Selasa, 19 Juli 2022

Membangun Fanatisme Dalam Dunia Massa

 


 

CUSTOMER is king. Setuju? Saya sajikan sebuah artikel saya tentang pentingnya membangun Komunitas Pembaca   Artikel ini saya sarikan dari buku “50 Business Essential Ways to Win the Competition” terbitan Prasetiya Mulya Publishing (2014).Fanatisme penggemar dengan mudah ditemukan di dunia olahraga atau musik. 

Ada puluhan juta Mancunian, sebutan untuk penggemar berat Manchester United, di seantero jagad. Kita mengenal Belieber, komunitas pencinta dan suporter Justin Bieber. Di Tanah Air kita masih bisa menemukan banyak penggemar fanatik kelompok band jadul seperti Koes Plus. Mereka dengan sukarela memposisikan diri sebagai pendukung setia apakah di dunia Pemberitaan sama 

Jawaban : Seharus Kita Paham Apakah yang di sebut media Massa Cetak maupun Online Para Pembaca atau Komunitas Pembaca Seharusnya Memiliki Loyalitas terhadap Media Yang Mereka Baca maka akan Terjalin Komunitas Pembaca yang fanatik dan Harus Merasa memiliki dan Saling Membantu dalam men Share berita tersebut ? 

Namun tidak mudah untuk menemukan fanatisme seperti ini di dunia bisnis. Fanatisme adalah bentuk ekstrem dari kesetiaan terhadap sebuah produk atau merek (brand loyalty). Jika perusahaan kita memiliki produk yang nilainya lebih baik dari kompetitor, kita belum memiliki pelanggan setia, tetapi pelanggan yang cerdas.

Pelanggan yang setia adalah mereka yang sadar, sangat mungkin ada yang lebih baik di luar sana tetapi mereka tidak peduli. Mirip dengan kesetiaan seorang suami pada istrinya, seorang karyawan pada perusahaannya, seorang pemuja pada bintang pujaannya, dan seorang penggemar pada sebuah klub olahraga. Semua didasari dengan cinta mendalam yang tak mudah luntur oleh perubahan zaman.

Apple Inc adalah contoh terbaik saat ini. Pelanggan fanatiknya sampai rela tidur di depan toko untuk memperoleh produk terbaru dari Apple. Apapun yang diciptakan Steve Jobs, mereka beli tanpa pikir panjang. Ketika Steve Jobs berpulang, mereka menangisinya seperti kehilangan seorang anggota keluarga atau kekasih.

Kesetiaan pelanggan terhadap merek, apalagi fanatisme, adalah impian para pelaku bisnis. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelanggan setia menjadi fondasi kokoh sebuah perusahaan. Ingat Pareto Principle atau “80-20 rule” dari Joseph Juran yang mengatakan bahwa 80% akibat datang dari 20% penyebab. Di dunia bisnis, 80% penjualan bisa jadi datang dari 20% pelanggan. Adalah tugas utama manajemen perusahaan untuk mengubah sebanyak mungkin dari pelanggan berdampak besar ini menjadi setia, bahkan fanatik.

Bagaimana cara menciptakan fanatisme pelanggan? Oliver (1999) berargumen, kesetiaan dan fanatisme berawal dari kepuasan pelanggan. Serpihan empiris menunjukkan, produk atau merek yang memiliki pelanggan setia adalah yang menawarkan rasa nikmat dan senang yang lebih besar (experiences of gratification) maupun kecocokan yang sempurna (experiences of perfect fit). Mayoritas penggemar Manchester United mengatakan, mereka menyukai klub ini karena permainannya yang indah dan menyerang.



Menurut Psychological Continuum Model dari Funk dan James (2001), ada 4 langkah menuju kondisi kesetiaan tingkat tinggi, yakni kesadaran (awareness), ketertarikan (attraction), ikatan emosional (attachment) serta komitmen, cinta dan kesetiaan (allegiance).

