Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah
|
TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyambut baik usulan
rancangan peraturan daerah (Raperda) yang disampaikan DPRD setempat
dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/5/2019).
Seperti diketahui, Raperda inisiatif yang diajujan terkait bantuan
sosial (Bansos) kematian bagi masyarakat miskin dan pelestarian
pengelolaan warisan budaya non benda.
Arief mengatakan, usulan Raperda bansos yang masih dalam pembahasan ini berperan penting untuk membantu masyarakat miskin.
Pemerintah Kota Tangerang, kata dia, melalui Dinas Sosial akan tetap komit dalam membantu masyarakat miskin.
"Harus dihitung berapa besarnya keuangan daerah dalam rangka membantu
masyarakat yang tidak mampu. Makanya nanti dalam menyusun rapat bisa
ditentukan anggarannya berapa untuk bisa dialokasikan," ujarnya kepada
wartawan di gedung DPRD Kota Tangerang.
Arief juga belum mengetahui bantuan apa yang harus dilakukan
Pemerintah Kota Tangerang untuk membantu masyarakat miskin dalam usulan
Raperda tersebut karena masih dalam pembahasan.
"Mungkin bentuknya biaya pemakaman, makanya bisa banyak, apakah
mereka digratiskan? Kan sebenernya ada retribusinya kalau dimakamin di
Selapajang, apakah itu digratiskan atau diberi bantuan keuangan nanti
kita sama-sama bahas. Ini kan baru ada inisiatif dari mereka untuk
pelaksanaan itu," paparnya.
Arief pun menyampaikan pendapatnya terkait usulan Raperda pelestarian
pengelolaan warisan budaya non benda yang juga dibahas dalam rapat
paripurna itu.
Kata dia, sebenarnya Kota Tangerang kaya akan identitas budaya lokal.
Menurutnya, walaupun Kota Tangerang ini merupakan kota metropolitan,
namun di dalamnya perpaduan budaya Sunda, Betawi yang membentuk budaya
Tangerang itu sendiri.
"Contoh, bahasa 'gede jasa', bahasa-bahasa jaman saya kecil itu
bahasa Benteng, lah. Juga ada budaya pecun, ada budaya masyarakat yang
bisa kita kembangkan kayak kemarin menyambut Ramadan di Babakan, Keramas
Nerang, itu budaya setempat," katanya






0 comments:
Post a Comment