< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Instagram @kontakbanten.id

Tag Terpopuler

Periode Kedua, Tatu-Pandji Ingin Tingkatkan SDM Guna Tekan Pengangguran

Saturday, 27 February 2021 | Saturday, February 27, 2021 WIB | Last Updated 2021-02-27T09:06:04Z

 

ress Conference Bupati - Wakil Bupati Serang usai Pelantikan Kepala Daerah Serentak Periode 2021-2026 di Pendopo Bupati Serang, Jumat (26/2/2021)

KAB. SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim melantik Bupati dan Wakil Bupati Serang periode 2021-2026, Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa di Pendopo Gubernur Banten, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Dalam sambutannya, Ratu Tatu Chasanah mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan lebih fokus terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Serang khususnya persoalan pengangguran yang makin meningkat.

“Seperti yang saya sampaikan juga dalam sambutan saya bahwa bukan hanya persoalan kesehatan. Jadi kami akan fokus ke peningkatan SDM yang terkait langsung dengan ekonomi yaitu pemberdayaan UMKM,” ujarnya yang ditemui di Pendopo Bupati Serang, Jumat (26/2/2021).


Tatu juga mengimbau kepada masyarakat untuk punya semangat segera keluar dari persoalan pandemi Covid-19, tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) yg senantiasa diimbau oleh pemerintah.

“Jangan bosan memakai masker kemudian menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” imbaunya.

Disinggung terkait persoalan penanganan sampah, Tatu menuturkan persoalan tersebut menjadi salah satu target untuknya dan Pandji bisa mengatasi penanganan sampah dalam 5 tahun ke depan.

“Terkait dengan sampah ini juga salah satu PR saya dengan pak Pandji untuk menyelesaikan persoalan sampah ini,” tuturnya.

Terkait belum adanya Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Kabupaten Serang, Tatu menjelaskan beberapa faktor yang menjadi sulitnya Kabupaten Serang membuat TPSA besar.

“Tetapi sepertinya agak sulit Kabupaten Serang membuat TPSA besar karena yang pertama terkait anggaran, yang kedua persoalan sosial di masyarakatnya, kemudian yang ketiga adalah persoalan biaya pengangkutan karena Kabupaten Serang ini terdiri dari 326 desa jadi kalau diangkut ke satu titik ternyata kita hitung biayanya besar sekali, armadanya juga harus banyak ratusan dump truck yg harus disediakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, terkait penanganan sampah di Kabupaten Serang, Tatu dan Pandji masih meninjau solusi yang efektif untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Serang.

“Kami berhitung sepertinya lebih efektif kalau pengelolaan sampah itu mesin pengelola sampahnya di simpan minimal per zona. Kami sedang penjajakan, karena sebetulnya persoalan sampah ini kita tidak berhenti,” ungkapnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update