktur ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menandai ambisi strategis untuk menempatkan Jakarta di episentrum penyelesaian krisis global, meskipun langkah tersebut memicu perdebatan sengit mengenai biaya finansial, risiko keamanan pasukan, dan potensi pengikisan prinsip politik luar negeri bebas-aktif.Board of Peace secara formal didirikan melalui penandatanganan Piagam di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada 22 Januari 2026. Meskipun landasan hukum awalnya merujuk pada Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803/2025 yang memberikan mandat transisional untuk rekonstruksi Gaza, BoP dalam perkembangannya telah bermutasi menjadi sebuah entitas yang jauh lebih luas dan independen dari sistem multilateral konvensional. 

Analisis terhadap piagamnya menunjukkan bahwa lembaga ini mengadopsi model korporasi yang sangat terpusat, di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan Ketua (Chairman), yang dijabat secara absolut oleh Donald
J. Trump. Anatomi dan tata Kelola BoP ini bergeser ke model korporasi global.

Struktur BoP dirancang untuk bekerja dengan agilitas tinggi, memintas kebuntuan birokrasi yang sering menghambat misi perdamaian PBB, namun efisiensi ini dibayar dengan hilangnya mekanisme pemeriksaan dan keseimbangan (checks and balances). 

Berdasarkan Piagam BoP, Ketua memiliki kewenangan tunggal untuk mengundang anggota, memveto keputusan dewan, dan memegang kontrol atas seluruh entitas, termasuk National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). 

Partisipasi negara anggota bersifat mutlak ("all-or-nothing"), di mana piagam melarang adanya reservasi atau pengecualian terhadap pasal-pasal tertentu, memaksa negara anggota untuk tunduk sepenuhnya pada visi Ketua. Model tata kelola ini menciptakan apa yang oleh beberapa pengamat hukum internasional disebut sebagai "pengadilan kekaisaran" (imperial court) daripada organisasi internasional yang demokratis. 

Status Trump sebagai Ketua bukan melekat pada jabatannya sebagai Presiden AS, melainkan posisi personal yang tetap berlaku meskipun ia tidak lagi menjabat sebagai presiden, kecuali ia mengundurkan diri secara sukarela. 

Hal ini menciptakan preseden di mana seorang individu dapat mengendalikan sumber daya internasional dan mandat keamanan di luar kerangka akuntabilitas publik nasional maupun internasional.

Personalisasi Diplomasi Global dan Dominasi Tangan Donald Trump

Publik global menaruh perhatian besar pada ambisi Trump untuk mendefinisikan ulang arsitektur keamanan pasca Perang Dunia II sesuai dengan visinya sendiri, yang sering kali bersifat "America First" namun dikemas dalam narasi perdamaian global. 

Dominasi ini memicu kekhawatiran bahwa BoP akan menjadi instrumen untuk mempersonalisasi diplomasi global, di mana perdamaian diperlakukan sebagai komoditas transaksional. 

Para kritikus, terutama dari kalangan diplomat Eropa, menuduh Trump menggunakan BoP untuk meminggirkan PBB dan menciptakan tatanan dunia baru yang hanya berpihak pada sekutu dekat Washington.

Kekhawatiran ini diperkuat oleh pengambilalihan fasilitas United States Institute of Peace (USIP) di Washington, yang kini secara sepihak dinamakan Donald J. Trump U.S. Institute of Peace. 

Langkah ini dilakukan melalui serangkaian tindakan eksekutif yang memecat hampir seluruh staf ahli dan pimpinan lembaga tersebut untuk digantikan oleh loyalis Trump. 

Meskipun tindakan ini sedang dalam proses litigasi di pengadilan federal, administrasi Trump tetap meluncurkan logo BoP yang menggunakan citra bangunan USIP, menandakan niat untuk menjadikan fasilitas tersebut sebagai markas permanen BoP.

Transformasi USIP menjadi instrumen pribadi Trump menunjukkan pergeseran dari lembaga riset perdamaian independen menjadi pusat operasional bagi kebijakan luar negeri yang transaksional. 

Simbolisme ini sangat kuat, lokasi rapat perdana pada 19 Februari 2026 sengaja dipilih di bangunan tersebut untuk memvalidasi kendali Trump atas narasi perdamaian Amerika dan global. 

