JAKARTA-Pemerintah pusat diminta lebih terbuka dalam menyampaikan
informasi dan data terkait pandemi virus corona di Indonesia. Peneliti
senior Indef Ahmad Erani Yustika menilai, dengan memberikan informasi
yang jujur, mendorong masyarakat agar percaya dan turut membantu
pemerintah.
"Informasi yang ditampakkan misalnya data-data itu harus kredibel,
harus jujur, sehingga masyarakat percaya penuh pemerintah sedang bekerja
dan menyampaikan keseluruhan informasi itu dengan niat tulus dan
benar," ujar Erani dalam acara diskusi, Sabtu (4/4).Pemerintah pusat dan daerah sebaiknya mendata masyarakat atau
kelompok yang harus diprioritaskan untuk mendapat bantuan dari dampak
Covid-19.
Menurut Erani, selama ini pemerintah masih belum sepenuhnya menangani data masyarakat terdampak dengan baik.
"Kita ada problem di sini karena memang masalah data itu belum sepenuhnya bisa ditangani dengan baik oleh pemerintah," tuturnya.
Dia menilai, pemerintah juga seharusnya merumuskan kebijakan yang
lebih matang. Kebijakan itu khususnya untuk kelangsungan hidup dan
kesejahteraan masyarakat selama pandemi.
"Makanya saluran-saluran itu harus dirumuskan di masing-masing daerah
sehingga tidak mengganggu seluruh upaya penanganan penyebaran virus
ini," ucapnya.







0 comments:
Post a Comment