< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Instagram @kontakbanten.id

Tag Terpopuler

Melestarikan Budaya di Tangsel Lewat Karnaval Budaya Betawi

Monday, 28 March 2022 | Monday, March 28, 2022 WIB | Last Updated 2022-03-28T10:43:42Z

 


TANGSEL ( Kontak Banten) –Di tengah era modern dengan perkembangan teknologi serta pandemi yang melanda tak jadi penghalang bagi pelaku  Seni dan budaya Pondok Cabe Ilir, Pamulang Tangerang Selatan untuk melestarikan budaya Betawi dan menjadikan Sanggar Seni  Rumah Baba sebagai ruang ataupun wadah masyarakat untuk guyub serta menyatukan semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Agenda tahunan “Karnaval Budaya Betawi” ini digagas oleh Bang Udin Cecex, pendiri Sanggar Rumah Baba. Adapun isi acara karnaval kali ini, yaitu tasyakuran, pawai, arak-arakan ondel-ondel, adu pantun dan palang pintu, kendang pencak, pentas seni, manusia  petasan  dan ada live perform dari seniman betawi muda Ipank Hore-Hore.
 Momen kali ini melibatkan para tokoh masyarakat, kaum muda dan sanggar-sanggar lain  yang telah membuktikan kontribusinya melestarikan budaya bagi sekitar, baik bagi komunitas maupun masyarakat.
“Acara ini merupakan salah satu agenda tahunan sanggar untuk mengajak giroh masyarakat melestarikan budaya betawi, ajang silaturahmi para pelaku seni budaya, kaum muda dan mengenalkan budaya betawi dari generasi ke generasi. Hal ini mengingat pelestarian seni budaya di Tangsel khususnya pondok cabe ilir masih pasif, ” ujar Bang Udin Cecex dalam acara yang diadakan di Sanggar Rumah Baba Pondok Cabe Ilir pada Minggu (27/03/2022) pagi.
Bang Udin mengatakan bahwa pelestarian budaya untuk  anak -anak dan pemuda  harus ditingkatkan lagi, agar tak tergerus oleh zaman dan generasi penerus tak menjadi budak gawai. Minimnya ruang-ruang kegiatan positif  menjadi salah satu penyebab banyaknya permasalahan sosial.
“Harapan saya tentunya semoga kita tetap semangat melestarikan seni budaya betawi, tidak mesti betawi, semua seni dan budaya Indonesia, sebab eksistensi budaya kita bergantung pada generasi muda. Momentum ini juga kita jadikan untuk mulai kembali menumbuhkan cinta pada budaya nenek moyang kita,”ujar Bang Udin Cecex.
Ruang seperti Sanggar Rumah Baba ini harus menjadi salah satu pusat yang mengawal kemajuan ritme dan gerak kota ini.
 Faisal Alfansury, tokoh muda Tangerang Selatan yang turut serta hadir dalam kegiatan ini juga mengatakan bahwa, perhatian kita kepada ruang-ruang semacam ini harus penuh dan tuntas, jangan malah dipinggirkan.
“Saya dan kawan-kawan sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Karnaval Budaya Betawi yang digagas Sanggar Rumah Baba. Melalui pelestarian nilai-nilai budaya seperti ini, kita dapat bersama-sama merawat dan mencintai kota kita. Kita semua saling guyub, karnaval ini menunjukan bahwa  budaya merupakan jantung masyarakat yang memiliki nilai-nilai luhur dalam membangun peradaban.”  ujar Alfan.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update