Bagi banyak sekutu tradisional AS di Eropa, seperti Perancis dan Jerman, langkah-langkah ini dianggap sebagai pengabaian terhadap sistem berbasis aturan (rule-based order) dan transisi menuju "kekuasaan melalui hukum" (rule by law) daripada supremasi hukum.

Strategi "New Gaza": Visi Ekonomi dan Transformasi Fisik Wilayah

Target jangka pendek dari Board of Peace adalah implementasi fase kedua dari rencana perdamaian Gaza, yang mencakup demiliterisasi total Hamas dan transisi kekuasaan kepada NCAG. 

Namun, inti dari rencana ini adalah "Master Plan" yang dipresentasikan oleh Jared Kushner di Davos, yang membayangkan Gaza sebagai "Riviera Timur Tengah". 

Visi ini mentransformasi wilayah yang hancur akibat perang menjadi hub ekonomi pasar bebas yang berfokus pada pariwisata mewah, teknologi, dan industri canggih. 

Sementara disisi lain pemerintah Indonesia melalui Kementerian luar negeri telah menyampaikan sikapnya bahwa Indonesia tidak akan terlibat dalam demiliterisasi gaza dan misi tempur. 

Mandat Indonesia bersifat kemanusiaan, dengan focus pada perlindungan warga sipil, bantuan kemanusiaan dan Kesehatan, rekonstruksi, serta pelatihan dan penguatan kapasitas polisi palestina

Meskipun rencana yang disampaikan Jared Kushner ini menjanjikan kemakmuran ekonomi dengan proyeksi PDB mencapai 10 miliar dolar AS pada 2035, terdapat kritik tajam mengenai hilangnya ruang hidup tradisional rakyat Palestina.

Rencana Kushner secara eksplisit menyebutkan penghapusan kota-kota di Gaza Utara seperti Beit Lahia dan Jabalia untuk digantikan dengan zona industri dan pertanian. 

Selain itu, perumahan yang direncanakan memiliki kepadatan yang lebih tinggi dengan ruang terbuka yang lebih sempit dibandingkan sebelum perang, memicu tuduhan adanya "gentrifikasi konflik" yang memarjinalkan penduduk asli demi kepentingan investor.

Proyeksi pembangunan fisik ini juga mencakup pembangunan 170 hingga 180 menara mewah di sepanjang pantai Mediterania, yang digambarkan dalam citra yang dihasilkan AI sebagai kompleks resor yang menyerupai Dubai atau Singapura. 

Namun, rencana tersebut tidak menjelaskan bagaimana kepemilikan tanah warga Palestina akan diakomodasi atau apakah mereka yang kehilangan rumah akan memiliki akses ke properti baru yang mahal tersebut. 

Ketidakhadiran perwakilan Palestina dalam perancangan master plan ini memperkuat persepsi bahwa Gaza sedang diperlakukan sebagai real estat kosong yang siap dikembangkan oleh kepentingan luar. 

Hal ini harus menjadi perhatian dan konsens Presiden Prabowo, bahwa dalam rapat perdana Board of Peace, Indonesia harus mengusulkan, mendorong dan memastikan Palestina menjadi anggota Board of Peace dengan hak yang sama dengan negara anggota lainnya. Palestina penting dilibatkan menjadi anggota Board of Peace karena beberapa alasan, Pertama Adalah soal Keadilan dan Kesetaraan. 

Palestina memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam proses perdamaian dan pengambilan keputusan yang mempengaruhi nasib mereka. 

Kedua tentang Pengakuan Internasional, Keanggotaan Palestina di Board of Peace akan menjadi pengakuan internasional atas hak-hak mereka dan memperkuat posisi mereka dalam negosiasi dengan Israel. 

Ketiga Adalah soal Pengaruh dalam Proses Perdamaian, Sebagai anggota Board of Peace, Palestina akan memiliki suara dan pengaruh dalam proses perdamaian, sehingga dapat memastikan bahwa kepentingan mereka diwakili dan dilindungi. 

Keempat Meningkatkan Legitimasi, Keanggotaan Palestina di Board of Peace akan meningkatkan legitimasi proses perdamaian dan memperkuat dukungan internasional untuk solusi dua negara. 

Kelima Adalah Mendorong Dialog dan Kerjasama, Keanggotaan Palestina di Board of Peace dapat mendorong dialog dan kerjasama antara Palestina dengan masyarakat internasional. 

