< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Instagram @kontakbanten.id

Tag Terpopuler

Jembatan Kolelet Nyaris Roboh

Saturday, 30 June 2018 | Saturday, June 30, 2018 WIB | Last Updated 2018-06-30T22:04:38Z
 
Sejumlah warga Kampung Kolelet, Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik sedang gotong royong memperbaiki jembatan kolelet yang kondisinya nyaris ambruk, Kamis (28/6/2018).*
PANDEGLANG, (KB).- Jembatan Kolelet, di Kampung Kolelet, Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik kondisinya nyaris roboh. Sudah hampir berbulan-bulan jembatan menghubungkan warga antar desa di wilayah Cikeusik itu tidak kunjung diperbaiki.
Akibat jembatan rusak, warga Kolelet terpaksa gotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut agar bisa dilintasi sementara oleh warga. Menurut informasi warga, di Desa Cikadongdong ada sekitar tiga jembatan yang kondisinya memprihatinkan.
Kepala Desa Cikadongdong, Teti Sumiyati mengatakan, jembatan tersebut sudah pernah diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kabupaten Pandeglang. Namun waktu kunjungan bupati ke lokasi, waktu itu jawabannya diarahkan untuk mengajukan ke Pemprov Banten.
“Itu sudah lama, pernah saya rekomendasikan untuk segera diperbaiki. Tetapi sampai sekarang belum juga ada jawaban pasti soal perbaikan jembatan. Padahal warga sangat membutuhkan jembatan tersebut sebagai akses transportasi,” ujar Kepala Desa Cikadongdong, Teti Sumiyati.
Menurut dia, saat ini ada sekitar tiga jembatan di desanya yang kondisinya rusak. Ia berharap pemerintah bisa memperbaiki jembatan tersebut.
“Di sini ada tiga jembatan, satu di Kampung Cipaas, kemudian Kampung Rahong dan Kampung Kolelet. Nah, jembatan yang paling rusak di Kampung Kolelet. Soalnya di bawah jembatan terdapat aliran sungai kecil. Saat ini kami gotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut,” ujarnya.
Salah seorang warga, Gusti Wisnu Ramadhan mengatakan, meski jembatan tersebut hanya akses penghubung antar desa, tetapi penting untuk akses transportasi. “Kalau disebut penting, ya sangat penting. Masyarakat kan lewat jembatan itu, jembatan penghubung antar desa,” tutur Gusti.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update