< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Sachrudin: Pesantren Bukan Hanya Tempat Belajar, tetapi Membentuk Karakter Santri

Senin, 05 Oktober 2026 | Senin, Oktober 05, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-05T01:50:17Z

 


 

TANGERANG, KONTAK BANTEN — Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu agama dan pengetahuan, tetapi juga ruang bagi para santri untuk belajar disiplin, mandiri, menghargai sesama, dan membangun kebersamaan.

Hal itu disampaikan Sachrudin saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren An-Nuqthah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Minggu.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter. Di sini para santri belajar ilmu sekaligus belajar menjalani kehidupan,” kata Sachrudin.

Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mengandalkan Prestasi Akademik

Sachrudin mengatakan nilai-nilai karakter perlu ditanamkan kepada generasi muda sejak dini. Menurutnya, pendidikan tidak seharusnya hanya berorientasi pada pencapaian akademik.

Generasi muda juga perlu memiliki karakter kuat, kepedulian terhadap lingkungan, sikap menghormati orang lain, serta kemampuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Anak-anak kita tidak cukup hanya dibekali ilmu. Mereka juga harus memiliki akhlak, kepedulian, tanggung jawab, dan kemandirian. Karena ilmu akan semakin berarti ketika digunakan untuk kebaikan,” ujarnya.

Santri Diminta Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Dalam momentum peringatan Maulid Nabi, Sachrudin juga mengajak para santri untuk memahami dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Rasulullah SAW tidak hanya memberikan ajaran mengenai ibadah, tetapi juga menjadi teladan dalam bersikap, berbicara, menghargai sesama, serta menjalani kehidupan dengan akhlak yang mulia.

“Maulid Nabi selalu mengingatkan kita pada satu hal yang mendasar, yaitu keteladanan. Rasulullah SAW mengajarkan bukan hanya bagaimana kita beribadah, tetapi juga bagaimana kita bersikap, berbicara, menghargai sesama, dan menjalani kehidupan dengan akhlak yang baik,” kata Sachrudin.

Sachrudin Resmikan Gedung Mutawasitthah

Pada kesempatan tersebut, Sachrudin juga menandatangani prasasti gedung baru di Pondok Pesantren An-Nuqthah. Gedung tersebut diberi nama Gedung Mutawasitthah.

Sachrudin berharap keberadaan gedung baru itu tidak sekadar menambah fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan dan pengembangan para santri dalam mempersiapkan masa depan.

“Semoga gedung ini tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi para santri. Tempat ilmu dipelajari, karakter dibentuk, dan cita-cita ditanamkan,” tuturnya.

Ia berharap dari lingkungan pesantren tersebut lahir generasi muda yang tidak hanya sukses bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Dari tempat ini, mudah-mudahan lahir generasi yang sukses untuk dirinya, sekaligus bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update