Perlu diingat bahwa keanggotaan Palestina di Board of Peace harus didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia.
Dinamika Poros Teluk: Dampak Rivalitas Arab Saudi dan UEA terhadap BoP

Masa depan Board of Peace sangat dipengaruhi oleh stabilitas aliansi antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), yang saat ini berada pada titik terendah akibat persaingan pengaruh di berbagai teater konflik regional. 

Rivalitas ini menciptakan tantangan bagi Trump dalam menjaga kohesi BoP, mengingat kedua negara adalah donor potensial utama yang diharapkan menanggung sebagian besar biaya rekonstruksi Gaza yang diperkirakan mencapai 25 miliar dolar AS hingga 50 miliar dolar AS.

Ketegangan militer telah pecah di wilayah Hadramawt dan Al-Mahra, Yaman, di mana pasukan dukungan Saudi melalui Presidential Leadership Council (PLC) baru-baru ini menggeser milisi dukungan UEA dari Southern Transitional Council (STC). 

Konflik ini memuncak pada Januari 2026 dengan pembubaran STC dan pengusiran pengaruh formal UEA dari wilayah perbatasan Saudi, sebuah langkah yang dianggap oleh Riyadh sebagai perlindungan terhadap integritas teritorial dan keamanan maritimnya. 

Persaingan serupa terjadi di Sudan, di mana Saudi mendukung Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) sementara UEA dituduh memasok senjata kepada milisi Rapid Support Forces (RSF), menciptakan fragmentasi kekuasaan yang memperburuk krisis kemanusiaan.

Dalam konteks Board of Peace, UEA tampil lebih proaktif dengan mendukung inisiatif Trump dan merancang rencana pembangunan kompleks perumahan di wilayah yang masih diduduki militer Israel.

Sebaliknya, Arab Saudi bersikap lebih berhati-hati, menuntut agar kontribusi finansialnya dilindungi dari ketidakpastian politik AS dan memastikan bahwa proses perdamaian tidak hanya menjadi kedok bagi pengusiran etnis.

Perbedaan ini membuat Washington harus memainkan peran sebagai wasit di antara dua mitra terpentingnya di Teluk, yang kegagalannya dapat mengancam aliran dana yang dibutuhkan untuk mewujudkan "New Gaza".
Agenda Rapat Perdana di Washington: Langkah Menuju Operasionalisasi

Rapat perdana pada 19 Februari 2026 di Washington dirancang untuk mengamankan dua pilar utama bagi keberlangsungan BoP yaitu pendanaan massal dan kesiapan pasukan lapangan. 

Pertemuan ini akan dihadiri oleh setidaknya 21 kepala negara dan anggota Executive Board untuk membahas finalisasi aturan pelibatan bagi International Stabilization Force (ISF).

Agenda utama yang akan dibahas meliputi:

1. Dana Rekonstruksi: Trump diperkirakan akan mengumumkan komitmen miliaran dolar dari negara-negara anggota untuk membiayai tahap awal pembangunan "New Rafah", dengan penekanan pada investasi swasta sebagai penggerak utama.

2. Operasionalisasi ISF: Penetapan komando terpusat bagi pasukan internasional yang akan ditempatkan di Gaza untuk menggantikan IDF di zona-zona tertentu dan melatih kepolisian Palestina yang baru.

3. Finalisasi Mandat NCAG: Memberikan wewenang administratif penuh kepada komite technokrat Palestina untuk mengelola urusan sipil harian, meskipun komite ini saat ini masih mengalami hambatan operasional untuk masuk ke wilayah Gaza.

4. Penandatanganan Kesepakatan Bilateral: Termasuk penandatanganan Agreement of Reciprocal Tariff (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat yang telah lama dinegosiasikan, yang akan menurunkan hambatan perdagangan secara signifikan bagi kedua negara.

Rapat ini juga menjadi ajang bagi Trump untuk menunjukkan bahwa BoP memiliki legitimasi internasional yang luas, meskipun sebagian besar negara Uni Eropa dan sekutu Barat lainnya tetap absen atau hanya mengirimkan perwakilan tingkat rendah. 

Lokasi pertemuan di USIP yang baru diganti namanya juga akan menjadi pernyataan simbolis tentang berakhirnya era institusi perdamaian tradisional yang didanai pemerintah demi model organisasi internasional yang digerakkan oleh kepemimpinan personal dan modal swasta.

