Wednesday, 2 January 2019

Beban Utang Masih Terus Menumpuk


JAKARTA - Sejumlah kalangan mengingatkan di balik kinerja pengelolaan APBN 2018 yang dinilai cukup memuaskan, anggaran negara pada 2019 bakal terbebani kewajiban utang yang makin menumpuk. Selain karena biaya bunga yang membengkak karena masih berlanjutnya era bunga mahal, tahun ini ada lebih dari 350 triliun rupiah utang jatuh tempo yang akan dilunasi dengan penerbitan utang baru. Akibatnya, bunga utang makin menggerogoti keuangan negara.
Ekonom Indef, Bhima Yudhistira, mengatakan penerimaan negara bisa tercapai 100 persen karena mendapatkan ‘durian runtuh’ dari harga minyak dan batu bara yang sepanjang 2018 cukup tinggi. Tapi, di luar harga komoditas, seperti kinerja penerimaan pajak, sebenarnya biasa saja. “Malah, tax ratio kita terus menurun hingga di bawah 11 persen,” ungkap Bhima, di Jakarta, Selasa (1/1).
Menurut dia, penurunan tax ratio tersebut menandakan basis pajak pasca-tax amnesty tidak bertambah signifikan. Pemerintah masih berburu di kebun binatang. “Artinya, wajib pajaknya itu-itu saja,” jelas dia.
Bhima pun menyayangkan di tengah-tengah menurunnya tax ratio, utang justru semakin menumpuk. Padahal, era bunga mahal masih berlanjut hingga tahun ini. Imbasnya, bunga Surat Berharga Negara (SBN) makin memberatkan kas negara. Pada 2018, pembayaran bunga utang diperkirakan melebihi pagu dan mencapai 258 triliun rupiah.
Sedangkan tahun ini ditargetkan sebesar 275,4 triliun rupiah. Di sisi lain, ada 355 triliun rupiah utang jatuh tempo di 2019 yang harus dilunasi dengan penerbitan utang baru. Dengan skenario itu maka utang jelas akan meningkat signifikan menjadi lebih dari 4.800 triliun rupiah di akhir 2019. “Rasio utang terhadap PDB (produk domestik bruto) tembus 31-33 persen dengan asumsi pertumbuhan ekonomi hanya 5 persen,” tukas Bhima.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, rencana pembiayaan APBN 2019 melalui penerbitan SBN mencapai 825,7 triliun rupiah (total SBN Bruto) yang terdiri atas SBN Netto 388,96 triliun rupiah, jatuh tempo 2019 sebesar 382,74 triliun rupiah, dan SBN Cash Management 54 triliun rupiah.
Terkait dengan kinerja APBN, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan pemerintah menutup APBN 2018 dengan defisit sebesar 1,72 persen terhadap PDB, atau jauh di bawah target defisit dalam APBN 2018 sebesar 2,19 persen dari PDB. Menurut dia, defisit itu tak lepas dari membaiknya capaian penerimaan negara yang sepanjang 2018 terisi 100,1 persen, dari target dibidik mencapai 1.894,7 triliun rupiah.
Mengecilnya defisit itu pun diiringi membaiknya keseimbangan primer yang mencatatkan surplus 4,1 triliun rupiah. Surplus tersebut merupakan yang pertama sejak 2011. Keseimbangan primer adalah hasil penerimaan negara dikurangi belanja, di luar pembayaran bunga utang. Surplus dapat diartikan negara tidak perlu menambah utang untuk membiayai belanjanya karena bisa ditutup dari penerimaan.
Menanggapi profil APBN itu, Bhima menilai penurunan defisit APBN 2018 semu. Dia melihat adanya rekayasa belanja subsidi energi yang dialihkan menjadi tanggungan BUMN berupa penugasan. Menurut dia, bila digabung dengan beban penugasan Pertamina dan PLN, maka subsidi energi akan lebih besar dan defisit APBN sebenarnya melewati 2 persen.
“Cara ini riskan digunakan di 2019 karena pengalihan beban subsidi ke BUMN bisa timbulkan financial distress. BUMN babak belur, tentu tidak sehat sama sekali ,” ungkap dia. Bhima menambahkan pada 2019 tantangan perekonomian makin kompleks. Tren harga minyak sekarang turun karena oversupply di Amerika Serikat (AS).
Selain itu, ada perang dagang sehingga menurunkan permintaan batu bara, sehingga harga bisa tergerus. Maka, tidak ada jalan lain kecuali genjot penerimaan pajak dan otomatis menaikkan tax ratio. “Kuncinya ada di industri manufaktur yang berkontribusi 30 persen dari total pajak. Industri jangan loyo, beri banyak dukungan agar growth-nya tinggi dan kontribusi ke pajak naik,” papar dia.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

SELAMAT HARI JADI KOTA TANGSEL

SELAMAT HARI JADI KOTA  TANGSEL

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support