SERANG KONTAK BANTEN - Kepolisian Resor (Polres) Serang mulai memetakan titik-titik kerawanan di sepanjang jalur mudik sebagai langkah awal persiapan Operasi Ketupat 2026 dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, di Serang, Senin, mengatakan pemetaan tersebut dilakukan usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral tingkat menteri secara daring guna menyusun strategi pengamanan yang optimal di wilayah Kabupaten Serang.
“Rakor ini menjadi pedoman bagi kami di daerah
untuk memetakan potensi kerawanan, baik dari sisi kemacetan, kecelakaan
lalu lintas, maupun gangguan kamtibmas, agar pelaksanaan Operasi Ketupat
2026 berjalan lancar,” ujarnya.
Dalam rakor yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah menteri terkait tersebut, Polres Serang menekankan pentingnya penyiapan fasilitas pendukung seperti pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) di titik-titik strategis.
Selain pengaturan lalu lintas dan rekayasa jalan, Operasi Ketupat 2026 juga akan menyasar pengamanan di pusat keramaian, terminal, stasiun, hingga objek wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang.
Andri menjelaskan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan pusat dengan menggelar rapat internal serta koordinasi lanjutan di tingkat kabupaten.
“Kami akan mempersiapkan seluruh personel dan peralatan pendukung secara maksimal. Fokus kami adalah memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari kesiapan, Polres Serang juga memantau sarana prasarana kesehatan dan pelayanan publik lainnya agar tetap siaga melayani pemudik yang melintasi wilayah hukum Polres Serang.

.gif)