Sunday 28 April 2024

Memahami Protes Anak Muda di Amerika Soal Konflik Palestina-Israel ?

 


  Munculnya kesadaran global dan solidaritas terhadap isu-isu hak asasi manusia dan keadilan sosial semakin meningkat di kalangan anak muda. itu alasan kenapa Protes Mahasiswa di Amerika Begitu Masif. Bagaimana dengan anak muda di Indonesia?

Solidaritas mahasiswa Amerika terhadap Palestina sangat mengejutkan banyak pihak. Aksi mereka dalam bentuk protes dan mendirikan tenda meminta dihentikan Genosida Israel terhadap Gaza dan Palestinian tersebut disikapi dengan tindakan represif polisi AS.

Tercatat lebih dari 100 Universitas yang tersebar dari Pantai timur sampai Barat negara bagian AS melakukan aksi penghentian Perang oleh Israel terhadap masyarakat Palestian khususnya Gaza

Koalisi yang melibatkan lebih dari 100 lembaga pendidikan itu, termasuk perguruan tinggi umum, swasta, berbasis agama, dan kolese bersejarah kulit hitam, telah terbentuk untuk mengatasi situasi antara Israel dan Gaza.

Universitas-universitas ternama seperti Harvard, Columbia, NYU, dan Yale termasuk di antara yang mengadakan demonstrasi dan pendirian kamp-kamp signifikan.

Protes tersebut seringkali melibatkan tuntutan agar universitas-universitas tersebut melepaskan investasi dari perusahaan-perusahaan yang dianggap mendapat keuntungan dari aksi-aksi Israel di Gaza, serta menuntut transparansi finansial lebih mengenai investasi universitas.

Di Columbia, misalnya, koalisi yang dipimpin mahasiswa Columbia Univeristy Apaprtheid Divist ,  (CUAD), bersama kelompok-kelompok seperti Students for Justice in Palestine dan Jewish Voice for Peace, sangat aktif dalam menyerukan gencatan senjata dan pemutusan investasi dari kolaborasi dengan Israel.

Respon terhadap protes ini bervariasi, dengan beberapa kejadian tindakan administratif terhadap mahasiswa dan staf yang berprotes, mencerminkan suasana tegang dan kontroversi di kampus.

Pertanyaan yang harus terjawab kenapa Mahasiswa AS terlibat aktif dalam protes tersebut? Kenapa hal tersebut tidak terjadi dengan mahasiswa Indonesia?

Keterlibatan anak muda, khususnya mahasiswa Amerika Serikat, dalam gerakan menentang apa yang mereka lihat sebagai genosida oleh Israel terhadap Palestina, dapat dijelaskan melalui beberapa faktor sosial, politik, dan teknologi. Analisis ini mencoba menggali lebih dalam tentang faktor-faktor tersebut.

Pertama, kehadiran dan pengaruh sosial media yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari generasi muda tidak bisa diabaikan.

Sosial media telah mengubah cara informasi disebarkan dan diproses, memberikan platform bagi suara-suara yang sebelumnya tidak terdengar atau marginal.

Generasi muda, yang sering disebut sebagai “digital natives,” cenderung menggunakan sosial media tidak hanya untuk bersosialisasi tetapi juga sebagai sumber berita utama.

Ini memungkinkan mereka untuk mengakses berbagai perspektif dan narasi yang tidak selalu diwakili dalam media mainstream.

Kedua, terdapat kekecewaan yang berkembang di kalangan anak muda terhadap apa yang mereka anggap sebagai kegagalan institusi politik tradisional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam mengatasi atau menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Penggunaan veto berulang kali oleh Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB terhadap resolusi yang bertujuan untuk mengatasi atau menghentikan konflik ini telah menimbulkan rasa ketidakpuasan dan meningkatkan keinginan untuk mencari solusi di luar lembaga-lembaga tersebut.

Ketiga, kesadaran global dan solidaritas terhadap isu-isu hak asasi manusia dan keadilan sosial semakin meningkat di kalangan anak muda.

Banyak dari mereka yang terlibat dalam gerakan ini melihat persamaan antara perjuangan di Palestina dan perjuangan lain di seluruh dunia, seperti gerakan anti-apartheid dan perjuangan hak sipil.

Dengan demikian, dukungan mereka untuk Palestina adalah bagian dari pandangan yang lebih luas tentang keadilan global dan anti-imperialisme.

Keempat, pendidikan dan kurikulum universitas yang semakin fokus pada studi global dan interkultural juga memainkan peran.

Program-program universitas yang menawarkan kursus tentang studi Timur Tengah, konflik internasional, dan hak asasi manusia memberikan wawasan mendalam dan seringkali kritis tentang situasi di Palestina, mempengaruhi sikap dan pandangan mahasiswa.

Kelima, identitas pribadi dan pengalaman banyak mahasiswa yang terlibat dalam gerakan ini juga mempengaruhi partisipasi mereka.

Mahasiswa dari latar belakang minoritas atau yang memiliki sejarah keluarga yang terkait dengan penindasan dan kolonialisme mungkin merasakan koneksi pribadi yang kuat dengan perjuangan rakyat Palestina.

Kesimpulannya, kombinasi dari akses informasi yang luas melalui sosial media, kekecewaan terhadap institusi politik tradisional, peningkatan kesadaran global terhadap isu keadilan, pendidikan universitas yang inklusif dan kritis, serta pengalaman pribadi yang beragam, semuanya berkontribusi terhadap tingginya tingkat keterlibatan mahasiswa Amerika dalam gerakan ini.

