JAKARTA– Setelah membangun mass rapid transit (MRT)
dan light rail transit (LRT) Pemprov DKI terus mengembang model
traportasi massal lainnya. Hal ini dilakukan karena kemacetan masih
terus menghantui warga Jakarta dan sekitarnya.
Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) bahkan mengusulkan agar
Pemprov DKI memiliki moda transportasi massal baru berupa trem kota.
Jika tidak ada aral melintang, BPTJ ingin model transportasi tersebut
bisa mulai diterapkan tahun ini.
“Trem ini agar mendorong warga menggunakan transportasi publik,
supaya lebih menarik. Dengan penggunaan trem kita yakin akan diminati
masyarakat menggunakan,” kata Ketua BPTJ Bambang Prihartono, di Jakarta.
Trem ini menurut Bambang kebih efektif daripada Bus Transjakarta.
Padahal jalur busway yang selama ini digunakan bisa jadi jalur trem
tersebu.
Menurut Bambang bus Transjakarta hanya mampu mengangkut 40 orang, sedangkan trem bisa mengangkut 200 orang.
Menurut Bambang, jika terealisasi, trem kota akan menggunakan jalur
Transjakarta yang sudah eksisting. Hal tersebut akan mempermudah
sekaligus meng-upgrade transportasi Jakarta karena telah memiliki lajur
sendiri. “Tidak sulit untuk membangun fasilitas pendukung trem,”
katanya.
Secara hukum, pembangunan trem telah tertuang pada Perpes 55 tahun
2018. Karenanya, untuk mendukung rencana itu pihaknya kini tengah
berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta mempercepat pembangunan trem.
“Kita usulkan tahun bisa dibangun dikit dikit,” tuturnya.
Terkait teknolgi trem, kata Bambang, BPTJ telah melakukan studi
banding ke Bogota, Kolumbia. Menurutnya Bus negara itu sudah perlahan
digantikan dengan trem. “Mereka sudah mengalihkan ke trem. Dan ini sudah
mulai digunakan,” tutupnya.
Seperti diketahui Bus Transjakarta diadopsi dari Bogota.
Dan ternyata pihak Pemprov DKI Jakarta juga tengah mengkaji wacana menjadikan Transjakarta sebagai transportasi massal berbasis rel atau trem di beberapa koridor busway.
Dan ternyata pihak Pemprov DKI Jakarta juga tengah mengkaji wacana menjadikan Transjakarta sebagai transportasi massal berbasis rel atau trem di beberapa koridor busway.
Salah satu koridor yang sepertinya layak jalur trem adalah Koridor
XIII yang menghubungan Cileduk dengan Blok M Jakarta Selatan.








0 comments:
Post a Comment