Posisi Indonesia: Antara Ambisi Kepemimpinan dan Dilema Konstitusional

Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace merupakan salah satu keputusan paling berisiko dalam kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Dengan berkomitmen mengirimkan hingga 8.000 pasukan TNI dan iuran sebesar 1 miliar dolar AS, Prabowo berusaha memastikan bahwa suara negara Muslim terbesar di dunia memiliki bobot dalam menentukan masa depan Palestina. 

Langkah ini dilihat sebagai upaya untuk mencegah dominasi sepihak Israel dan AS dalam mengelola pasca-konflik Gaza.

Namun, di dalam negeri, keputusan ini memicu resistensi luas. Organisasi seperti MUI, Muhammadiyah, YLBHI, KontraS, dan Imparsial menilai keanggotaan dalam BoP melanggar Pembukaan UUD 1945 karena memberikan legitimasi kepada lembaga yang dikendalikan secara personal oleh Trump dan mengabaikan representasi politik rakyat Palestina sendiri. 

Munculnya petisi dari 9.000 cendekiawan Muslim menunjukkan adanya jurang pemisah antara ambisi diplomatik pemerintah dan sentimen akar rumput yang melihat BoP sebagai instrumen neo- kolonialisme.

Menteri Pertahanan dan Panglima TNI telah mulai melakukan skrining terhadap pasukan yang akan dikirim, dengan fokus pada pengalaman operasi kemanusiaan dan kemampuan konstruksi guna mendukung pembangunan kembali infrastruktur dasar di Gaza.

Meskipun demikian, kekhawatiran mengenai siapa yang akan menanggung biaya operasional pasukan di lapangan tetap menjadi pertanyaan besar di DPR, mengingat PBB biasanya memberikan kompensasi bagi pasukan perdamaian, sementara BoP menuntut kontribusi mandiri dari negara pengirim.

Persoalan Iuran 17 Triliun: Efek APBN dan Transparansi

Komitmen finansial sebesar Rp16,7 hingga Rp17 triliun merupakan beban yang sangat signifikan bagi anggaran negara Indonesia. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengindikasikan bahwa dana ini akan bersumber dari APBN, dengan kemungkinan besar diambil dari alokasi anggaran Kementerian Pertahanan, yang berarti pengurangan sekitar 9 persen dari total belanja pertahanan nasional. 

Kritik dari masyarakat sipil menyoroti bahwa uang tersebut seharusnya digunakan untuk sektor-sektor mendesak seperti rehabilitasi bencana di Sumatera Utara dan penguatan jaringan pengaman sosial.

Sebagai mitigasi terhadap tekanan publik, Presiden Prabowo telah memberikan klarifikasi bahwa pembayaran 1 miliar dolar AS tersebut bukan merupakan "biaya masuk" wajib, melainkan komitmen untuk dana rekonstruksi yang bersifat sukarela. 

Namun, Piagam BoP secara jelas menyatakan bahwa status keanggotaan permanen bergantung pada kontribusi tersebut, menciptakan ketidakpastian mengenai posisi Indonesia jika pembayaran tidak dilakukan sesuai jadwal.

Pemerintah juga sedang menjajaki skema pembiayaan alternatif melalui keterlibatan sektor swasta dan badan usaha milik negara (BUMN), meskipun transparansi mengenai bagaimana dana ini akan dikelola oleh entitas yang dipimpin Trump tetap menjadi titik lemah dalam narasi pemerintah.

Navigasi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Board of Peace merupakan eksperimen geopolitik yang berani sekaligus berbahaya, menandai pergeseran dari multilateralisme inklusif menuju tatanan transaksional yang dipimpin oleh figur kuat.

Bagi dunia, ini adalah pengujian apakah perdamaian dapat "dibeli" melalui pembangunan ekonomi yang agresif namun mengabaikan proses politik yang inklusif. 

Bagi Indonesia, keanggotaan dalam BoP adalah pedang bermata dua yang menuntut keseimbangan antara realisme ekonomi dan idealisme konstitusional.

Rapat perdana di Washington akan menjadi indikator kunci apakah BoP akan berfungsi sebagai fasilitator akselerasi kemerdekaan Palestina yang berdaulat atau sekadar menjadi administrator dari sebuah wilayah yang diduduki secara ekonomi. 

Presiden Prabowo Subianto memikul tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa kontribusi Rp17 triliun dan ribuan pasukan TNI tidak hanya berakhir sebagai penyokong agenda pribadi Donald Trump, melainkan benar-benar memberikan kontribusi bagi terciptanya perdamaian yang adil sesuai dengan amanat konstitusi Republik Indonesia. 

