-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wali Kota Tangerang: Ramadhan momentum perkuat kepedulian sosial

Friday, 20 February 2026 | Friday, February 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-20T09:34:00Z

 

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memberikan sambutan di Masjid Raya Al Azhom mengenai kepedulian sosial pada bulan Ramadhan.

Tangerang  KONTAK BANTEN  - Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

"Bulan suci ini adalah momentum yang tepat bagi setiap umat Muslim untuk meningkatkan kualitas diri kita baik di hadapan Allah SWT maupun untuk sesama. Di mana puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari melainkan adalah bagaimana kita belajar mengendalikan diri," kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang Jumat.

Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana membersihkan hati dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

"Menjaga hati agar tetap bersih dari prasangka dan amarah. Menjaga lisan agar tidak menyakiti sesama. Menjaga sikap dan perbuatan agar tetap berada di jalan yang di ridhoi Allah SWT," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sachrudin menegaskan bahwa semangat Ramadhan juga harus diwujudkan dalam aksi nyata berbagi kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

"Kepedulian sosial di tengah masyarakat ini harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan oleh karena itu sejalan dengan semangat kepedulian tersebut Pemkot Tangerang kembali program Tangerang Bersedekah, dengan mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kota Tangerang untuk menyisihkan sebagian rezekinya," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan Ramadhan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga untuk memperbaiki etos kerja.

"Pemerintah Kota Tangerang menjadikan bulan suci ini sebagai momentum membangun aparatur yang lebih berintegritas dan berdedikasi dalam melayani warga," ujarnya.

Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah personal, melainkan kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Ramadhan adalah madrasah pembinaan karakter. Jika puasanya benar, maka kejujuran meningkat, kedisiplinan terjaga, dan tanggung jawab kita dalam melayani masyarakat semakin kuat,” ujar Herman.
×
Berita Terbaru Update