Acara yang diselenggarakan dengan tema “Kolaborasi Membangun Kreasi Dengan Aksi” diharapkan dapat menjadi suatu forum dialog baru yang berfokus pada pengembangan kreativitas dan ekosistem ekonomi kreatif dengan pendekatan yang lebih kolaboratif antar pemangku kepentingan.
Dalam rilis yang diterima Koranpelita.co, Rabu (18/02/2026) terdapat delapan panelis dalam acara tersebut. Antara lain Toety Tasdik selaku Pemerhati Pemberdayaan Perempuan, Hafez Gumay selaku Manajer Advokasi dari Koalisi Seni, Mega Saffira selaku Dosen ESMOD Jakarta dan pendiri The Textile Map dan Ahutami Wijayastuti selaku Founder dan Creative Director dari NaRa Batik.
Kemudian Astrid Indira selaku Founder dari Ekskul.ind, Niken Widi Hapsari selaku praktisi Public Relation, Managing Director dari Seqara Communications. Selain itu Faris M Rabbani selaku Praktisi Hukum serta Rangga Adityawarman selaku Konsultan HKI dari SSA Advocates.
Dianyndra K Hardy selaku salah satu founder dari HBG induk usaha Ekskul.Ind dan HBG Media dalam sambutannya mengajak para panelis dan peserta untuk secara bersama-sama bersinergi antar generasi, profesi dan jenis usaha untuk mengembangan ekonomi kreatif.
Lebih jauh dia juga mempertegas peran aktif perempuan dalam sosialisasi primer terhadap anak juga penting dalam pengembangan kreatifitas anak.
Sementara Kepala Bidang Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Puji Hastuti sempat memberikan sambutan dan menjadi ”keynote speech” terkait perkembangan ekonomi kreatif serta menjelaskan capaian dan upaya pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Ketua Organizing Comittee HBG Media Maryzka Tiara mengungkapkan acara yang dihadiri peserta lintas generasi baik baby boomers, generasi x, generasi milenial dan generasi z dari berbagai macam kalangan, termasuk pegiat ekonomi kreatif, asosiasi pengusaha, asosiasi profesi, mahasiswa, akademisi dan peneliti berjalan sukses
Dia menyebutkan Ekskul.Ind yang bergerak untuk pengembangan usaha para pendidik ekonomi kreatif telah berhasil berkolaborasi dengan berbagai pengajar untuk mengembangan subsektor ekonomi kreatif.