Kita pakai contoh Apple Inc. Kesadaran dan ketertarikan akan produk atau merek Apple muncul dari beberapa faktor seperti toko yang khusus menjual produk Apple. Di toko ini para calon pelanggan bisa melihat, mencoba dan bertanya tentang produk Apple. Apple juga menjual produknya di sekolah dan universitas di Amerika Serikat. Jika beberapa murid atau mahasiswa menggunakan produk Apple, mereka secara tidak langsung menjadi pramuniaga Apple yang memperkenalkan produk tersebut. Manajemen Apple dengan cerdik membocorkan beberapa informasi mengenai produk baru yang akan diluncurkan agar menjadi perbincangan hangat.

Ikatan emosional yang kuat terhadap Apple muncul saat konsumen mulai merasakan kenikmatan dari menggunakan produk Apple. Hasilnya adalah tingkat kepuasan konsumen yang tinggi. Tak heran karena Apple secara cermat mempertimbangkan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan. iPod dan iPad adalah contohnya. Produk Apple adalah hasil dari riset yang ekstensif dan desain yang kuat. Produk yang kuat dan mudah digunakan membuat pelanggan gembira dan membuat mereka membeli lagi produk Apple di masa mendatang.

Inovasi menjadi kunci utama keberhasilan Apple dalam membuat pelanggan menjadi fanatik. Perusahaan secara konsisten menawarkan portofolio produk yang inovatif untuk membuat pelanggan tidak akan melirik produk lain. Tanpa sadar mereka telah kecanduan produk Apple, memberikan komitmen, cinta dan kesetiaan kepada Apple.

Tidak banyak perusahaan yang seberuntung Apple. Namun, walau butuh usaha besar dan waktu lama, bukan hal mustahil untuk menciptakan fanatisme pelanggan. Yang diperlukan adalah kesadaran akan pentingnya membangun kesetiaan atau fanatisme pelanggan. Mayoritas perusahaan terjebak rutinitas dan program pemasaran lebih fokus untuk mencari pelanggan baru. Mereka lupa, pelanggan lama adalah raja yang harus selalu dimanjakan dengan cara dan produk baru yang inovatif.

Tanpa fanatisme, pelanggan akan mudah selingkuh dengan produk pesaing. Maka, perlakukan mereka seperti seorang suami, istri atau kekasih. Berikan yang terbaik buat mereka maka mereka akan membalas dengan cinta.


Lukas Setia Atmaja
Financial Expert Universitas Prasetiya Mulya
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Segenap Crew Mengucapkan HUT RI KE 77

Segenap Crew Mengucapkan HUT RI KE 77

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

Kanwil Departemen Agama Provinsi Banten 1 Muharam 1444 H

Kanwil Departemen Agama Provinsi Banten 1 Muharam 1444 H

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HUT ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HUT ADIYAKSA KE 62

Dinas Pendidikan Kota Serang

Dinas Pendidikan Kota Serang

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 2022

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 2022

SELAMAT HUT RI KE 77 Bangkit Lebih Kuat

SELAMAT HUT RI KE 77 Bangkit Lebih Kuat

Ucapan Kementrian Agama DEPAG BANTEN HUT RI KE 77

Ucapan Kementrian Agama DEPAG BANTEN HUT RI KE 77

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

HUT RI KE 77 Bangkit Lebih Kuat

HUT RI KE 77 Bangkit Lebih Kuat

Jadilah Penerus Bangsa Yang Peduli

Jadilah Penerus Bangsa Yang Peduli

Menikmati Hidup itu Bersyukur

Menikmati Hidup itu Bersyukur

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

iklan Ucapan Kementrian Dalam Negeri

iklan Ucapan Kementrian Dalam Negeri

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

TV KONTAK BANTEN

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

TV KONTAK BANTEN

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer


HUT RI KE 77 DPRD PROVINSI BANTEN

HUT RI KE 77 DPRD PROVINSI BANTEN

GEBYAR HUT RI KE 77 BANGKIT LEBIH KUAT

GEBYAR HUT RI KE 77 BANGKIT LEBIH KUAT

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HUT RI KE 77 Bangsa Besar Hargai Jasa Para Pahlawan

HUT RI KE 77 Bangsa Besar Hargai Jasa Para Pahlawan

IKLAN UCAPAN HUT RI KE 77

IKLAN UCAPAN HUT RI KE 77

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PROMOSI BERSAMA

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Koran Bahasa Ingeris

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support