< !-- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

WaliKota Cilegon, Robinsar Hadiri Pelantikan DKM Masjid Agung Nurul Ikhlas

Saturday, 21 February 2026 | Saturday, February 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-22T08:29:34Z

Kota Cilegon, ( Kontak Banten Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Ikhlas resmi dilantik pada Minggu, 16 Februari 2026. Kegiatan pelantikan yang digelar di Kota Cilegon tersebut dihadiri unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Cilegon, camat dan lurah setempat, para kiai, tokoh masyarakat, Ketua Nahdlatul Ulama (NU), Ketua Muhammadiyah, serta Ketua Baznas Kota Cilegon.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang mengemban amanah untuk memakmurkan Masjid Agung Nurul Ikhlas sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Ketua DKM yang baru dilantik, Dr. Kiai Haji Ahmad Slamet Ibnu Syam, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas pelantikan tersebut. Ia menegaskan komitmen pengurus untuk mendukung program Pemerintah Kota Cilegon, khususnya menjadikan Masjid Agung Nurul Ikhlas sebagai masjid peradaban.

“Alhamdulillah hari ini pengurus Masjid Agung Nurul Ikhlas telah dilantik. Ke depan, kami siap menyukseskan program Pemkot Cilegon agar masjid ini menjadi masjid peradaban yang memberi manfaat, keberkahan, dan menghadirkan keindahan bagi masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim piatu di Kota Cilegon sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen masjid dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

WaliKota Cilegon, Robinsar, dalam sambutannya berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pengurus harus lebih bermanfaat bagi masyarakat, bekerja secara transparan, dan bisa mempertanggungjawabkan amanah ini dengan baik,” katanya.

Ia juga menekankan agar Masjid Agung tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi berkembang menjadi pusat peradaban dan pendidikan Islam di Kota Cilegon.

“Masjid Agung harus menjadi pusat peradaban. Bukan hanya untuk mengaji, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan syiar Islam bagi masyarakat,” tambahnya.
×
Berita Terbaru Update