< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Prabowo Minta Pengoplos Beras Ditindak Tegas

Thursday, 31 July 2025 | Thursday, July 31, 2025 WIB | Last Updated 2025-07-31T08:21:47Z

 

Presiden Prabowo menggelar rapat membahas soal beras oplosan, Rabu (30/7). Foto : Ist

 JAKARTA  KONTAK BANTEN  Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat mendadak bersama sejumlah pejabat, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/7/2025) malam. Rapat yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB itu membahas kasus beras oplosan yang beredar di pasaran.

Rapat tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto.

 Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Presiden Prabowo memberi arahan agar penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pelanggaran yang ditemukan.

 Salah satu isu yang dibahas adalah terkait penertiban pasokan beras dan temuan pelanggaran standar mutu beras premium dan medium di pasaran,” kata Teddy, melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (31/7/2025). 

 Prabowo juga mengingatkan agar proses penegakan hukum dilakukan sesuatu ketentuan. "Kepala Negara memberikan arahan agar tindakan tegas diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran serta memastikan bahwa proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan," ungkap Teddy. 

 Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, pihaknya menemukan 212 merek beras premium dan medium yang tidak memenuhi standar mutu nasional. Dia menegaskan, pelanggaran ini akan ditindak, terutama pada praktik pengoplosan beras.

 

Ini khusus untuk beras premium dan medium yang tidak sesuai standar. Kami tegaskan, ini adalah standar pemerintah,” ucap Amran.

 

Dalam pengusutan kasus ini, Satgas Pangan Polri telah menaikkan status penyidikan terhadap empat produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR. Dari pemeriksaan terhadap 16 produsen beras, penyidik telah memeriksa 39 saksi, empat ahli, serta menyita barang bukti dari gudang dan tempat produksi yang diduga melanggar aturan.

 

“Pengungkapan kasus beras ini juga dilakukan di sejumlah daerah,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan resmi.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update