Selain membuat kumuh, TPS liar itu juga dapat mengubah lingkungan sekitar menjadi tidak sehat.
Pemkot Serang mengklaim, sedang focus pada penanganan TPS liar, terutama yang berada di fasilitas-fasilitas public saja seperti pasar, terminal, bahu jalan, Royal Baroe dan titik-titik strategis lainnya yang menjadi cerminan wajah Kota Serang.
Asisten Administrasi Umum Kusna Ramdani mengatakan, persoalan sampah yang menumpuk dan dibuang sembarangan telah menjadi tantangan yang perlu ditangani secara bersama. Oleh karena itu, Kusna mengajak seluruh stackholder untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi yang benar-benar terwujud di lapangan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Pengawasan di titik-titik rawan sampah harus diperketat, terutama di kawasan pasar dan ruang publik,” jelasnya.
Menurut Kusna, jika persoalan TPS liar itu tetap dibiarkan, maka dampak negatifnya tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan masyarakat, pencemaran air dan tanah, serta menurunkan kualitas layanan publik.
“Maka dari itu Pemkot sangat konsen terhadap penyelesaian persoalan ini. setiap pihaks mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dengan menyiapkan tempat sampah di mashing-masing tempat,” pungkasnya.
Untuk mengantisipasi dan mengakhiri pembuangan sampah sembarang, beberapa formula strategis pengendalian akan diimplementasikan secara menyeluruh di lapangan, seperti peningkatan fasilitas dan infrastruktur sampah.







0 comments:
Post a Comment