< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Dinas Pendidikan Luncurkan Sekolah Inklusi

Thursday, 20 May 2021 | Thursday, May 20, 2021 WIB | Last Updated 2021-05-20T12:14:54Z

 


TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan meluncurkan sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di wilayahnya. Launching sekolah inklusi berlangsung di komplek SD Negeri Cipondoh 3, Kamis (20/5/2021).

Diketahui, sekolah inklusi merupakan sekolah yang memberi ruang bagi anak berkebutuhan khusus. Sebab, anak-anak yang berkebutuhan ini memiliki kesempatan yang sama seperti anak-anak sekolah pada umumnya.

“Kita mendorong untuk bisa memberikan standar pendidikan yang sama terhadap anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Terdapat 13 taman kanak-kanak (TK), 53 sekolah dasar (SD), 13 sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang yang menerapkan sekolah inklusi.

“Jadi ini bentuk perhatian pemerintah agar semua anak-anak dengan segala potensi kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, terus bisa menggali dan juga mendorong potensi terbaiknya untuk anak-anak maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan, perintah untuk menyelenggarakan sekolah inklusi ini tertuang dalam
Permendikbud nomor 70 tahun 2009. Dimana bunyinya bahwa semua sekolah di kabupaten kota harus menyelenggarakan sekokah inklusi, dan bahkan setiap kecamatan 1 sekolah.

“Alhamdulillah tadi kita sudah ikuti bersama launching dari Pak Wali Kota terkait sekolah inklusi,” kata Jamal.

Pada 2021 ini Kota Tangerang akan menyelenggarakan sekolah inklusi sebanyak 53 SD, 13 SMP, dan 13 TK. Sementara untuk persiapannya saat ini masih pada tahapan sosialisasi, diklat guru, dan juga pembelajaran khusus kepada para guru.

“Ada sekitar 200 lebih guru yang sudah mengikuti tahapan sosialisasi dan diklat sekolah inklusi mulai April 2021. Nanti di bulan Juli dan Agustus ada lagi, jadi kita pantau terus tahapan ini. Kita juga kerjasama dengan SLB, dan perguruan tinggi,” jelasnya.

Harapannya, kata Jamal, tidak ada perbedaan antara yang normal dengan ABK atau disabilitas. Maka dari itu, dirinya meminta masyarakat, stakeholder, dan para guru mendukung program pendidikan tersebut.

“Kita semua harus dukung. Jadi tidak ada lagi anak-anak yang terkena bullying atau segala macem, karena kita semua sama. Se
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update