Rabu, 15 Desember 2021

PAN Dukung Presidential Threshold 0 Persen

 


JAKARTA- Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga mengatakan, partainya mendukung agar presidential threshold (PT) atau ambang batas presiden diturunkan menjadi nol persen. PAN menyuarakan hal tersebut sejak pembahasan RUU pemilu direvisi.

"PAN setuju presidential threshold 0 persen. Bahkan sejak pembahasan RUU Pemilu (saat ini UU Nomor 7 tahun 2017), di mana saya ikut sebagai anggota Pansus RUU Pemilu, sikap PAN sudah jelas presidential threshold 0 persen," kata Viva lewat keterangannya, Rabu (15/12).

Menurutnya, PT 0 persen akan memunculkan tunas-tunas baru bagi kepemimpinan bangsa dan negara. Sebab, sudah tidak ada lagi pembatasan dalam pengusulan pasangan calon oleh partai politik atau gabungan partai politik.

"Menghilangkan kesan dan persepsi negatif kepada partai politik yang dianggap sebagai pembajak sistem demokrasi Pancasila dan menjadi akar kepemimpinan oligarkis sebagai virus bagi kesehatan demokrasi," ucapnya.

Viva yakin meski PT 0 persen diterapkan tidak seluruh partai politik akan mencalonkan kadernya di pilpres. Mengingat ada beberapa syarat yang harus dipenuhi misalnya tentang logistik, elektabilitas, struktur dan organisasi kampanye, dan lainnya.

Menurutnya, PT 0 persen menghilangkan bahaya potensi konflik akibat pasangan calon sedikit atau hanya dua paslon yang memasukkan nilai primordial ke dalam turbulensi politik dan dijadikan kayu bakar elektabilitas. Namun, jika paslon lebih dari tiga potensi konflik relatif rendah.

"Jika akan diterapkn di Pemilu 2024, maka UU nomor 7 tahun 2021 harus di revisi. Di tahun 2021 UU Nomor 7 tahun 2017 sudah dikeluarkan di program legislasi nasional (Prolegnas)," ujarnya.

Lebih lanjut, PAN mengapresiasi terhadap usulan dari masyarakat melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi meski MK pernah memutuskan bahwa soal presidential threshold adalah open legal policy.

Dia berkata, adanya gugatan ke MK adalah menjadi bukti bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia berjalan dalam koridor demokrasi konstitusional. Fungsi cabang-cabang kekuasaan dalam implementasi Trias Politica di Indonesia relatif berjalan dengan baik.

"Hal ini juga menandakan bahwa Indonesia adalah negara hukum (Rechtsstaat), bukan negara kekuasaan (machtsstaat). Hukum sebagai panglima dalam kehidupan kenegaraan, bukan politik ataupun ekonomi," pungkasnya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

IKLAN HUT BYANGKARA 2022 DPRD KOTA SERANG

IKLAN HUT BYANGKARA 2022 DPRD KOTA SERANG

Pemanasan Global 2022

Pemanasan Global 2022

Bergerak Bekerja Beramal dan Berdoa

Bergerak Bekerja Beramal dan Berdoa

iklan Idul Adha Kementrian Agama Provinsi Banten

iklan Idul Adha Kementrian Agama Provinsi Banten

Menikmati Hidup itu Bersyukur

Menikmati Hidup itu Bersyukur

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

iklan Ucapan Kementrian Dalam Negeri

iklan Ucapan Kementrian Dalam Negeri

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

TV KONTAK BANTEN

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

TV KONTAK BANTEN

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HARI KESETIAKAWANAN NASIONAL

HARI KESETIAKAWANAN NASIONAL

iklan Ucapan isra Miraj 2022

iklan Ucapan isra Miraj 2022

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

IKLAN UCAPAN HARI PERS 2022

IKLAN UCAPAN HARI PERS 2022

PROMOSI BERSAMA

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Koran Bahasa Ingeris

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support