Gerakan ini menandai pergeseran signifikan dalam cara generasi muda terlibat dalam politik global, memprioritaskan solidaritas lintas batas dan tindakan kolektif dalam menghadapi ketidakadilan global.

Peristiwa aksi protes mahasiswa AS tersebut telah memicu diskusi dan aktivisme lebih lanjut mengenai konteks politik yang lebih luas dari konflik Israel-Palestina, menunjukkan interseksi yang kompleks dari isu-isu akademik, sosial, dan politik di kampus perguruan tinggi.

Kenapa Gerakan Anak Muda Indonesia Belum Masif Soal Palestina dan Keadilan Sosial ?

Ketidakhadiran gerakan protes serupa di Indonesia, khususnya yang terkait dengan isu Palestina-Israel, dapat dipahami melalui beberapa faktor struktural dan sosio-politik yang mempengaruhi gerakan paska Pilpres 2024.

Salah satu faktor utama adalah pengaruh yang kuat dari penguasa dan senior dalam menentukan agenda gerakan mahasiswa, seperti HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Seluruh Indonesia.

Mahasiswa di Indonesia sering kali berada di bawah pengaruh kuat dari tokoh-tokoh senior dan elit politik yang cenderung mengarahkan fokus aktivisme mereka ke arah yang lebih menguntungkan secara politik daripada murni berdasarkan kesadaran sosial atau keadilan.

Hal ini sering mengakibatkan agenda gerakan mahasiswa yang lebih berorientasi pada kepentingan politik domestik ketimbang isu global seperti yang terjadi di Palestina.

Struktur kepemimpinan dalam banyak organisasi mahasiswa tersebut seringkali bersifat hierarkis, di mana keputusan dan arah gerakan banyak ditentukan oleh senior atau alumni yang telah memiliki posisi dan pengaruh dalam struktur kekuasaan politik.

Pengaruh ini bisa membentuk prioritas gerakan yang lebih fokus pada isu-isu politik internal atau yang memiliki relevansi langsung dengan kepentingan politik atau karir mereka di masa depan, daripada mendorong agenda kesadaran global yang membutuhkan komitmen dan kesadaran yang lebih luas terhadap keadilan sosial dan hak asasi manusia internasional.

Selain itu, kontrol yang ketat dari pemerintah terhadap aktivitas politik dan demonstrasi di ruang publik juga menambah tantangan bagi mahasiswa untuk menyelenggarakan gerakan besar-besaran yang mungkin dipandang sebagai kritik terhadap sekutu politik luar negeri, seperti Israel.

Oleh karena itu, penting bagi gerakan mahasiswa di Indonesia untuk mengembangkan independensi dalam merumuskan agenda dan kegiatan mereka, bebas dari pengaruh eksternal yang mungkin mengarahkan fokus mereka hanya pada aspek-aspek tertentu dari politik dan kekuasaan.

Sebuah gerakan yang berakar pada kesadaran sendiri dan mendorong partisipasi aktif dalam isu global seperti keadilan untuk Palestina dapat menjadi langkah penting dalam mengembangkan kapasitas gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial dan keadilan global.

Semoga, kesadaran ini dapat memotivasi gerakan anak muda di Indonesia untuk berpikir secara global dalam memperjuangkan keadilan dan menentang segala bentuk penindasan, sekaligus mengevaluasi dan menantang struktur kekuasaan yang ada yang sering menghambat ekspresi politik mereka.

Ini juga merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengambil inisiatif dalam merumuskan respons mereka sendiri terhadap isu-isu global, sambil belajar dari contoh aktivisme mahasiswa di negara lain. (Achmad Nur Hidayat MPP, (Pakar Kebijakan Publik dan Mantan Ketua BEM UI 2003-2004)

Share:

0 comments:

Post a Comment

UCAPAN IDUL FITRI 1445 H

UCAPAN IDUL FITRI 1445 H

DPRD BENGKULU

DPRD BENGKULU

Sekretariat DPRD Kota Cilegon

Sekretariat DPRD Kota Cilegon

PERKIM KOTA CILEGON

PERKIM KOTA CILEGON

SEKRETARIAT DPRD KOTA CILEGON

SEKRETARIAT DPRD KOTA CILEGON

Sekretariat DPRD Tangerang

Sekretariat DPRD Tangerang

DPRD KOTA SERANG

DPRD KOTA SERANG

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

segenap Crew Mohon Maaf Lahir Dan Batin

segenap Crew Mohon Maaf Lahir Dan Batin

BAPENDA PROVINSI BANTEN

BAPENDA PROVINSI BANTEN

PEMERINTAH TANGERANG

PEMERINTAH TANGERANG

DPRD SIDOARJO IDUL FITRI 1445 H

DPRD SIDOARJO IDUL FITRI 1445 H

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

PERTAMINA 2024

PERTAMINA 2024

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT HUT KORPRI 2023

SELAMAT HUT KORPRI 2023

KONTAK MEDIA GROUP

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

BAPENDA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

PEMERINTAH BANYUWANGI

PEMERINTAH BANYUWANGI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

INFO CPNS DAN PPPK 2023 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

RESOLUSI TAHUN 2024

RESOLUSI TAHUN 2024

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

PEMERINTAH SUBANG JABAR

PEMERINTAH SUBANG JABAR

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TENGAH

PEMERINTAH JAWA TENGAH

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HUT RI KE 78 2023

HUT RI KE 78 2023

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PEMERINTAH TANGERANG

PEMERINTAH TANGERANG

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support