< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Mahasiswa Hingga Para Veteran Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Friday, 10 November 2017 | Friday, November 10, 2017 WIB | Last Updated 2017-11-10T10:55:33Z


SERANG – Memperingati Hari Pahlawan, Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Ciceri, Kota Serang, Jumat (10/11).
Ketua Himata Banten Raya Komisariat UIN Banten Izhar Sujudi mengatakan ziarah pada momen peringatan Hari Pahlawan kali ini untuk meningkatkan ghiroh mahasiswa.
“Agar lebih terpacu. Lebih maju. Bukan hanya sekadar mahasiswa biasa,” kata Izhar saat ditemui Radar Banten Online, Jumat (10/11).
Pahlawan dulu, lanjutnya, memiliki sosok musuh nyata yang harus diberantas. Para pahlawan mengorbankan lahir, batin dan pikiran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Mahasiswa saat ini, memiliki kesamaan berjuang, demi kemaslahatan bersama. Karena masih ada oknum tertentu yang masih mementingkan kelompok,” ujarnya.
Dikatakannya, perjuangan mahasiswa sebenarnya banyak sekali. Cara melakukan sebuah perjuangan bisa dengan aksi, diskusi, bakti sosial dan sebagainya.
“Mungkin stigma masyarakat melakukan aksi secara sporadis, hanya atas dasar eksistensi belaka. Kami ingin merubah itu,” paparnya.
Di saat bersamaan, sejumlah Veteran pun mengunjungi Taman Makam Pahlawan Ciceri.
Para Veteran tersebut menaburkan bunga di atas makam pahlawan. Sebagian makam adalah kawan-kawan seperjuangan yang gugur dalam peperangan membela negara khususnya di wilayah Banten.
Surip, salah seorang Veteran terlihat memandangi batu nisan kawan seperjuanganya. Sesekali ia mengelus batu nisan itu.
Surip, sangat prihatin terhadap para pemuda. Menurutnya, pemuda zaman sekarang tidak mempunyai etika yang bagus dan kurangnya rasa sopan santun.
“Mereka seharusnya bangga hidup di zaman sekarang. Mereka tidak merasakan membela negara dalam peperangan,” kata Surip usai tabur bunga.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update