Keberhasilan Indonesia dalam menuntut peran aktif teknokrat Palestina dan menolak penghapusan identitas wilayah melalui narasi pembangunan akan menentukan apakah keterlibatan ini adalah jalan menuju harapan baru atau awal dari ketergantungan geopolitik yang lebih dalam. 

Jika Board of Peace tidak efektif dalam mempercepat kemerdekaan Palestina, Presiden Prabowo Subianto memiliki beberapa opsi strategis. Pertama, Indonesia dapat menarik diri dari Board of Peace jika arah institusi tersebut menyimpang dari prinsip kemerdekaan Palestina atau tidak sejalan dengan solusi dua negara. Ini adalah langkah politik yang strategis untuk menunjukkan komitmen Indonesia terhadap perjuangan Palestina. 


Kedua, Presiden Prabowo dapat memperkuat kerja sama dengan negara-negara Islam dan Timur Presiden untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi dan kerja sama internasional. Ini dapat mencakup upaya meningkatkan kesadaran internasional tentang isu Palestina dan mencari dukungan dari negara- negara lain.

Ketiga, Indonesia dapat meningkatkan kontribusinya dalam misi perdamaian dan kemanusiaan di Palestina, seperti pengiriman pasukan perdamaian atau bantuan kemanusiaan, sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia. 

Keempat, Presiden Prabowo dapat menggunakan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara Islam dan meningkatkan dukungan internasional untuk perjuangan Palestina. 

Dengan demikian, Presiden Prabowo memiliki berbagai opsi strategis untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina jika Board of Peace tidak efektif.

Penutup

Keberangkatan Presiden Prabowo Subianto ke Washington DC merupakan momen yang sarat simbol dan kalkulasi politik yang kompleks.

Dalam lawatan ini, Prabowo membawa dua agenda besar yang tampak berjalan paralel namun sesungguhnya saling terkait, menandatangani kesepakatan dagang dengan Presiden Donald Trump dan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) yang juga diprakarsai oleh Trump.

Pertanyaan besar yang mengemuka di publik bukan hanya tentang apa yang akan dijual Prabowo, tetapi juga apakah ia pulang membawa hasil konkret atau sekadar legitimasi politik di panggung global.

Dari sisi ekonomi, apa yang "dijual" Prabowo cukup jelas. Pemerintah Indonesia, melalui rapat terbatas di Hambalang sehari sebelum keberangkatan, telah mematok target yang sangat konkret yaitu menandatangani Reciprocal Trade Agreement (ART) atau perjanjian dagang timbal balik dengan AS. Ini adalah buah dari negosiasi yang telah berlangsung sejak 2025.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan telah menyebutkan adanya penurunan tarif ekspor Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen. Ini bukan sekadar seremoni. 

Prabowo menegaskan bahwa setiap posisi tawar yang diambil harus mampu meningkatkan produktivitas industri dalam negeri dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. 

Jadi, secara pragmatis, yang "dijual" Prabowo di Washington adalah stabilitas ekonomi dan pasar Indonesia, dengan imbalan berupa akses pasar yang lebih luas dan investasi yang diharapkan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
Misi ini jelas bukan panggung politik semata, melainkan kebutuhan riil untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Pertanyaan kritis muncul pada agenda kedua, Rencana Menghadiri Rapat Perdana Board of Peace. Apakah kehadiran Prabowo di dewan yang dipimpin Trump ini adalah sebuah misi perdamaian yang tulus, atau hanya langkah untuk mendapatkan legitimasi politik di mata internasional? Opini publik awalnyaa sangat skeptis. 

Banyak pengamat dan organisasi Islam di Indonesia menolak keterlibatan  Indonesia  dalam  BoP.  Mereka  memandang  inisiatif  ini  sebagai bentuk "neokolonialisme" versi baru, di mana negara-negara kaya "membeli" kursi di dewan perdamaian dengan mahar 1 miliar dolar AS untuk menjadi anggota tetap, mirip dengan "Dewan Keamanan versi bayaran".

Ketiadaan perwakilan Palestina di dewan ini juga memicu kecurigaan bahwa BoP lebih condong untuk mengakomodasi kepentingan Israel dan AS, bukan untuk kemerdekaan penuh Palestina.

Namun, narasi yang coba dibangun Prabowo berbeda. Ia tidak datang sebagai "pembeli" kursi, melainkan sebagai "suara moral" dari negara Muslim terbesar di dunia. 

