KAB SERANG KONTAK BANTEN Sebanyak 79.520 warga Kabupaten Serang masih menganggur. Angka tersebut setara dengan 9,18 persen tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan berada di atas rata-rata nasional sebesar 4,8 persen.
Data tersebut bersumber dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 yang dirilis oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengatakan tingginya angka pengangguran dipengaruhi banyak faktor, salah satunya praktik percaloan tenaga kerja yang menyulitkan warga mencari pekerjaan.
“Banyak masyarakat yang kesulitan mencari kerja karena adanya oknum calo tenaga kerja,” kata Najib, Kamis, 28 Agustus 2025.
Untuk menekan angka pengangguran, Pemkab Serang menggelar Naker Fest 2025 yang menghadirkan 42 perusahaan dan diikuti sekitar 3.000 pencari kerja.
“Apakah diterima atau tidak tergantung proses seleksi,” jelasnya.
Selain job fair, Pemkab juga menyiapkan strategi lain, seperti pelatihan kerja, penguatan UMKM, hingga pemberdayaan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada pabrik.
“Pendapatan tidak harus dari pabrik. Bisa lewat usaha dan alternatif sumber penghasilan lain,” ujarnya.
Najib menargetkan penurunan angka pengangguran sebesar 8,7 persen dalam lima tahun ke depan melalui Rencana Tenaga Kerja Makro (RTKM).
“Setiap tahun harus ada penurunan, kita cicil sedikit demi sedikit,” tegasnya.
Terkait potensi PHK di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, Najib menilai migrasi investor ke daerah lain yang memiliki UMR lebih rendah bisa menjadi penyebab.
0 comments:
Post a Comment