CILEGON – Kabar gembira bagi para pegawai honorer di
Lingkup Pemkot Cilegon. Pasalnya, pemerintah setempat bakal memberikan
tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1440 Hijriah.
Saat ini aturan terkait pemberian THR para honorer tengah digodok
pemerintah setempat dan diharapkan sebelum lebaran bisa dicairkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati menyatakan saat
ini terkait pencairan THR para honorer masih menunggu aturan pelaksanaan
terkait perubahan Perda yang mengacu pada
Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2019 dan PP Nomor 36 tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Kepada Pegawai Negeri Silil, Prajurit Tentara Nasioal Indonesia, Anggota Keposian, Pejabat Negara, Penerimaan Pensiun dan Penerima Tunjangan yang dihadiri langsung oleh Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Hukum dan HAM, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian PANRB.
Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2019 dan PP Nomor 36 tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Kepada Pegawai Negeri Silil, Prajurit Tentara Nasioal Indonesia, Anggota Keposian, Pejabat Negara, Penerimaan Pensiun dan Penerima Tunjangan yang dihadiri langsung oleh Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Hukum dan HAM, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian PANRB.
“Sekarang lagi dibahas sama teman-teman. Sekarang kita masih menunggu
aturan pelaksanaannya, tapi dasarnya untuk Perwal sudah kita siapkan,
hanya masih ada yang kita tunggu terkait komponennya apa dan
pelaksanaannya bagaimana,” ujar Sari saat berbincang dengan wartawan di
Kantornya, Jumat (17/5/2019).
Sari menjelaskan bahwa honorer yang akan mendapatkan THR adalah yang
berstatus sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kerja Kontrak
(TKK).
“Kalau TKS tidak dapat, karena itu kan kebijakan dinas masing-masing,” terangnya.
Namun demikian Sari enggan menyebutkan besaran nominal THR untuk para
honorer ini. Begitu juga terkait kapan akan dicairkan. Sebab, saat ini
pihaknya masih menunggu aturan rampung dibahas.
“Kalau besarannya belum ya, kita belum berani berandai-andai berapa.
Untuk pencairannya kapan juga belum ya, karena masih dibahas,” ucapnya.
Sari mengungkapkan untuk anggaran THR para ASN termasuk para honorer pihaknya sudah menyiapkan sekitar Rp30 miliar.
“Anggaran ini sama seperti tahun lalu. Soalnya kan ASN juga tidak
bertambah, walaupun ada yang keluar atau masuk ya paling satu atau dua,”
katanya.







0 comments:
Post a Comment