< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Panen Padi Bersama di Pandeglang

Rabu, 11 Januari 2023 | Rabu, Januari 11, 2023 WIB | Last Updated 2023-01-11T03:07:50Z

 

Pj Gubernur Banten Al Muktabar bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita saat melakukan panen padi. (Foto : Humas Pemprov)

PANDEGLANG ( KONTAK BANTEN)  - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan Panen Padi Bersama di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Selasa (10/1/2022). Al Muktabar turut mengemudikan mesin pemanen padi combine hingga mendapat empat karung gabah. 

Provinsi Banten menempati 8 besar produsen beras Nasional. “Berbahagia sekali kita hari ini. Ceria semua. Kebahagiaan itu ada pada panen,” ungkap Al Muktabar.

“Ini merupakan pelaksanaan perintah Bapak Presiden Joko Widodo terhadap hal yang kita harus melakukan, perkuatan terhadap ketahanan pangan dan ujungnya nanti kita berdaulat pangan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar menyampaikan ucapan selamat kepada para petani dan kelompok tani yang sudah giat mengembangkan usaha pertaniannya. Mulai dari melakukan mekanisasi hingga penggunaan pupuk alami untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya. 

“Kita akan selalu bersama. Rakyat dan Pemerintah adalah satu. Kita akan berjuang bersama memajukan Provinsi Banten, memajukan Indonesia,” ungkapnya. 

Masih menurut Al Muktabar, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, Pemprov Banten melakukan upaya pembelian beras dengan menggunakan Dana Insentif Daerah (DID).

“Sekarang cadangan beras kita ada 2.400 ton. Itu kita harapkan bersumber dari petani di Provinsi Banten,” jelasnya.

“Itu kebahagiaan kita hari ini. Panen itu adalah kebahagiaan,” ulang Al Muktabar.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Suwandi1 mengatakan, pada tahun 2022 Provinsi Banten sudah naik kelas menjadi 8 besar produsen Nasional dari sebelumnya di peringkat 9.

Untuk meningkatkan produksi beras, Suwandi berpesan agar meningkatkan Indek Pertanaman (IP), perluasan tanam dan peningkatan produktivitas. 

“Terapkan IP 400 di1 Kabupaten Pandeglang seluas 10 ribu ha, terapkan pemakaian Biosaka, serta pertanian presisi,” pesannya.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita mengungkapkan, bahwa Kabupaten Pandeglang merupakan produsen beras tertinggi di Provinsi Banten. 

“Produksi padi Kabupaten Pandeglang tahun 2022 sebesar 546.632 ton GKG, meningkat 112.544 ton GKG atau meningkat 25,93% dibandingkan produksi tahun 2021 sebesar 434.088 ton GKG. Selain itu Kabupaten Pandeglang menyumbang produksi padi terbesar terhadap Provinsi1 Banten sebesar 30,75% dimana produksi padi Provinsi Banten tahun 2022 sebesar 1.776.812 ton GKG,” ungkapnya.

“Petani kita tangguh untuk terus menanam. Tidak ada keluhan dalam kondisi apapun meningkatkan produksi padi,” tambah Irna.

Sebagai informasi, varietas yang ditanam adalah Inpari-32, IP 300. Produktivitas per hektar mencapai 6 ton dengan biaya penanaman Rp 8 juta per hektar. Dalam kesempatan itu juga dipraktikkan pembuatan pupuk alami Bio Saka yang berbahan dasar rumput.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir anggota Komisi IV DPR RI Nuraeni serta Forkopimda Kabupaten Pandeglang.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update