PANTURA KONTAK BANTEN Kawasan Alas Roban, jalur pantura yang terkenal rawan kecelakaan dan bencana, kembali berduka.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Kamis 5 Maret 2026 diduga memicu longsor dan pohon tumbang, mengganggu arus lalu lintas dan mengancam keselamatan pengendara.
Unggahan akun Apip agill24 di media sosial langsung viral dengan keterangan pilu, "ya allah alas roban kembali berduka, semoga tidak ada korban jiwa."
Video yang diunggahnya memperlihatkan kondisi Alas Roban pasca kejadian, meski belum ada konfirmasi resmi mengenai detail peristiwa dan jumlah korban.
Akun 4biii bertanya untuk memastikan lokasi, "alas roban baru apa yang udah lewat alasroban baru itu bang yang mau ke kandemannya." Apip agill24 selaku pencipta konten membenarkan bahwa kejadian terjadi di Alas Roban.
Ketika ditanya apakah lokasi sudah terkondisikan, 4biii kembali bertanya, "sekarang udah terkondisikan belum bang akibat anginkencang ya." Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penanganan di lokasi.
Akun mat peci mengirimkan doa, "innalilahi wainnailaihi rojiun semoga Alloh SWT melindungi kita semua."
Sementara akun Apip agill24 mengonfirmasi penyebab kejadian, "iya angin sama hujan," menjawab pertanyaan warganet.
Di tengah duka, sejumlah warganet mengungkapkan rasa syukur karena selamat dari musibah. Akun Anna❤️ menulis, "ya Allah untung kmren suamiku udah lewat ????????," diikuti akun mutiarajelita01, "Alhamdulillah bisa lewat."
Akun AsLi'Sukabumi hanya menulis emoji tangis, "????????????????," sementara akun Mr. Zabrig memastikan lokasi, "daerah batang ya."
Kawasan Alas Roban di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memang dikenal sebagai salah satu titik rawan bencana dan kecelakaan di jalur pantura.
Kontur jalan yang menanjak, menikung, serta dikelilingi tebing dan pepohonan besar membuat kawasan ini sangat rentan terhadap longsor dan pohon tumbang saat hujan deras.
Kejadian hari ini menambah panjang daftar musibah di Alas Roban. Sebelumnya, kawasan ini juga sering menjadi langganan longsor, kecelakaan truk rem blong, hingga pohon tumbang yang memakan korban jiwa.
Masyarakat dan pengendara yang melintasi jalur Alas Roban diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca hujan deras, memantau informasi terkini dari pihak berwenang, menghindari berhenti di bawah tebing atau pohon besar, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama rem.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari BPBD Batang atau pihak kepolisian terkait jumlah korban dan kerusakan akibat bencana di Alas Roban.
Tim gabungan disebutkan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. ***

.gif)