-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

6 Jabatan Kepala SKPD Kosong

Friday, 13 January 2017 | Friday, January 13, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-13T10:08:25Z
Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi melantik ratusan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kota (pemkot) Cilegon, Kamis (12/1).
CILEGON - Enam jabatan pimpinan atau kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan satu jabatan Staf Ahli Walikota di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon ternyata masih kosong. Karena itu, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk menggelar lelang jabatan eselon II dimaksud.Demikian terungkap pada acara pelantikan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terkena mutasi atau rotasi dilingkungan Pemkot Cilegon menyusul ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3/2016 Tentang Perangkat Daerah atau Organisasi Perangkat Daetah (OPD) baru di Halaman kantor Walikota Cilegon, Kamis (12/1). Pada kesempatan itu, sejumlah struktur pejabat eselon II mengalami perubahan, sementara pejabat eselon III untuk jabatan camat masih menggunakan formasi lama alias tidak ada perubahan. Berdasarkan data yang dihimpun Banten Raya, Kamis (12/1), 6 pimpina SKPD yang kosong itu diantaranya Kepala Badan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Kominfo), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) serta satu jabatan Staf Ahli Walikota Cilegon. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (DKPP) Kota Cilegon, Mahmudin mengatakan, tujuh jabatan masih kosong, yaitu enam kepala dinas atau badan selaku pimpinan SKPD dan satu jabatan staf ahli. Kekosongan jabatan tersebut akan segera diisi oleh Pelaksan Tugas (Plt) yang ditunjuk langsung oleh Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi sebelum nantinya diisi oleh pejabat definitif. "Mekanisme penunjukan Plt langsung dari walikota. Setelah itu, kita untuk pejabat definitifnya akan dilakukan lelang jabatan oleh Pansel," kata Mahmudin usai Pelantikan Pejabat di Halaman Kantor Walikota Cilegon, kemarin.Terkait dengan pembentukan Pansel, mahmudin belum memastikan waktunya. Akan tetapi, jika pimpinan berkehendak cepat, pihaknya siap segera membentuk Pansel untuk lelang jabatan eselon II. "Kalau pimpinan mengendaki cepat misalkan bulan ini (Januari-red) kami siap, tapi kalau belum kita bernafas dulu. Kita juga akan berikan drafnya ke Pak Wali besok (Hari ini -red) untuk yang kosong," jelasnya.Sementara itu, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi saat melakukan pelantikan mengatakan, dirinya meminta kepada pejabat yang dilantik untuk bekerja maksimal. Dalam beberapa bulan ke depan, dirinya juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang baru dilantik tersebut. "Kalau kerjanya tidak maksimal, akan langsung saya ganti tanpa menunggu mutasi besar-besaran seperti ini," kata Iman.Selain itu, Iman juga meminta ASN untuk membaca kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 agar bisa bekerja cepat dan sesuai target. "Kita inginnya HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Cilegon 2018, Alun-Alun dan Sport Center sudah diresmikan," harapnya.Dijelaskan Iman, dirinya juga berharap kepada ribuan ASN dilingkungan Pemkot Cilegon untuk bekerja secara serius dan tidak bermalas-malasan. Pasalnya, Pemkot Cilegon sudah menaikkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) untuk seluruh ASN beserta Tenaga Harian Lepas (THL). "Jangan cuma tepuk tangan kalau tunjangan naik saja, tapi kerjanya juga harus semangat," tegasnya.Ditambahkan Iman, dalam proses mutasi besar-besaran yang dilakukannya itu, tidak ada pegawai titipan untuk mengisi jabatan tertentu. Mutasi dilakukan berdasarkan kemampuan individu masing-masing. "Satu rupiahpun saya tidak menerima untuk titipan jabatan," akunya.Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, masih ada sekitar enam jabatan kepala SKPD yang kosong akan dilakukan lelang jabatan. Sementara, untuk yang jabatan di bawahnya kepala dinas sudah diisi oleh pejabat eselon III, IV, dan staf. "Kepala SKPD yang akan menduduki Plt untuk sementara akan diambil dari kepala dinas ataupun asisten," ungkapnya.Sari menerangkan, beberapa dinas atau badan akan dijabat oleh Plt tidak akan menjadi kendala dalam berjalannya proses pemerintahan di Pemkot Cilegon. "Nanti tahapannya ada pembentukan Pansel, pendaftaran, seleksi administratif dan tes. Kita akan bentuk Pansel bulan ini (Januari-red). Seiring dengan kenaikan TPP kita juga ingin birokrasi bisa lari," katanya.
×
Berita Terbaru Update