JAKARTA-Peningkatan transaksi digital
perbankan saat ini merupakan tren yang tidak dapat dihindari, sehingga
perbankan harus dapat mempersiapkan diri menghadapi perkembangan
teknologi digital termasuk memanfaatkan data perbankan dengan baik.
Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia Bank Indonesia (BI),
Doni P Joewono mengatakan, elektronifikasi atau keuangan digital saat
ini dalam menjalankan roda perekonomian nasional pada kondisi pandemi
Covid-19 menjadi kian penting, termasuk di level pemerintah daerah
(Pemda). Menurut Doni, hal itu perlu diterapkan untuk meningkatkan
pendapatan asli daerah.
"Elektronifikasi Pemda ini dapat meningkatkan pemasukan asli daerah (PAD) melalui governance
dan melalui elektronifikasi, PAD bisa meningkat, transportasi juga bisa
melakukan elektronifikasi di daerah-daerah” katanya dalam fit and proper test calon Deputi Gubernur BI, di Gedung DPR, Rabu (8/7).
BI pun, lanjut Doni, akan terus mendorong QR Code Indonesia Standard atau QRIS
sebagai sarana pembayaran yang terstandarisasi. Digitalisasi, juga
merupakan salah satu dari empat tantangan yang harus dihadapi
perekonomian saat ini, selain menjaga ketahanan ekonomi, mengoptimalkan
potensi perekonomian, dan menguatkan sektor keuangan agar tidak rentan
dan mampu menyediakan pembiayaan.
Menghadapi ini, jelas Doni ada dua strategi yang harus ditempuh.
Antara lain, penurunan suku bunga kebijakan, pelonggaran Giro Wajib
Minimum (GWM), insentif pengurangan kewajiban GWM, serta pembelian SUN
tenor pendek di pasar perdana.
Sementara itu, Asisten Gubernur-Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi
dan Moneter, Aida S Budiman, menuturkan, saat ini sangat dibutuhkan
perubahan struktural ke arah digital yang akan membawa perekonomian ke
dunia baru. Di mana, digitalisasi saat ini akan memberikan peluang dan
peningkatan kegiatan ekonomi.
"Namun perkembangan teknologi digital yang cepat ini juga memberikan
tantangan dalam pengelolaan ekonomi. Digitalisasi dan Covid-19 mengubah
perilaku perekonomian dan efektivitas kebijakan yang akan ditempuh,"
kata Aida.
Adapun terdapat tiga calon Deputi Gubernur BI, yaitu Juda Agung, Aida
S Budiman, dan Doni Primanto Joewono. Mereka merupakan kandidat deputi
yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dipilih DPR. Salah
satu dari mereka, akan menggantikan Erwin Rijanto yang masa jabatannya
telah berakhir 17 Juni.







0 comments:
Post a Comment