TANGERANG, KONTAK BANTEN — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Budaya Pakuhaji di halaman Kantor Kecamatan Pakuhaji, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian budaya lokal, pengembangan kreativitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Festival tahunan tersebut digelar dengan menggabungkan tiga momentum sekaligus, yakni Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kecamatan Pakuhaji, HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, serta peringatan Hari Santri 2026.
Dalam sambutannya, Maesyal mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Mulai dari unsur pemerintah kecamatan, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Majelis Ulama Indonesia (MUI), para kiai, kepala desa, tenaga pendidik, pelajar, hingga kader RT dan RW.
"Alhamdulillah ini agenda yang luar biasa. Pak Camat, Muspika, MUI, para kiai, kepala desa, guru, anak-anak, sampai kader RT dan RW semuanya hadir bergandengan tangan untuk memajukan Pakuhaji," kata Maesyal di lokasi acara.
Menurutnya, kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam membangun wilayah, sekaligus menjaga tradisi dan memperkuat identitas budaya lokal.
Pertunjukan Seni Pelajar Meriahkan Festival Budaya Pakuhaji
Festival Budaya Pakuhaji 2026 turut dimeriahkan pertunjukan seni kolosal yang melibatkan para pelajar. Penampilan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal dan melestarikan kekayaan budaya daerah.
Selain pertunjukan seni, sejumlah stan UMKM lokal juga meramaikan area festival. Para pelaku usaha menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner hingga kerajinan, yang dapat dinikmati pengunjung.
Kehadiran stan UMKM menjadi salah satu daya tarik kegiatan karena membuka kesempatan bagi pedagang lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan.
Maesyal berharap, tingginya antusiasme masyarakat terhadap festival tersebut dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi pelaku usaha kecil di Kecamatan Pakuhaji.
"UMKM hadir memberikan kontribusi langsung untuk ekonomi warga. Mudah-mudahan selama kegiatan barang dagangannya laku keras dan pendapatannya meningkat. Penampilan seni anak-anak juga sangat menghibur dan memberi motivasi," tuturnya.
Bupati Ajak Warga Jaga Kebersamaan
Menutup sambutannya, Maesyal mengajak seluruh elemen masyarakat Pakuhaji untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, serta memelihara kondusivitas wilayah.
Ia berharap, semangat gotong royong yang tercermin dalam Festival Budaya Pakuhaji dapat terus dipertahankan dan menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui perpaduan pelestarian budaya, kreativitas generasi muda, dan pemberdayaan UMKM, Festival Budaya Pakuhaji diharapkan tidak hanya menjadi agenda perayaan tahunan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat identitas lokal serta mendukung kemajuan Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten.
KONTAK BANTEN

.gif)