< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Ini Alasan Kader Perempuan Bangsa PKB NTB Ramai-ramai Mundur

Selasa, 12 Januari 2021 | Selasa, Januari 12, 2021 WIB | Last Updated 2021-01-12T09:20:54Z

 


NTB- Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB  NTB yang berlangsung tanggal 9 - 10 Januari 2021, menyisakan dinamika cukup tinggi di internal maupun Banom Partai Besutan Abdurrahman Wahid atau dikenal Gusdur, tingkat Provinisi.

Sebelumnya Ketua Gerbang Tani NTB, Muhammad Akbar Jadi atau Viken Madrid dengan tegas mengundurkan diri atas kekecewaan terhadap keputusan DPP PKB yang menyingkirkan kader-kader ideologis.

Kali ini, Sekertaris DPW Perempuan Bangsa PKB NTB  Endang Supriani ikut mengundurkan diri bersama Baiq Sarah yang menjabat sebagai Bendahara Perempuan Bangsa, ada juga Mbk Fitri Wulandari selaku Wakil Ketua dan Meydia.

“Keputusan ini tak tanggung-tanggung, kami konsolidasi dan menyepakati keputusan ini,” ungkap Endang saat menggelar pertemuan di Golden Palace Hotel Mataram, Selasa 12 Januari 2021.

Endang menegaskan, dirinya bersama jajaran juga akan mengajak seluruh kader dan simpatisan Perempuan Bangsa untuk mundur dan tidak bergerak lagi dibawah atas nama sayap Partai Pimpinan Gus Ami ini.

“Mestinya DPP saat melakukan monitoring dan evaluasi sebelum Muswil, terlebih dahulu mempertimbangkan masukan dan Aspriasi para kader yang ada di Banom termasuk kami agar tak terkesan DPP semena-mena dalam menunjuk Pengurus PKB NTB,” kata Mantan Ketua KOPRI PMII Cabang Kota Mataram tahun 2007-2008 ini.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update