< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Instagram @kontakbanten.id

Tag Terpopuler

3 Kampung di Pandeglang Diterjang Banjir

Friday, 18 April 2025 | Friday, April 18, 2025 WIB | Last Updated 2025-04-18T13:03:24Z

 


 PANDEGLANG  KONTAK BANTEN – Sebanyak tiga kampung yakni Kampung Cisaat, Kampung Kadu Tomo, Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes dan Kampung Kadu Kandel, Desa Sampang Bitung, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten terendam banjir bandang akibat luapan sungai yang berada di perkampungan tersebut.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana mengatakan, banjir bandang yang masuk ke perkampungan akibat Sungai Ciawi dan Sungai Cikuncil yang tidak mampu menampung debit air akibat hujan deras yang terjadi.

Kata Nana, saat ini banjir yang sempat merendam pemukiman warga sudah mulai surut, namun debit air sungai masih cukup besar. Banjir yang terjadi sempat membawa hanyut bangunan dapur milik warga di Kecamatan Menes, Pandeglang.

“Saat ini air sudah surut. Di Kampung Kadu Tomo ada dapur warga yang terbuat dari kayu terbawa arus sungai, rumah itu berada di pinggir sungai sehingga ketika air meluap menyebabkan dapurnya terbawa arus,” kata Nana, Jumat (18/4/2025).

Selain menghanyutkan dapur warga, banjir di Kampung Cisaat juga menyebabkan pondasi tanah di pinggir sungai ikut terbawa arus. Meski tidak tidak sampai menelan korban jiwa namun banjir sempat membuat panik warga.

“Longsor hanya di Kampung Cisaat cuman sedikit tergerus tanah, kalau tidak segera ditangani khawatir ke pemukiman warga,” ungkapnya.

Nana juga mengaku bahwa dirinya masih fokus di Kecamatan Menes untuk memantau kondisi banjir dan kerusakan yang diakibatkan sehingga belum sempat memantau kondisi banjir di Kecamatan Jiput, Pandeglang.

“Di Kecamatan Jiput kami belum cek lokasi saya belum bisa beriikan informasi karena masih fokus disini (Menes) tapi informasinya disana (Jiput) juga sudah surut,” ucapnya.

Terpisah, Camat Jiput, Ade Zul menambahkan bahwa kejadian banjir akibat luapan air sungai. Ia mengaku kondisi air saat ini sudah surut.

“Bukan banjir bandang tapi luapan dari air sungai. Saat ini sudah surut,” tambahnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update