< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Laporan Kejahatan Lewat Aplikasi

Selasa, 24 Januari 2017 | Selasa, Januari 24, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-24T09:21:13Z
 
Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Asda 2 Pemprov Banten Eneng Nurcahyati, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Prof Dr Diah Natalisa MBA, Direktur Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Drs H Aneka Pristafudin SH MH dan Para undangan menuju panggung untuk meresmikan layanan aplikasi Banten Bersatu, di Alun-alun Barat Kota Serang, Senin (23/1).
SERANG - Laporan berbagai aksi kejahatan yang terjadi di lingkungan masyarakat Banten saat ini tidak perlu repot harus datang ke kantor polisi.Warga tinggal melaporkannya atau mengunggah foto tindak kejahatan itu melalui aplikasi Banten Bersatu, yang baru diluncurkan Polda Banten, Senin (23/1).Aplikasi yang berbasis android dan dapat diunduh melalui playstore ini terintegrasi dengan delapan pilar, yaitu TNI, Pemda Provinsi, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, DPRD, KPU, Bawaslu, dan MUI.Hadir dalam peluncuran itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Asda 2 Pemprov Banten Eneng Nurcahyati, Deputi Bidang Pelayanan Publik pada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan RB) Prof Dr Diah Natalisa MBA, Direktur Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Drs H Aneka Pristafudin SH MH, Kepala Biro Jakstra Srena Polri Brigjen Pol Drs Eko Budi Sampurno MSi, Kajati Banten Eli Shahputra, Bawaslu Banten Pramono U Tantowi, Ketua KPU Banten Agus Supriyatna, Ketua MUI Banten AM Romly, Kiayi Kharismatik Abuya Muhtadi Dimyati, ratusan pelajar, organisasi dan lembaga swadaya.Dalam aplikasi ini, tersedia berbagai fitur layanan untuk masyarakat, di antaranya fitur Darurat.Dalam fitur ini masyrakat bisa melaporkan langsung jika menemukan kejahatan atau menjadi korban kejahatan. Operator yang telah ditugaskan aka menghubungi pelapor, dan akan dioteruskan ke polsek atau polres terdekat untuk ditindaklanjuti. "Jadi warga tidak perlu datang ke kantor polisi," kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan usai peluncuran, kemarin.Namun begitu, kapolda mengingatkan kepada masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan layanan aplikasi ini, karena jika laporan atau pengaduan itu tidak benar operator akan memblokir ponsel pelapor sehingga tidak bisa aktif lagi. "Tombol Darurat ini jangan dipakai untuk sembarangan, karena ada pemblokiran akun. Gunakan tombol darurat dengan bijak," sambungnya.Selain fitur Darurat, aplikasi ini memiliki fitur lainnya seperti Siskamling GO., Info Layanan, Live CCTV, Berita, Banten Beriman, dan City Guide.Dalam fitur Siskamling GO, masyarakat dapat mengunggah gambar atau video aktifitas yang dilakukan berbagai instansi. Selain itu juga dapat melakukan pengaduan yang dapat ditujukan ke instansi terkait. Setiap pesan Siskamling GO yang dikirim dan ditampilkan untuk umum/publik akan mendapatkan 10 poin. Jika mencapai poin tertentu, akan ada kenaikan level dan mendapatkan penghargaan dari instansi terkait.Sedangkan fitur Info Layanan menyediakan berbagai informasi yang disediakan oleh berbagai instansi. Kemudian, fitur Live CCTV yang menampilkan CCTV secara live di berbagai titik di Provinsi Banten, dan fitur Berita berisi informasi kegiatan yang di lakukan berbagai instansi.Sementara fitur Banten Beriman berisi tausiyah oleh ulama-ulama Banten, dan fitur City Guide akan menampilkan peta petunjuk arah berbagai lokasi yang ada di Provinsi Banten, sehingga masyarakat dapat juga mempromosikan berbagai jenis usaha dan UMKM untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Banten.Listyo juga mengatakan aplikasi ini akan lebih optimal apabila delapan pilar yang ada bisa memberikan pelayanan aktif untuk mengisi kegiatan dan layanan. Karena kunci sukses aplikasi Banten Bersatu ini, menurutnya, adalah respons yang cepat terhadap aduan pengguna."Kunci kesuksesan aplikasi ini quick respons. Jadi jangan sampai masyarakat aktif, polisinya tidak siap. Itu yang saya pesankan supaya setelah ini di-launching tidak ada kata-kata selain siap," katanya.Sementara dalam sambutannya kapolda menyatakan bahwa aplikasi itu diluncurkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat Banten.

Karena, kata kapolda, melihat kondisi lingkungan saat ini berbagai tantangan yang semakin hari semakin meningkat, terutama kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Kita lihat saat ini perkembangan kelompok-kelompok radikal, kelompok sikap antiintoleransi. Jika tidak dilakukan antisipasi akan timbul konflik di wilayah yang bisa membuat degredasi bangsa," tegas kapolda.Apalagi, kata kapolda, saat ini Banten dihadapkan dengan pesta demokrasi yang tentunya memiliki tantangan dan permasalahan kamtibmas tersendiri.Di luar itu, lanjut kapolda, tuntutan terhadap pelayanan publik terus bergulir menjadi kebutuhan masyarakat yang harus dilayani oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian. Kapolda menyebutkan bahwa jumlah anggota polisi dengan jumlah warga di Banten saat ini tidak ideal. Saat ini perbandingan anggota kepolisian dengan jumlah warga antara 1 berbanding dengan 900 orang warga. Jumlah itu sangat tidak sebanding, sehingga pelayanan kepolisian juga dirasa masih belum maksimal."Tentunya ini sangat berat, oleh karena itu perlu trobosan kreatif sebagai upaya memberikan pelayanan yang cepat," jelasnya.menurut kapolda, tersobosan itu adalah yang bisa bersinergi dengan stake holder di Banten, seperti masyarakat, ulama, instansi TNI, pemda, DPRD, kejaksaan, KPU, Bawaslu, dan lainnya. "Terobosan itu diwujudkan dalam layanan aplikasi yang dinamakana Banten Bersatu," ungkapnya. Meski telah diluncurkan, namun kapolda berjanji akan melakukan segala masukan jika terdapat kekurangan.

Raih Rekor Muri
Aplikasi ini, begitu diluncurkan, langsung mendapatkan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) dengan nomor rekor 7.800. Tercatat sebanyak 5.502 downloader yang terintegrasi begitu aplikasi ini diluncurkan pada pukul 16.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.Gubernur Banten yang diwakili Asda 2 Pemprov Banten Eneng Nurcahyati berharap layanan ini dapat diketahui oleh seluruh masyarakat Banten sehingga masyrakat dapat  cepat mendapat informasi program-program layanan yang ada. "Program ini sejalan program sistem pengelolaan  data dan informasi yang saat ini digunakan oleh pemprov," tegasnya.Sementara itu, Direktur Sabhara Kabaharkam Polri Brigjen Pol Drs H Aneka Pristafudin menegaskan bahwa kejahatan saat ini sagant komplek dan berfariasi sehingga diperlukan penanaganan yang  sesuai. "Polda telah buat aplikasi pelayaanan strategis untuk memberikan pelayaanan untuk seluruh lapisan masyarakat Banten. Tetunya Polri sangat mendukung dan aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," jelasnya sertaya menjelaskan bahwa tujuan aplikasi ini untuk meningkatkan kepeecayaan dan pelayanaan kepada masyarakat. "Sasaran adalah mengubah pola budaya kerja kepolisian dan meningkatkan profesioanl Polri.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update