< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Instagram @kontakbanten.id

Tag Terpopuler

Pakan Ternak Mahal Picu Harga Daging Sapi Melonjak

Saturday, 26 February 2022 | Saturday, February 26, 2022 WIB | Last Updated 2022-02-26T11:46:14Z

 

Pedagang daging sapi di Pasar Serpong, Tangsel.(yud)

TANGSEL- Harga komoditi daging sapi sepekan terakhir ini melonjak tinggi, termasuk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kenaikan harga daging diduga kuat akibat stok langka berimbas harga pakan ternak sapi yang mahal.

Muhammad Ade Suwandi, Komisaris Utama PT Win Agri Jaya, penyedia pakan ternak mengungkapkan, harga pokok penjualan naik semua. Sementara untuk pakan ternak sapi konsentrat saja naik dari Rp 3.100 per kilogram menjadi Rp 3.300 per kilogram.

“Peternak lokal kesulitan mengenai harga pakan ternak sebagai bahan baku,” terangnya di Pamulang, Sabtu (26/2/2022).

Suwandi jelaskan, bahan pakan ternak sapi merupakan hasil bahan baku campuran dari bungkil kedelai (soya bean meal) yang dianggap menjadi sumber protein tinggi bagi pakan sapi.

Menurutnya, untuk harga Soya Bean Meal saat ini, yaitu Rp 9.800 per kilogram. Harga ini mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya berkisar Rp 8.600 per kilogram.

“Itulah yang menjadikan alasan kenaikan harga dari para peternak sapi kepada RPH (rumah pemotongan hewan),” jelasnya.

RPH kemudian menaikkan harga kepada pedagang. Semulanya berawal dari kenaikan harga bahan baku ternak yang berasal dari kedelai.

“Karena pakan ternak naik, jadi harga sapi lokal di Indonesia mau enggak mau naik juga,” tegasnya.

Wandi bilang, tak hanya harga daging sapi lokal yang mengalami kenaikan, melainkan harga sapi impor juga.

Sebelumnya, harga sapi impor yang masih hidup yakni sebesar Rp 52.000 per kilogram. Kemudian mengalami kenaikan menjadi Rp 57.000 per kilogram.

Sapi yang dibeli dari importir tersebut harus dirawat terlebih dahulu selama kurang lebih 120 hari oleh peternak di Indonesia untuk masa pemulihan.

Makanya dengan diberikan pakan ternak yang sudah mahal untuk proses penggemukan, harga sapi impor terlebih dahulu naik dibandingkan harga sapi lokal.

Barulah setelah dipotong dan dijual kepada pedagang, baik harga daging sapi lokal maupun harga daging sapi impor mengalami kenaikan.

“Untuk harga daging sapi impor karkas sebelumnya Rp 102.000 per kilo. Sekarang naik jadi Rp 107.000 per kilo,” tambah Suwandi
×
Berita Terbaru Update