< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

PB PMII: Rakyat Jangan Pilih Capres Desain Oligarki di Pemilu 2024

Sunday, 26 June 2022 | Sunday, June 26, 2022 WIB | Last Updated 2022-06-26T11:50:20Z

 

Wasekjen PB PMII Bidang Politik, Hukum dan HAM,

JAKARTA ( Kontak Banten)  Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PB PMII) menyerukan agar rakyat jangan memilih calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) hasil desain oligarki pada Pemilihan Umum (Pemilu) di tahun 2024. Wasekjen PB PMII Bidang Politik, Hukum dan HAM, Hasnu menjelaskan rakyat Indonesia harus cerdas dalam memilih Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 yang menjadi produk desain oligarki.

Ia menjelaskan, calon presiden dan calon wakil presiden yang muncul di Pilpres 2024 tidak akan bisa mewujudkan janji-janji politik selama oligarki yang mengusung “Jangan heran bila janji-janji manis untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran rakyat yang diucapkan Capres-Cawapres dalam kampanye politik tidak akan pernah terwujud. Sebab, yang membiayai proses munculnya pasangan calon adalah Oligarki," ujar Hasnu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (26/6).  

Hasnu mengatakan bahwa dalam praktiknya, oligarki yang mengatur kebijakan dan kekuasaan agar berpihak kepada kepentingan bisnisnya. Artinya, tidak akan mungkin seorang Capres-Cawapres menghentikan impor garam, impor gula, impor beras dan komoditas lainnya.

Sementara, oligarki yang mendesain dan membiayai Paslon tersebut adalah bagian dari penikmat uang rente dari keuntungan impor, bisnis tambang, dan energi kotor di Indonesia.

Menurut Hasnu, rakyat berhak menolak Capres-Cawapres oligarki. Kemudian, rakyat berhak juga agar menentukan pilihannya guna mendukung Capres-Cawapres yang mempunyai integritas, kapabilitas, elektabilitas, dan spritualitas.

"Rakyat jangan pernah terpengaruh dengan polesan sejumlah lembaga survei yang diduga hasil bayaran para oligarki untuk menaikkan popularitas tokoh tertentu. Maka dari itu, penting sekali agar publik mencaritahu terkait rekam jejaknya," jelas Hasnu.

Aktivis asal KUpang, NTT itu menegaskan bahwa akyat harus sadar bahwa Pemilu 2024 itu pesta rakyat, bukan pesta para oligarki dalam membajak hak publik, serta mengeruk sumber daya rakyat dan negara.

Oligarki itu, kata Hasnu, ancaman terbesar terhadap kelangsungan sistem demokrasi. Dalam teorinya, oligarki itu segelintir orang yang bisa mengendalikan kekuasaan, bisa mengatur dan mengkondisikan situasi politik, seperti dalang yang mengatur wayang. Demokrasi yang mahal kerap memerlukan oligarki. Oligarki mempengaruhi aktor politik, partai politik, bahkan sistem politik. Modus operandi oligarki yaitu fasilitasi rekrutmen politik, fase koalisi politik, fase elektoral, pembentukan pemerintahan hingga pembuatan kebijakan," ungkap Hasnu

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update