Pemerintah menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia bersifat non-permanen dan dapat keluar kapan saja . Lebih dari itu, Prabowo tidak hanya akan hadir sebagai peserta pasif. Ia berencana untuk secara vokal memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan pemulihan Gaza dalam forum tersebut.

Di sinilah letak "drama" diplomasinya. Prabowo seolah mencoba menjinakkan "macan" (dalam hal ini, inisiatif Trump yang kontroversial) dari dalam. Dengan bergabung, ia memiliki akses untuk memengaruhi diskusi tentang tata kelola Gaza pasca-konflik, yang tidak akan ia dapatkan jika berada di luar dan hanya mengkritik. 

Ini adalah realpolitik, terkadang, untuk menyuarakan perdamaian, Anda harus duduk satu meja dengan musuh dan mereka yang Anda curigai.

Apa yang Akan Dibawa Pulang Prabowo?

Lalu, apa yang akan dibawa pulang Prabowo ke Indonesia? Jika semuanya berjalan sesuai rencana, setidaknya ada tiga "buah" yang bisa dipetik:

1. Kesepakatan Dagang yang Konkret: Ini adalah "low-hanging fruit" atau buah yang paling mudah dipetik. Penandatanganan ART akan menjadi pencapaian nyata yang bisa segera dikomunikasikan ke publik sebagai bukti keberhasilan diplomasi ekonomi. Ini akan meredam kritik bahwa kunjungan ini hanya buang-buang waktu dan anggaran.

2. Peran Global yang Lebih Berat: Komitmen untuk mengirimkan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza sebagai bagian dari pasukan stabilisasi internasional adalah langkah besar. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya bicara, tetapi siap bertindak. Jika terwujud, ini akan menjadi kontribusi perdamaian paling signifikan sejak misi Garuda di Timur Tengah. Ini adalah "pulang" membawa tanggung jawab, sekaligus prestise.

2. Legitimasi di Mata Domestik: Ini adalah target yang paling halus, namun paling krusial. Prabowo perlu membuktikan kepada publik Indonesia, khususnya kelompok Muslim, bahwa langkahnya bergabung dengan BoP tidak mengkhianati perjuangan Palestina. Beberapa organisasi Islam besar mulai melunakkan kritik mereka setelah berdialog dengan pemerintah, bergeser dari fokus pada kemerdekaan ke isu keamanan dan kemanusiaan yang lebih luas di Gaza.

Jika Prabowo berhasil menunjukkan bahwa suaranya didengar di Washington, maka ia akan pulang dengan membawa legitimasi politik yang kuat bahwa kebijakan luar negerinya dihormati.
Jadi, apakah ini hanya panggung politik? Tidak sepenuhnya.

Panggung itu ada, tetapi di atas panggung itulah transaksi dan negosiasi sesungguhnya terjadi. Prabowo pergi ke AS untuk "menjual" citra Indonesia sebagai mitra strategis yang stabil dan negara Muslim yang moderat. 

Sebagai imbalannya, ia ingin membawa pulang kontrak dagang untuk menggerakkan ekonomi dan pengaruh politik untuk ikut menentukan nasib Gaza dan Kemerdekaan Palestina.

Kunjungan ini adalah perjalanan di atas tali tipis. Di satu sisi, Prabowo harus memuaskan Trump sebagai tuan rumah dengan menunjukkan komitmen pada inisiatif BoP. Di sisi lain, ia harus pulang dengan kepala tegak, membuktikan bahwa ia tidak menggadaikan prinsip dukungan untuk Palestina demi keuntungan ekonomi jangka pendek. 

Jika ia berhasil menyeimbangkan keduanya, maka ini bukan sekadar kunjungan kenegaraan biasa, melainkan masterclass diplomasi di era geopolitik yang semakin transaksiona*Penulis merupakan Wakil Rektor Universitas Jakarta, Founder Youth Organization of Islamic Cooperation ( OIC Youth ), dan Ketua Umum DPP KNPI

Share:

Sekretariat DPRD Kabupaten Serang Mengucapkan

Sekretariat DPRD Kabupaten Serang Mengucapkan

Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

SEKRETARIAT DPRD KOTA CiIegon HPN 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA CiIegon HPN 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA SERANG HPN 2026 BANTEN

SEKRETARIAT DPRD KOTA SERANG HPN 2026 BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN HARI PERS 2026

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN HARI PERS 2026

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Support