CILEGON, (KB).- Ratusan relawan dan anggota Panitia
Pemungutan Suara (PPS) tingkat kelurahan mengikuti rapid test
menjelang verifikasi faktual (verfak) untuk calon Wali Kota dan Wakil
Wali Kota Cilegon dari jalur perseorangan yang akan digelar pada 27
Juni-10 Juli.
Tes cepat dalam rangka skrining Covid-19 tersebut dilakukan selama 3 hari yakni 25-27 Juni 2020.
Ketua KPU Cilegon Irfan Alvi mengatakan, rapid tes ini merupakan
salah satu standar protokol kesehatan sebelum relawan dan PPS
melaksanakan verfak secara tata muka dengan masyarakat.
“Ini adalah salah upaya dari KPU bersama dengan Pemerintah Kota
Cilegon khususnya Dinas Kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran
Covid-19. Apalagi nantinya para petugas yang di-rapid tes ini akan turun
ke lapangan untuk melakukan tugasnya yakni melakukan verfak dan
bertatap muka langsung dengan masyarakat,” katanya, Jumat (26/6/2020).
Dia mengatakan, jumlah yang mengikuti tes sebanyak 307 orang terdiri
atas 129 orang anggota PPS, petugas peneliti (relawan) 138 orang dan
anggota KPU 30 orang.
“Rapid test ini bukan sampai disini,tapi terus ke anggota PPK, PPDP
(Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) dan semua unsur KPU yang ikut serta
menyukseskan Pilkada Cilegon,” ujarnya.

.gif)